
selesai transfusi darah via sangat pucat dan kepalanya agak pusing.... dokter langsung memeriksa keadaan via dan ternyata via tidak apa² hanya saja karna transfusi darah membuatnya lemah
via berharap perempuan separuh baya itu dapat melewati masa kritis.... dia tetap di ruangan pasien dan menunggu pasien itu sadar dari komanya.... enam jam sudah menunggu via tetap sabar menunggu ibu itu sadar dan usahanya menunggu pun tak sia sia.... ibu itu pun sadar dan mulai mengerakkan tangannya
ibu sudah sadar?( via langsung memencet tombol darurat untuk memanggil dokter)
aduhhh kepala ku sakit banget,..(rintih ibu)
dokter langsung masuk dan memeriksa keadaan pasien itu.... pasien tidak apa² dia akan baik baik saja
terima kasih dokter,..
iya sama sama, baiklah dokter pamit undur diri karna pasian yang lain sudah menunggu
baik dokter
via menatap wajah wanita separuh baya itu dengan binggung,
kamu siapa? (ibu)
maaf bu, saya yang menolong ibu kemaren waktu kecelakaan dekat kampus saya bu,... ibu tudak apa² kan? apa ibu mau makan?
terima kasih ya nak, sudah menolong ibu.. kalo kamu tidak ada pasti ibu udah mati
iya bu sama², oh iya bu, ibu namanya siapa? tinggal dimana?
nama ibu dahlia, ibu tinggal dekat perumahan mewah yang ada di ujung dekat dengan kampus
apa Ibi punya keluarga?
ibu punya, oh iya hp ibu mana?
hp ibu hancur waktu kecelakaan itu bu, apa ibu mau mengabari keluarga ibu?
iya nak,
kalo ibu ingat nomor keluarga ibu pakai hp aku aja bu,
wanita separuh baya itu pun mengambil hp via dan menelpon keluarganya
📱 hallo,
📱 iya, ini siapa?
📱 ini mami nak, mami kecelakaan kemarin waktu pulang dari luar kota ke rumah,
📱 mami kecelakaan dimana mami? mami sekarang ada di rumah sakit mana? apa lukanya parah mami?
📱 mami baik² saja nak, mami ada ri rumah sakit mawar indah dekat kampus milik papi kamu nak,
📱 aku akan kesana mami,
📱 baik lah nak, hati²
📱 iya mami,
telepon pun terputus, via sangat kaget waktu ibu itu bilang kampus milik papi... dia ingin bertanya.. tapi bertanya apa... via pun memilih diam
nak, nama kamu siapa?
namaku, Selvia bu, biasa di panggil via
makasih sekali lagi ya nak via,
__ADS_1
iya sama sama ibu,
oh iya tadi kamu bilang kuliah di kampus dekat ibu kecelakaan kan?
iya bu, kenapa?
itu kampus milik suami ibu, pak hendra,...
apa?
knapa nak? kok kaget
gpp bu, jadi ini istri om hendra,
kamu kenal dengan suami ibu?
iya bu, om hendra adalah sahabat baik ayah aldo, mereka sangat akrap dan sangat baik padaku,
baiklah nak, jangan panggil ibu, tapi panggil tante ya,
baik tante,
****
Rikky pun segera pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan maminya... saat hendak mau pergi seorang wanita cantik, seksi, pakaian ketat dan agak terbuka pun menghentikan langkah nya.. dia adalah Helena yang mengejar² Rikky sudah lama... Helena berharap menjadi kekasih Rikky tapi Rikky tidak memperdulikakknya sejak lama
sampai sekarang
hy... kamu mau kemana sih?
bukan urusan mu, saya mau kemana terserah saya.
kok gitu sih ngomongnya.. apa kamu gk sayang samaku
siapa yang sakit?
mami kecelakaan kemaren
aku boleh iku kan?
terserah kau saja
mereka pun berangkat ke RS,...sesampainya di sana mereka pergi ke salah satu dokter yang dia kenal di situ dan bertanya mami nya di rawat di ruang mana??
hay, dokter yoga, apa kabar?
baik, kamu ala kabar? tumben kesini ada apa?
mami kecelakaan kemaren dan di rawat disini, apa kamu tau mami dirawat di ruang mana?
oh mami di rawat di ruang pertama itu dokter hasan yang menangani mami,
makasih dokter yoga,
sama²
mereka lun melangkah ke ruangan pertama itu dan clekk pintu terbuka Rikky melihat mami nya yang terbaring dengan kepal di perban dan menghampiri nya... mami tidak apa apa?
mami baik² saja nak, kamu sama siapa?
kenalin ini Helena mami,
oh baik lah,
__ADS_1
kamu kenapa ada disini?( tanya Helena pada via)
saya yang menolong tante ini waktu kecelakaan
trus ngapain kamu disini lama².. udah sana pergi( helena mendorong via dan jatuh kepalanya terkena goresan sedikit)
kamu kenapa dorong dia? yang seharusnya keluar itu kamu bukan nak via (dahlia)
tanpa aba² Rikky langsung menolong via dan memapahnya berdiri
kamu tidak apa²
ti..tidak apa² pak dosen,
jangan panggil pak dosen, pangil kk Rikky saja,
baik, kk Rikky
kamu helena, sebaiknya kamu pergi dari sini atau saya menyeret paksa kamu untuk keluar? ( Rikky berbicara keras danmembentak Helena)
Helena pun pergi meninggalkan mereka... awas ya gue akan balas lo bocah ingusan, lo pikir gue lepasin lo gitu aja, kita lihat nanti ala yang akan terjadi pada lo, dan gue akan datang nanti malam (cuman helena dalam hati)
nak via gpp kan?(tanya dahlia kwatir)
gpp tante, cuma lutut dan kepala sedikit sakit
iya sudah sini aku obatin luka yang ada ki keningmu( kata Rikky)
via hanya mengganguk dan Rikky pun mulai mengobati kening via.. tidak parah hanya sedikit luka
makasih ya pak dosen,.. eh kk Rikky (via senyum sangat manis)
iya sama² " Rikky pun senyum membalas senyuman vai"
oh iya, kata dokter tadi tante boleh pulang besok pagi, kata via
syukurlah, tante udah bosen di rumah sakit ini, bau obatnya menyengat banget.. oh iya tante mau kasih kamu permintaan boleh nak??
boleh tante,
malam ini tante ingin kamu yang jagain tante.. kamu gk keberatan kan??
gk kok tante, aku akan temani tante disini
makasih, anak manus...
tak lama kemudian hp via berdering.. via kaget dan melihat hp nya ternyata yang menelfon pak asa sopir pribadi via,
📱 halo nona,
📱 iya pak, ada apa?
📱 nona dimana, bapak ke kampus tapi nona tidak ada,
📱maaf pak asa, saya lagi di rumah sakit
📱 nona kenapa? apa yang terjadi? rumah sakit mana?
📱 tidak ada yang terjadi pak,rumah sakit mawar, oh iya hari ini aku gk pulang ke rumah
📱 nona...
telepon pun terputus, pak asa sangat kwatir takut terjadi apa² dengan nona anak tuan nya... pak asa langsung menelfon pak aldo yang berada di luar kota mengabarka. via lagi di rumah sakit mawar dan tanpa aba² pak aldo langsung mengemasi semua pakaian dan kembali ke tanah air bersama hendra mereka sangat kwatir terjadi apa² pada putri nya... selang waktu mereka pun berangkat menuju ke jakarta... pak aldo sangat gelisah dan pak hendra menenangkan pak aldo agar tetap tenang dan gk berfikir yang tidak²
__ADS_1