Perjalanan Waktu Sang Duchess

Perjalanan Waktu Sang Duchess
Episode 4


__ADS_3

Esok Hari.....!!!!


"Nyonya, tuan Duke memerintah kan agar anda segera ke ruang tamu tuan Duke sedang menunggu anda" Kata salah seorang pelayan.


"Kira-kira ada apa yah yang mulia Duke memanggilku, padahal aku hanya ingin berjalan-jalan sebentar.! " Kata Chole.


"Salam yang mulia Duke " Kata Chole sambil membungkuk kan badan.


"Iya, duduklah! Kata Duke.


Setelah menikah kami tidak pernah sekalipun bertemu. Hari ini adalah pertama kalinya aku bertemu dengannya.


" Saya, teringat yang mulia Duke saat sedang berjalan-jalan di desa kemarin. Jadi, saya menyiapkan ini untuk anda"


"Karena sepertinya, anda tidak suka dengan makanan manis, jadi saya memilih yang tidak terlalu manis." Lanjutnya Chole.


"Sesuai dengan kesepakatan kita, aku tidak akan menunjukkan kasih sayang dalam bentuk apapun" Kata Duke.


"Anda, tidak perlu khawatir yang mulia walaupun anda katakan, saya tidak pernah mengharapkan kasih sayang apa pun" Kata Chole.


"Lalu, saya juga tidak akan pernah memiliki perasaan untuk anda, saya tidak akan menginginkan hal yang lebih dari pada posisi seorang Duchess." Lanjutnya.


"Kalau tidak ada lagi yang anda katakan, apakah saya sudah boleh pergi" Kata Chole.


"Iya, silakan kamu sudah boleh pergi" Kata Duke


Ceklekkk.....!!!!


Suara pintu tertutup

__ADS_1


"Sial....!!!


"Kue itu untuk dimakan yang mulia bukan untuk diratapi" Kata Aiden.


"Aiden, kapan kamu datang"


"Saya datang ketika nyonya keluar" Kata Aiden.


"Tapi, yang mulia apakah anda tidak mengerti caranya makan kue" Lanjutnya.


"Omong kosong, aku bukannya tidak tahu kalau seperti itu aku akan memakannya" Kata Duke.


"Ini sangat lembut, bagaimana bisa bentuknya tidak berubah. Hmm... enak...walaupun agak manis tapi ini tidak berlebihan. Apa dia memilihnya sambil memikirkan ku. Percuma saja aku Menghawatirkan nya tadi. " kata Duke


"Apa, anda tidak menyukainya? " Kata Aiden.


"Apa...? tidak, justru sebaliknya aku malah menghabiskan nya." Kata Duke.


"Saya akan menyiapkan kue yang mirip dengan yang dibawakan oleh nyonya. " Kata Aiden.


"Tapi, rasanya berbeda.... "


"Maksud anda dengan rasa yang berbeda itu apa ya. Apakah anda ingin makan kue yang dibawakan oleh nyonya" Kata Aiden.


"Apa.... Memangnya itu berpengaruh dengan siapa yang membawanya? Apakah maksudmu kualitas makanan akan berbeda dengan siapa yang membawanya? " Kata Duke.


"Yang mulia, menurut anda bagaimana rasa kue yang di bawakan oleh nyonya? " Kata Aiden.


"Enak" Kata Duke

__ADS_1


"Selain rasa seperti itu rasa apa lagi anda rasakan?.. saya membicarakan rasa secara psikologisnya bukan rasa indra pengecap".


"Hatiku terasa tersentuh dan sangat hangat. Padahal kuenya dingin tapi, hati kau terasa hangat. Tapi setelah dipikirkan itu rasanya aneh." Kata Duke.


"Sepertinya untuk sementara, saya tidak bisa menemani nyonya minum teh atau bersantai"Kata marry.


"Kenapa...? Apa anna melarang mu bersantai denganku? " Kata Chole.


"Tidak bukan, seperti itu lebih tepatnya, saya harus bekerja!" Karena marry.


"Apa apaan,dengan siapa pun aku bersantai itu bukan urusannya. Dia tidak berhak mencampuri semua urusan ku." Kata Chole.


"Ngomong-ngomong , apakah nyonya tidak nyaman dengan yang mulia. " Kata marry.


" Aku tidak pernah merasa tidak nyaman kok." Kata Chole.


"Kalau begitu, nyonya tidak membencinya, kan? " Kata marry.


"Aku, memang tidak membencinya tapi juga tidak menyukai nya." Kata Chole.


"Hahh... kalau yang mulia ada disini bisa gawat. Perkataan nyonya cukup menyakitkan! " Kata marry sambil menghela nafas.


"Marry, sepertinya tadi anna mencari mu " Kata Duke.


"Yang mulia! " Kata anna kaget.


"Kamu tidak perlu khawatir tentang aku dan nyonya, karena aku akan bersama dengan nyonya." Kata Duke.


"Kalau begitu, saya undur diri dulu" Kata marry sambil membungkuk dengan hormat.

__ADS_1


"Ada apa, yang mulia kenapa anda ingin datang menemui saya. Apakah yang mulia ada permintaan. " Kata Chole.


"Aku punya permintaan, bisakah aku memegang tanganmu. " Kata Duke dengan penuh harap.


__ADS_2