
pagi hari tiba.......
Di dalam mobil terdapat mona dan reihan yang saling diam tidak berbicara.
di sepanjang jalan mereka hanya diam,
mona hanya melihat keluar jendela,
sedangkan reihan dia hanya pokus pada hp nya saja .
wah ternyata jakarta sangat luas dan banyak polusi, tidak sama dengan di kampung yang udaranya saja masih sejuk,
aku dulu ingin sekalih bersama elsa pergi kejakarta, tapi ternyata seperti ini di jakarta lebih baik di kampung saja. gumama mona
"hammmmm panas sekali sihhh" gumam mona ,nemang hari ini udaranya sangak panas. karna tadi berangkat dari rumah mona agak siangan .
karna mona sungguh tidak inggin pergi meninggalkan orang tuanya.
" sedikit lagi kita sampai, sabarlah sedikit lagi "sahut reihan
mona hanya memutar bola matanya males .
" sampai kapan,aku harus menunggunya ini sangat panas aku ga suka " gumam mona sambil merengek di dalam hati
" apa dia ga kepanasan " gumamnya lagi
" kenapa dia mendadak menjadi dingin seperti ini tidak biasanya dia seperti ini, waktu aku sekoalh dia ga seperti ini " seru mina sambil menerka nerka di dalam hati nya
" apa kow tidak kepanasan? " tanya mona
" tidak, kenap? " jawab reihan
__ADS_1
" apa kow terbiasa seperti ini" tanya nya lagi
" kenapa? diamlah sebentar lagi kita sampai "jawabnya reihan tanpa menoleh
hah sungguh membosankan.
waktu terus berjalan, mereka hanya diam diam saja. mona melihat kejendela sambil menerka merka kenapa sikap reihan berubah seperti itu.
terserah lah toh gue juga benci sama dia,dan pernikahan ini hanya demi ibu .
15 menitttt berlalu..........
mobil yang membawa mona dan reihan memasuki perkarangan rumah mewah yang sangat luas itu . disana juga banyak terdapat mobil mewah dan motor berjajar .
mona dan reihan keluar dari mobil itu,
" wah megah sekali, belum pernah gue liat rumah semewah ini, kalau elsa disini pasti seneng banget" mona berbicara sendiri
" ayo masuk " katanya lagi
hah, mona tersadar dan sedikit berlari karna ketinggalan reihan yang langkahnya sangat panjang itu dan mensejajarkan langkahnya
" selamat datang tuan, nona " kata key kepala pelayan
reihan hanya nmengangguk sedangkan mona dia sedikit menundukan kepalanya .karna mona menghormati orangtua .
kenapa dia menjadi sedikit dingin dan apa tadi tuan jadi dia sebenarnya......... orang kayaa. ahhhh mona lihat saja rumah nya besar gini gumam mona
" aduh kepala ku" ringis mona yang menubruk punggung mona
" kow sedang apa kenap kow menabrak punghungku " seru reihan
__ADS_1
" ahhh maaf, kow tadi kenapa mendadak berhenti jadi aku ga sengaja menabrak mu " seru mona
" kow menyalahkan ku, kow yang dari tadi melamun dan ga merhatiin jalan " jawab reihan
" iya maaf " serunya
" ayo kita temui mami " kata reihan
mami apa itu ibunya dia , reihan menarik tangan mona , sontak saja mona melihat reihan, mona hanya mengikuti reihan tanpa di tau dia mau di bawa kemana.
ceklek reihan membuka pintu kamar mami nya itu
" mamiii " seru reihan
Dia melepaskan genggaman yang tadi menggenggam tangan mona, dan dia memeluk mami nya yang berbaring itu.
ahhh apa itu ibunyaa, loh kenap dia berbaring apa dia sakit ? gumam mona
reihan melepaskan pelukan nya
" apa mami baik baik saja " tanya nya
" mami baik sayang " jawab mami
" mana katanya kow akan membawa istrimu, kow bohong ya sama mami " tanya mami
" engga ko mi, itu di, kemari lah ini mami aku perkenalkan mi ini istri aku " seru reihan
" asalamualaikum tante" mona mencium telapak tangan mami
" jangan panggil mami tante, mami kan mami kamu juga jadi kamu harus panggil mami ok " seru mami
__ADS_1
" iya mii " jawab mona