Perjodohan Keluarga Lee Dan Keluarga Kim

Perjodohan Keluarga Lee Dan Keluarga Kim
menuduhnya


__ADS_3


🌱


lee canyeol masuk ke dalam kamar ia melihat kim nayeon yang sedang duduk di kasur.


lee canyeol menghampirinya sambil duduk disampingnya ia memulai obrolan terlebih dahulu.


"Soal yang pemotretan tadi, jangan salah paham aku hanya mencium mu karna tuntutan pemotretan dan juga disana ada kaka-kaka ipar, ibu dan juga nenek aku tak ingin membuat mereka kecewa jadi aku harus perankan diriku sebagai suami dan bertindak layaknya sepasang suami istri di hadapan mereka". "apa kamu mengerti"? tanya lee canyeol.


kim nayeon bergumam dalam hatinya


"jadi sikap mu tidakan mu itu semua hanya ekting saja di hadapan keluarga. bodohnya aku sempat berpikir kalau dia orang yang perhatian, tulus, berwibawa, peduli dan berperasan nyatanya semua palsu dan kenapa lagi dia harus berakting dengan mencium bibirku bisa sajakan cium seperti tangan atau kening saja tidak ekting berlebihan hingga harum mencium bibirku dan membuat ku hanyut di dalamnya dasar lelaki psikopat dia anggap apa aku ini".


"aku mengerti " jawab kim nayeon sambil memasang muka kesal dan langsung merebahkan diri dan tidur.


"Baguslah kalau kamu mengerti jadi aku tak perlu menjelasknnya panjang lebar" kim nayeon apa kamu sudah tidur"? tanya lee canyeol


ia melihat ke arah kim nayeon sudah memejamkan matanya.


lee canyeol memperhatikan cukup lama kepada kim nayeon yang terlelap tidur kenapa aku tadi bersikap bertingkah dan bertindak tidak biasa dihadapannya.


"seperti memberikan perhatian, menjaganya dan terlebih lagi tadi aku mencium bibirnya dan tak ingin melepaskan pelukannya".


"apa karna selama ini aku sudah lama tak berada di dekat perempuan atau karna terbawa suasana saja. entahlah aku ngantuk kata lee canyeol kemudian ia tidur".


🌱🌱


ke esok harinya ketika kim nayeon terbangun dari tidurnya ia melihat lee canyeol memeluknya dari belakang sontak membuat kim nayeon terkejut melihatnya.


"apa-apaan orang ini kenapa memeluku"


dasar mencuri kesempatan dalam kesempitan kata kim nayeon sambil kesal.


ia langsung memindahkan tangan lee canyeol ke arah lain namun ia malah tersungkur diatas pelukan lee canyeol.


sontak membuat lee canyeol terbangun dan berkata "kamu ngapain kim nayeon? apa kamu memanfaatkan kesempatan ini untuk menyentuh ku. apa aku terlalu tampan dan terlalu sempurna hingga kau tak tahan ingin menyentuh ku" kata lee canyeol.


"aku tidak menyentuh mu tapi kamu duluan tadi yang menyentuh ku"jawab kim nayeon.


"jelas-jelas kamu yang ada di atas adalah kamu bukan aku ". kata lee canyeol


"tadi kamu memeluk ku jadi aku memindahkan tangan mu namun aku tersungkur dan jatuh di atasmu". kata kim naeun


"oh, ya aku merasa tak yakin dengan mu " kata lee canyeol.


"Terserah kamu saja, yang jelas aku tak mencari kesempatan" kim nayeon langsung pergi dan bergegas ke kamar mandi.


"dasar cowo menyebalkan" gerutu kim nayeon.


apa benar aku memeluknya terlebih dahulu pada saat tidur dalam hati lee canyeol.



🌱🌱🌱


di meja makan lee canyeol mengungkapkan perihal keberangkatannya lagi besok ketempatnya bertugas.


cepat sekali nak, kata nenek yuo


mereka memerlukakan ku untuk berada di sana. jawab canyeol


"bagai mana dengan istrimu nak masa baru pengantin baru sudah di tinggal-tinggal".kata ibu jia


"dia juga akan ikut bersama ku kesana".jawab lee canyeol


kim nayeon tiba-tiba kaget ia berbicara dalam hatinya "kenapa dia tidak memberitahu ku terlebih dahulu malah memilih bicara mendadak di depan semua keluarga".


"bagai mana kim nayeon, kamu setuju kesana tidak nak?" kata nenek yuo.


kim nayeon belum sempat menjawab sudah di jawab oleh lee canyeol.


"dia setuju nenek" jawab lee canyeol


"syukurlah kalau begitu"kata semuanya.


kim nayeon langsung menunduk tak berdaya ingin sekali dia mengatakan kalau dia tak ingin pergi lebih memilih tinggal disini saja namun apa daya lee canyeol sudah bilang ia dan kalau lee canyeol sudah bilang begitu mau tidak mau dia harus ikut perkataan lee canyeol.


setelah selesai makan kim nayeon minta ijin kepada lee canyeol.


"lee canyeol aku ingin minta ijin sebelum berangkat aku ingin menelpon keluarga ku setelah itu aku ingin pergi menemui sahabat ku". pinta kim nayeon


"baiklah". sembari lee canyeol mendekat dan menatap tajam kearah kim nayeon seolah membaca pikiran dan membaca gerak gerik kim nayeon.

__ADS_1


"tapi jangan coba-coba kabur dan melarikan diri atau bertemu laki-laki lain diluar sana atau kamu akan tau akibatnya aku tak akan segan kepada mu".kata lee canyeol


"ia" kata kim nayeon sambil menunduk.


"nanti kamu akan diantar oleh supir ku". kata lee canyeol


"Tidak usah bukan maksud ku menolak tapi aku ingin menikmati kebersamaan ku dengan sahabat ku".


"baiklah jangn lupa pulang tepat waktu aku paling tidak suka kalau orang yang tidak disiplin.


"ia jawaban kim nayeon.


lee canyeol pergi meninggalkan kim nayeon tapi dia tidak melepaskan kim nayeon seorang diri lee canyeol memerintahkan pengawalnya untuk mengawasi kim nayeon diam-diam.


kim nayeon segera menghubungi keluarganya setelah itu ia bergegas pergi ke rumah sahabatnya hasiou.


kim nayeon naik bus kendaraan umum


"sudah lama aku tak menikmati jalan-jalan seperti ini". sambil merasa senang


kim naeyeon dan sahabatnya janjian ketemuan di sebuah mol mereka bertemu.


"kim nayeon sudah lama aku tak bertemu dengan mu" kata hasiou.


"ia kita sudah lama tak bertemu gimana kabar mu? "tanya kim nayeon.


"aku baik-baik saja kalau kamu gimana?"


tanya hasiou.


aku juga baik kata kim nayeon.


"oh ia gimana pernikahan mu dengan seseorang yang dijodohkan keluarga mu apa kamu bahagia?" tanya hasiou.


kim nayeon mencoba mengalihkan pembicaraannya "dari tadi kita mengobrol terus ayo kita nikmatin hari ini"!. kata kim nayeon.


kim nayeon dan hasiou bermain temzone dan nonton bersama dan jalan-jalan bersama keliling-keliling ditaman beli jajanan di kaki lima sambil menikmati tampilan disana wah seru sekali kata kim nayeon


tak henti-hentinya ia tertawa lepas bahagia bersama sahabatnya waktu pun berlalu ia baru sadar bahwa lee canyeol memintanya agar tidak terlambat pulang sampe larut malam.


kim nayeon berpamitan kepada sahabatnya


"aku pulang dulu ya?" kata kim nayeon


"sepertinya aku tidak bisa pekan depan soalnya aku harus ikut suami ku pergi bertugas bersamanya" jawab kim nayeon.


"yasudah tidak apa-apa kapan-kapan saja setelah kamu dan suami mu kembali ke sini" kata hasiou.


"baiklah" kata kim nayeon.


mereka pulang secara terpisah


diperjalanan menuju halteu bus.


ia melihat seseorang pemuda yang merintih kesakitan.


Apa kamu baik-baik saja tuan? tanya kim nayeon


nona tolong bantu aku, antarkan aku menuju mobil ku. aku menyimpan obatku disana. kata pemuda tersebut.


kim nayeon memapah pria tersebut menuju mobilnya.


didudukannya pria tersebut kemudian kim nayeon memberikan obat yang pria itu tunjukan kim nayeon langsung memberikannya dan pria tersebut segera meminunnya.


Trima kasih nona sudah membantu saya kata pria tersebut.


sama-sama kalau begitu saya pamit dulu kata kim nayeon.


biar saya mengantarnya sebagai ucapan trima kasih saya kepada nona.


tidak usah aku ikhlas membantu mu biar aku naik kendaraan umum saja.


tapi ini sudah larut malam bahaya kalau seorang perempuan jalan seorang diri.


Tenang saja, saya bukan pria jahat.


saya benar-benar akan mengantarkan nona sampai ketempat tujuan dengan selamat.


kemudian kim nayeon berpikir sejenak memang sudah larut malam sekali di tambah lagi banyak bahaya di jalanana kalau minta lee canyeol menjemputnya nanti merepotkannya kim nayeon memastikan kembali pria tersebut.


baiklah aku akan menerima tawaran mu tapi aku minta KTP mu untuk sementara waktu sampai aku sampai di tempat tujuan ku dan jangan mengunci pintu mobilnya dan juga jendela mobilnya harus terbuka.


baiklah kata pemuda tersebut.

__ADS_1


setelah itu akhirnya mereka sampai juga namun dia berhenti di tengah jalan.


kenapa berhenti disini kata pria tersebut aku bisa mengantar mu sampai rumah mu.


tidak usah sebentar lagi juga sampai tinggal jalan sebentar saja. trima kasih tuan ini KTP mu hati-hati di jalan jangan ngebut-ngebut ingat jangan lupa lagi minum obatnya ya tuan.


baiklah nona cerewet.


aku pergi dulu kata kim nayeon sambil melambaikan tangan nya dan berjalan menelusuri jalan


pria tersebut mengendarai mobil dan pergi.


sedangakan dirumah lee canyeol panik karna mendapatkan laporan bahwa nyonya masuk kemobil bersama pria.


lee canyeol langsung bersiap-siap bergegas pergi mencari kim nayeon.


tapi tiba ada yang membuka kamar yaitu kim nayeon.


aku pulang kata kim nayeon


lee canyeol langsung memeluk kim nayeon dengan erat.


kamu kenapa? lepaskan aku sambil mencoba melepaskan pelukan lee canyeol.


jangan bicara dan jangan bergerak biarkan seperti ini sebentar. kata lee canyeol


kim nayeon langsung diam dan menuruti perintah lee canyeol karna percuma saja terus-terusan melawannya karna tenaganya lebih besar darinya.


Setelah beberapa saat lee canyeol melepaskan pelukannnya.


apa kamu baik-baik saja. kata lee canyeol sambil mengelus rambut kim nayeon


emm sambil mengguk aku baik-baik saja kim nayeon sambil memperhatikan lee canyeol.


tiba-tiba lee canyeol menyadarinya kemudian dia melepaskan tangannya yang mengelus rambut kim nayeon berkata jangan salah paham aku aku tidak mengkawatirkan mu aku hanya tak ingin membuat keluarga kawatir terhadap mu.


baiklah aku mengerti kata kim nayeon sambil mencoba pergi kekamar mandi.


tunggu dulu kata lee canyeol


apalagi kata kim nayeon siapa pria dalam mobil itu kenapa kamu bersamanya sambil mendekat ke arah kim nayeon.


"aku hanya menolongnya dia tadi merintih kesakitan jadi aku membantunya "jawab kim nayeon.


"tapi kenapa kamu pulang bersamanya" tanya lee canyeol


"tadi dia menawariku tumpangan karna sudah larut malam dan kendaraan umumpun lama jadi aku diantar olehnya tenang saja kami tidak melakukan apa-apa.


siapa yang dapat memastikan kalian tidak melakukaan apa-apa di dalam mobil berduan kata lee canyeol


kemudian lee canyeol membawa kim nayeon ke kamar mandi dan menyimpannya di tempat berendam dia mengguyur tubuh kim nayeon dengan sower bersihkan dirimu dari lelaki itu aku tak ingin ada bekas laki-laki lain kata lee canyeol sambil melepaskan pakaiannya kim nayeon dengan paksa.


lepaskan aku, aku tak melakukan apa-apa dengannya, aku tidak berbohong kepada mu aku hanya menolongnya dan dia hanya mengantarkan ku pulang sambil menangis.


melihat tubuh kim nayeon yang tidak ada bekas apapun dan melihat kim nayeon menangis lee canyeol merasa tidak tega dan merasa bersalah menyelimuti pikiran lee canyeol.


mandilah aku akan melepaskan mu. lee canyeol langsung pergi meninggalkan kim nayeon sendiri.


kim nayeon menangis dikamar mandi.


setelah beberapa lama ia di kamar mandi


kim nayeon keluar ia melihat tidak ada lee canyeol kemudian ia mengganti baju dan tidur.


Sedangkan diruangan lain lee canyeol mabuk ia merasa bersalah kepada kim nayeon karna sudah menuduhnya dan membuatnya menangis dan menderita seperti itu.


setelah beberapa lama lee canyeol pergi kekamarnya sambil sempoyongan.


ia merebahkan diri di kasur dan memandang kim nayeon yang tertidur dengan mata sembab.


maafkan aku kim nayeon sambil mencium keningnya dan membelai rambutnya ia pun tertidur disampingnya.


jangan lupa ya vote dan berikan penilaian bintang 5 pada novel dengan cara klik detail klik disebelah pinggirnya berikan bintang 5⭐⭐⭐⭐⭐ dan jangan lupa


like 👍


komen💬


favorit❤


tip⭐


kalau kalian suka dengan novel ini. Trima kasih atas partisipasinya, dukungannya dan selalu setia baca novel ini.

__ADS_1


__ADS_2