
kisah dimana seorang gadis kecil yang selalu menjadi bahan omongan orang, bahkan bukan saja orang yang ada di sekitarnya melainkan keluarga besarnya pun sama saja. Sampai dia menjadi gadis remaja yang cantik dan anggun ups bukan anggun melainkan menjadi gadis remaja yang tomboy, walau tomboy hatinya masih serapuh dahulu. Yaaa.. namanya perempuan pasti dibalik senyumnya ada sesuatu yang rapuh bahkan bisa menjadi debu.
Pada suatu hari gadis kecil itu berusia 8 tahun,dia ingin mencari tau bagaimana dunia luar itu? bagaimana menjadi orang yang kuat tetapi sebenarnya dia sangatlah rapuh.
namanya adalah FIZA HAMDAN
"Assalamualaikum, bu? ibu dimana? iiibu?" panggil gadis kecil itu kepada sang ibunya
"Waalaikumsalam, kenapa teriak² ibu dengar kok kmu sudah pulang" jawab sang ibu yang sangat dia sayangi. "Ada apa putriku yang cantik dan bau kecut ini datang dan berteriak? apakah kau mendapatkan nilai bagus nak?" tanya sang ibu kepada putri kecilnya sambil memangku tubuh putri kecilnya itu
"Hehehe aku cuma ingin memanggil ibu saja,dan maaf ibu nilaiku jelek" ucap gadis kecil itu seakan dia ingin menangis mengingat bahwa dirinya diberi tugas oleh ibunya untuk mendapatkan nilai yang bagus ya 8/9/10 itu tuntutannya.
__ADS_1
"Apa kamu bilang? coba ibu lihat nilai yang kamu dapat!!" ucap sang ibu sambil menatapnya tajam. Dengan tangan yang bergetar Fiza memberikan selembar hasil ujiannya.
"Apa²an ini? kmu dapat nilai 7? kmu tau nilai 7 ga ada apa"nya!! semua itu gara² kmu selalu lihat tv yang ga jelas!! kalau kaya gini mending kmu les dari pada kmu selalu malu²in ibu" tanpa terasa cairan bening di pelopak mata yang cantik dan kecil mengeluarkan apa yang dirasakan oleh hatinya gadis kecil yang malang.
'apakah benar bahwa aku selalu malu²ibu dan ayah?' batin Fiza yang tak bisa membendung tangisnya lagi
"Jawab ibu!!" bentak sang ibu "Apakah ibu mengajarkanmu untuk diam?" ucap ibu lagi
"Apakah kau ingin Ibuk pergi? ibu akan pergi sekarang juga!!" amarah sang ibu yang sudah memuncak membuat gadis kecil itu takut untuk ditinggal oleh orang yg dia sayangi. Dan bahkan ibu sudah mengambil tas besar untuk memasukkan semua baju²nya.
"Ibu enda!! jangan ibu..maafkan aku ibu...maafkan aku.."' ucapnya sambil memegangi tangan ibu yang mengambil baju²nya.
__ADS_1
"Minggir!! kau selalu membuat ibu malu.. kau tau teman² ibu selalu menceritakan anak²nya yang dapat nilai bagus,rangking dll,klu ibu ditanya apa yang ibu jawab hah?" bentaknya semakin kencang dan nyaring di telinga dan tangisan gadis kecil itu semakin pecah rasanya dia ingin lari tpi dia tak tau harus lari kemana.
"Aku ga mau ibu pergi,tolong jangan hukum aku ibu,!!" jawab Fiza "kenapa ibu selalu membentak diriku? apa kesalahanku ibu?" ucapnya lagi dirinya tidak bisa membendung semua pertanyaan yang ada di hatinya.
Dan semenjak kejadian itu membuat gadis 8 tahun itu sesekali membela dirinya bahkan dirinya mulai menjadi dingin jikalau dirumahnya.
"fiza?" panggil guru disekolahnya
"hadir bu!"jawab gadis yang sudah berusia 11 tahun. Dia menjadi gadis ya bisa dibilang dirinya susuh untuk menerima pelajaran/bisa di sebut dengan loading lama 😅 dirinya selalu disepelekan oleh gurunya bahkan bukan gurunya saja teman sekelasnya menjauhi dirinya semua
"Fiza kmu tau?kmu itu ga pantas ada di sini!! kalau kmu terus²an dapat nilai 0!! mending kmu suruh orang tua kmu buat mindahin kmu, percuma bayar kalau kmunya ga dpt nilai bagus!"
__ADS_1
ucap sang guru bisa dibilang killer. Aiisk guru apa yang bicara seperti itu kepada muridnya,bukanya malah menyemangati malah membuatnya jatuh seakan jatuh dari ketinggian.