
"cari yg lain deh, mungkin ada yg jual makanan di sebelah sana" ucap fiza mengendarai motornya ke arah lain
"ituuu bukannya yana,ngapain dia di situ kya mau balapan aja tuh ank pakai hitem-hitem" ujar fiza heran yg tak sengaja melihat yana dengan beberapa cowok bergerombol "atau jangan-jangan tuh ank emang mau balapan? omg-omg gue harus gimana nih takut uyy" ujar fiza bergedik ngeri.
Di sisi lain yana yang mau menaiki motornya tak sengaja melihat fiza yg berdiri mematung tak jauh dari tempatnya seketika yana berjalan menuju fiza berada, sedngkan fiza tidak tau klu yana menghampirinya
"hayy miss telat gue,ngpain di sini sayangku?"ujar yana dengan suara tegas tidk seperti biasanya
"Hah, eem gu-gue mau cari makan mlah ga sengaja lihat lo, lo mau ngapain?mau balapan ya?"ujar fiza sambil terbata-bata Karna baru pertama kali lihat sisi yana yg berbeda dari biasanya
"Lo jam segini keluar rumah cari makan Emng ga ada makanan di rumh Lo?" Jawab yana heran dan tidak mempedulikan fiza menanyakan sedang apa dia di sini
"ga ada,udh deh lo mau balapan kan gue takut mau pulang aja ya.. bye yana tukang bakso"ucap fiza sambil melambaikan tangannya. Tetapi dengan cepat yana menarik fiza ke area balapan
__ADS_1
"hey hey anjir, ngapain Lo seret-seret gue ke sini.. gue takut yana serius" teriak fiza berontak dan takut akan tatapan mereka terhadapnya
"itu siapanya yana cantik imut jdi satu"batin alan yg tak lain musuh dan sekaligus kaka yana lebih tepatnya Kaka tiri.
Area balapan pun riuh Karna baru pertama kali yana membawa seorang gadis ke area balapan
"yana ih gue g mau di sini, takut" ucap fiza sesudah di dudukkan yana di tempat yg tersedia
"trus klu gue di sini Lo mau kemana, jangan kemana-mana ya" melas fiza sambil mengeluarkan wajah menggemaskannya
"gue mau tanding bentar aja ya, Lo di sini di jgain sma temen-temen gue mereka ga bakal macem-macem tenang aja oke cantik" ujar yana tau fiza merasa tak nyaman di tengah-tengah laki-laki yg tidak di kenalnya
"tapi gue takut yanaaaaaaaaaa" teriak fiza ingin menangis karena dirinya merasa asing dan tak kenal siapapun walau ada farel
__ADS_1
"eh eh ko teriak sih cantik kita ga bakal ngapa-ngapain suer deh" ucap salah satu teman yana yg bernama dio
"Tauk ah Udah di bilang gue takut msih aja ga ngerti" ngambek fiza dan merebahkan badannya pada sofa yg lumayan panjang
"takut, takut tpi rebahan gimna sih nih anak orang"gerutu farel yg dari tadi cuma menyimak
"Ih Udah deh diem,ktanya mau tanding tpi suaranya kedengeran ga si? "ujar fiza yg tiba-tiba jadi bodoh bin oon
"sayang,ya kedengeran lah gimna sih kmu nih"ujar yana smbil membawa selimut yg tak tau dri mna tiba-tiba ada selimut di dekapnya
"gemes banget sih sma kmu za, andai lo tau kalau gue suka mungkin udah cinta sma lo.."batin yana sambil menyelimuti fiza yg mungkin sudah memasuki alam mimpi karna jam sudah menunjukkan pukul 10 malam
"gue minta tolong buat beliin nasgor ya buat kita semua hitung aja nanti punya gue sma cewe gue truh meja deket dia tidur aja okeee" ucap yana ke seluruh anggotanya dan siapa yg mau beliin terserah mereka
__ADS_1