
*
Di kediaman keluarga lee sedang makan malam bersama semua keluarga lengkap menyantap makanan yang sudah dihidangkan oleh para pelayan.
nenek lee yuo langsung menjelaskan perihal niat neneknya untuk menjodohkan cucu-cucunya suasana langsung hening seketika sontak membuat semua yang berada disana langsung kaget dan lansung menatap neneknya bahkan ayahnya lee yujin langsung tersedak apa nenek yang mau mengatakannya saat ini.
"tentu saja ini sudah waktu yang tepat kamu ini tidak melihat anak-anakmu yang tiga ini sudah waktunya buat mereka menikah karna sampai detik ini belum saja menikah maka aku neneknya yang akan menjodohkan".
"Tenang saja, jodoh yang aku akan pasangkan kepeda mereka adalah perempuan yang baik kamu sudah melihatkan lee yujin dan jia".
ia bu lee min hoo mencoba berbicara kepada neneknya.
"nenek kita sekarang sudah hidup di zaman moderen bukan dizaman kuno segalanya sudah berkembang banyak pemuda diluar sana yang seusia kita yang belum menikah juga ko".
lee minhyuk "lagian aku belum berpikir untuk menikah bagi aku pekerjaan saja sudah membuat ku sibuk apalagi ditambah menikah".
lee canyeol:"ia nek, lagian kita masih happy ngejalanin masa lajang kita".
neneknya benar-benar emosi dengan cara pandang mereka. "justru itu yang membuatku kawatir terhadap kalian-kalian ini lee min ho apa kata kamu tadi maksud kamu nenek ini zaman kuno nenek itu peduli terhadap kalian nenek mu ini tidak ingin cucu-cucunya hidup seorang diri".
"lee minhyuk kamu bilang terlalu sibuk dengan kerjaan justru kamu harus belajar luangin waktu mu itu menata kehidupan mu pekerjaan tidak akan ada hentinya".
Dan kamu lee canyeol "mau sampai kapan happy dengan setatus lajang mu itu".
"Apa sampai kalian menyaksikan kematian nenek ,ayah dan ibu mu baru mau menikah ia seperti itu lee minhoo, lee minhyuk, lee canyeol".
__ADS_1
"Kalian ini memang egois tidak memperdulikan orang disekitar kalian".
"kalian hanya memikiran kebahagiaan sendiri tidak memikirkan nenek mu ini yang sudah renta yang juga ingin menyaksikan kebahagian cucu-cucunya menikah dan mempunyai anak".
tiba-tiba nenek memegang kepala dan lansung jatuh pingsan semua orang kaget dan langsung membawa nenek ke kamar kemudian lee minhyuk yang seorang dokter langsung memeriksa keadaan nenek dan ternyata darah tinggi nenek naik lagi.
kemudian lee min hyuk memberikan sesuatu agar neneknya siuman kembali dan perlahan mata neneknya terbuka sambil memegang kepalanya yang masih sedikit pising.
lalu lee minhyuk menyarankan untuk meminum obat kemudian istirahat namun neneknya menolak dan melemparkan obat tersebut.
"biarkan aku mati saja toh kalian semua tidak pedulikan sama nenek mu ini untuk apa aku hidup lebih baik aku mati saja lagian aku hidup juga hanya jadi beban buat kalian dengan begitu kalian bisa bebes".
ibu jia mencoba menenangkan nenek kami tidak pernah menganggapmu ibu sebuah beban buat kami."kami menyayangi, merawat dan menjaga nenek dengan tulus".
Dengan memalingkan muka nenek berbicara "mana buktinya cucu-cucu ku saja tidak menghargai keputusan ku artinya aku tak ada artinya buat mereka lebih baik aku tidak makan saja dan tidak minum obat agar aku mati".
Ayah yujin berkata " jangan seperti itu ibu itu sama saja ibu menyakiti diri ibu sendiri dan kami".
akhirnya ketiga cucunya itu setuju untuk di jodohkan."kalau begitu nenek minum obat dan istirahat dengan tenang"
jawab nenek "baiklah".
Akhirnya semuanya bernafas lega.
**
__ADS_1
Sedangkan dirumah kediaman keluarga kim lagi asik berkumpul bersama sambil menonton TV besantai dan menyantap cemilan bersama.
Neneknya kemudian memulai pembicaraan ada yang ingin bicarakan kecilkan suara TV baiklah nenek akan menjodohkan kalian bertiga sambil menunjuk kim suzi, kim naeun dan kim nayeon.
Tiba-tiba semua cucunya tertawa terbahak-bahak aduh, "nenek ini lucu sekali mau jailin kita kan apa mau ngepreng kalau kata anak muda sekarang".
"kalian ini kenapa? orang nenek mu ini lagi serius malah di ketawain".
"lagian sih nenek pake iseng segala prang preng kaya anak muda aja".
Aku serius sambil memukul bokong cucu-cucunya. yang jelas kalian harus setuju untuk dijodohkan.
"ko jodoh-jodohan segala sih nenek".
"gak mau tau kalian harus mau di jodohkan atau kalian akan ku hapus dari kartu keluarga dan gak usah tinggal dirumah ini lagi jangan anggak aku nenek mu lagi kalau begitu sanah pergi".
Ibu dan ayahnya langsung menenangkan dan membujuk untuk tidak mengusir anak-anaknya namun sia-sia tekadnya sudah bulat kalau mau dijodohkan berarti tetap jadi bagian anggota keluarga kim tapi kalau menolak untuk tidak mau dijodohkan berarti harus pergi dari rumah ini sekarang juga.
akhirnya ketiga cucunya mencoba merundingkan bertiga dan akhirnya mereka setuju. nah begitu dong.
Jangan lupa vote dan berikan penilaian dengan cara klik detail di novel ini kemudian liat disampingnya ada gambar bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ klik 5 bintang jangan lupa
like 👍
komen💬
favorit❤
__ADS_1
tip⭐
trima kasih banyak semoga tuhan membalas kebaikan kalian semuanya.