Perjodohan Yang Benci Jadi Cinta

Perjodohan Yang Benci Jadi Cinta
aku ga butuh maaf kamu


__ADS_3

" mon itu siapa yang nyamperin kita " seru rian


" ga tauu juga " seru mona


Laki laki yang di atas motor itu membuka helem nya , dan ternyata itu reihan .


" ayo kita pulang yan, katanya kamu mau nganterin aku pulang " kata mona


" tapi mon orang itu ngedeketin kita lohhh, mungkin dia mau tanya alamat sama kita "


" ayo yann kita pulang ajaaa " ngeyel mona


" ekhhmmm mona ayo saya anterin " kata reihan 2the poin


" ga mau kamu siapa aku ga kenal, aku mau pulang sama rey kan "


" iya kan reyy, tolongin aku,... rey aku mau di culik sama om ini " bisik mona ke telinga rian


" iya, mona pacar saya jadi om ga bisa seenak nya ngajak pacar orang " sengit rian


" loh kok pacar si yan " bisik mona lagi


" suuut diam mon dari pada lo di bawa sama om om "bisik rian


" kenapa kalian bisik bisik " tanya reihan


" ya terserah kita ommm "

__ADS_1


" mona calon istri saya, jadi saya yang harus anterin mona "


" ga bisa dong omm, om ngaku ngaku yaa, kata mona juga om mau culik dia "


yaampun rian kow ini bukan anak kecil yang ga bisa berbohong,mona kalang kabut bingung harus apa. Sedangkan reihan dia memicingkan matanya .


" apa kamu bilang "


Alama habislah aku, tapi ......terserah lah mau dia marah mau engga apa peduli aku


" ya mona bilang gitu " jawab rian tanpa muka bersalah nya itu


lihat ke belakang rian, muka mona udah merah , kaya gitu, kalau ga lagi situasi kaya gini bakal baku hamtam sama mona kamuu


aku tau kamu masih marah karna kejadian yang kemarin kan


" yang bener om, banyak amat "


" tapi kamu harus pulang tanpa membawa mona "


" siap ommm, mon lo pulang sama om ini aja ya , dia banyak uang nyaa loh.... lo bisa kan balik sama dia bisik rian "


" laknat loo di beri uang segitu aja lo, awas lo ya "


" dahh mona baik baik yaa "


rian melajukan motornya tanpa melirik mona atau merasa kasihan , sekarang udah tau kan mon, rian itu tanpang nya aja ganteng tapi kere.

__ADS_1


" mona berjalan melewati reihan yang sari tadi melihatnya "


" mon tunggu " seru reihan


" apa,, apa lagi si om, saya sudah tau sifat busuk om, jangan sok baik deh "


" maafin saya mon, maafin saya yang kemarin, saya bisa jelasin ko"


" saya ga butuh maaf dari omm... dan satu lagi saya bukan siapa " om yang harus om jelasin masalah kemarin ok " mona bicara penuh penekanan dan menahan emosi


" ohhh iyaaa, mulai sekarang ga usaha temuin saya atau pun bilang kalau saya calon istri saya ok"


ctarrrrrr siukkkkkk


langit mulai mendung ada sedikit hujan turun dan petir menyambar dannn dusssss hujan turun denga deras .


" mon ayo kita teduh dulu di sana ini ujan nya besar .nanti kalau kamu sakit gimana ."


" terserah aku dong, mau aku sakit ke, mau aku ke ujanan ke, bodo amat aku ga peduli. dan kamu bukan siapa siapa aku uang harus aku turuti" mona bicara dengan guyuran air yang deras


" aku tau kamu keras kepala, tapi tolong turuti saya "


" bodo amat ," mona mulai gemetar kedinginan


" kamu udah gemetar ayooo kita teduh dulu di situ "


" engga awas aku mau pulang , starrrttrrrtt "

__ADS_1


" aaaaaaaaaaa " jerit mona


__ADS_2