perjalanan kehidupan

perjalanan kehidupan
episode 5


__ADS_3

sesampainya di meja makan via dan pak aldo sarapan pagi.. mereka pun mulai makan makanan yang telah di sediakan pelayannya


pak aldo sangat senang sayur kesukaan nya sangat enak dan dia memanggil salah satu pelayannya


bi saroh kemari (panggil pak aldo)


iya tuan, apa Sayur nya tidak enak tuan.. kalau tidak enak saya akan memasaknya lagi


tidak bi, ini sangat lah enak dan lejat.. tidak biasanya se enak ini


masakan ini mengingatkan saya kepada nyonya kalian yang sudah ada di surga


seketika ruang makan pun hening sebentar dan bibi saroh langsung memecahkan keheningan


maaf tuan, yang masak sayur tumis itu nona via tuan


benarkah itu nak via( sahut pak aldo)


via pun hanya mengangguk dan pak aldo pun tersenyum.. dan muka pak aldo sanagat bahagia tidak seperti tadi sangat sedih


via sudah siap sarapan ayah, apa kita berangkat sekarang ayah??


iya nak,.. ayo berangkat


setelah mereka sampai di depan pintu mereka langsung menuju ke mobil dan via pun masuk di ikuti pak aldo mereka pun berangkat ke tempat kuliah via,


sesampainya di sana mereka turun dari mobil dan menuju ke kelas via mahasiswa dan mahasiswi yang melihat via dengan tatapan heran dan takdjub mereka baru melihat wajah itu di tempat kuliah mereka


met pagi pak ( ucap salah satu dosen yang mengenal pak aldo)


selamat pagi juga,.. ini adalah anak gadis saya,.. kamu bawa dia ke kelasnya


baiklah pak,

__ADS_1


ayah,.. apa ayah gk ikut ke kelas via


tidak nak, ayah mau ketemu om hendra dulu dan langsung berangkat ke kantor.. kamu baik2 disini ya jangan nakal² dan jangan macam²


via hanya mengangguk tanda setuju


mari saya antarkan ke kelas kamu( ucap dosen)


iya pak dosen,


sesampainya di ruang kelas nya via menatap semua isi ruangan... dia sangat senang akhirnya ke inginannya bisa kuliah


perhatian,.. kita kedatangan mahasiswi baru ..dia adalah anak pak aldo.. tolong perkenalkan diri kamu ke teman kamu


nama ku marlina Selvia daniyati,


ok baik, Silahkan duduk di tempat yang masih kosong


hay via boleh kenalan (kata salah satu mahasiswi di kampusnya itu)


boleh,.. namaku Selvia bisa panggil via


perkenalkan namaku bela mereka sahabatku yanti, andini dan satu lagi cwo ganteng namaya andika


apa kita bisa jadi teman atau sahabat?


boleh, makasih bela udah mau jadi sahabat ku


iya sama²... ya sudah ayo kita ke kantin apa kalian tidak laper ini sudah waktunya makan siang


iya..iya ayo nona manis ( kata andika)


seketika raut wajah via pun merah seperti tomat dan via pun mengangguk

__ADS_1


jangan mengoda sahabat baru kita... liat kan wajahnya langsung merah seperti itu (sahut andini)


maaf, kan tidak apa2 sesekali mengoda


mereka pun tertawa dan segera pergi ke kantin bawah untuk makan siang


mereka sangat senang punya sahabat baru, cantik, baik, tidak sombong dan wajahnya polos tidak di olesi sedikit pun make up


mereka pun makan siang bersama dan disisi lain pak aldo melihat ke akrapan mereka dengan anak gadisnya itu.... dan pak aldo hanya senyum dan pak hendro


setelah beberapa menit pak aldo dan pak hendro menghampiri mereka seketika mereka pu. berdiri dan menundukkan kepalanya lain dengan via hanya menatap ke ayah dan om hendra


kamu disini ternyata nak (kata pak aldo)


i..iiya ayah, ayah sejak kapan datang.. katanya ke kantor, apa udah selesai kerja di kantor ayah?


sudah nak,


om hendra satu kantor dengan ayah aldo?


gk, om satu bisnis dengan ayah mu


oh baiklah om hendra, ayah dan om hendra dah makan siang?


sudah nak, ayo kita pulang kata pak aldo kepada via


baiklah ayah, teman² aku pulang dulu ya, kalo kalian pulang hati2 di jalan dadaaaaa sahabt baru ku


iya, kamu juga hati2 ya via (serentak teman²nya mengucap)


setelah itu via,ayah, dan om hendro itu pergi dan mereka pulang bukan menuju rumah pak aldo melainkan ke kantor mereka berbincang² tentang via yang baru masuk menjadi mahasiswi baru di tempat salah satu bangunan milik pak hendro


setelah selesai mereka pun pulang kerumah masing masing

__ADS_1


__ADS_2