Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 105


__ADS_3

Selamat membaca


Kini tinggal 2 hari lagi sebelum gerhana matahari akan datang, dan itu menandakan perang melawan kaisar iblis yang ada di tubuh bima akan segera tiba. Bima duduk termenung dan mengingat kejadian di saat kaisar iblis masuk dan menetap di tubuhnya selama ini. Dan kaisar iblis pula yang membawanya ke dunia ini melintasi ruang dan waktu.


Pada waktu itu bima membunuh ayahnya sendiri, bima ingat jika ayah nya melafaskan sebuah mantra sebelum ayahnya kehilangan nafas terakhir nya, dan pada saat itu pula, jiwa kaisar iblis keluar dan memasuki tubuh bima, di saat mengetahui itu, bima tak ingin di kendalikan oleh makhluk hina itu, bima lebih memilih mengakhiri hidupnya dan pergi dengan damai, tapi sayangnya sang iblis tak membiarkan nya hidup tenang, jiwa bima di kirim ke dunia yang sekarang dengan menempati wujud yang sama persis dengan wujud aslinya.


2 hari lagi, aku akan bebas, dan kau juga akan menghilang" gumaman bima


Siapa bilang, aku akan bebas, tidak ada yang akan menghalangi ku lagi, dan tubuh mu akan sepenuhnya milikku" jawab sang iblis yang ada di tubuh bima


Kau terlalu banyak berharap" jawab bima


........

__ADS_1


Mengingat karna waktu mereka tersisa 2 hari lagi sebelum menghadapi hidup dan mati, rhaiza dan andrea lebih memilih berkumpul bersama ibu meyli di negara KO. Rhaiza dan andrea menaiki jet pribadi menuju negara KO, sesampainya mereka di Bandara, mereka di sambut oleh cecill dan make.


Selamat datang tuan dan nona" sapa mereka sambil memberi hormat


Hai cill, hai make" andrea bsa balik menyapa


Ayo tuan dan nona, nyonya meyli sudah menunggu sedari tadi" cecill menjelaskan


Benarkah, rupanya ibu sudah tidak sabar menunggu kedatangan kita sayang" jawab andrea andrea dengan antusias


Ayo cepat, aku sudah tidak sabar untuk mencicipi masakan ibu lagi" jawab andrea


Hei Sabar lah sayang, sebentar lagi kita juga sampai" jawab rhaiza

__ADS_1


Beberapa menit kemudian akhirnya mobil yang mereka tumpangi sampai juga, andrea di buat takjub dengan pertahanan rumah rhaiza, bagaimana tidak takjub, rumah rhaiza di lengkapi dengan mesin pendeteksi wajah dan suara, belum lagi para penjaga yang sangat banyak, dan itu terbuat dari sebagian robot yang di rancang oleh rhaiza dan juga sebagian pelayan yang terbuat oleh tanah liat.


Ibu..... " andrea berteriak memanggil ibu mertua nya, ia sangatlah dekat dengan ibu meyli, itu karena andrea bisa merasakan sekali lagi mempunyai orang tua, walaupun hanya seorang mertua, tapi ibu meyli memperhatikan andrea selayaknya anak kandung nya sendiri sewaktu mereka tinggal bersama di negara NY.


Anak-anak ibu sudah datang rupanya, ibu dan kakak mu sudah lama menunggu kedatangan kalian berdua" ibu meyli dan hans yang keluar menyambut ke 2 orang yang paling mereka sayangi.


Kakak kenapa toilet menjemput kami di bandara" tanya rhaiza


Aku tidak bisa, ibu membutuhkan bantuan ku di dapur" jawab hans


Itu benar sayang, kakak mu membantu ibu menyiapkan makanan kesukaan kalian" jawab ibu meyli


Ayo bu, anak lelaki mu ini sudah lapar, tidak usah memikirkan mereka berdua" jawab andrea sambil menarik ibu meyli ke meja makan.

__ADS_1


Dasar, dia itu ibu kami" jawab rhaiza dan hans bersamaan.


__ADS_2