
tin..tin..tin
suara klakson mobil reza. saat masuk semua pelayan pun sibuk dengan ursan mereka masing-masing. sedangkan mika sudah sedari tadi berada berada disisi reza. Ya mika selalu ingat setiap inci tentang perjanjian pernikahan mereka. mereka pun naik menuju kamar. mika pun bergegas mengisi bathtub dengan air hangat dan meneteskan aroma terspi kedalamnya.
maaf tuan airnya sudah siap.. ucap mika
hmmm,, reza
mika pun bergegas untuk segera keluar. saat ingin membuka hendel pintu. reza pun memanggil.
kau mau kemana. bukankah kau tidak ku suruh untuk keluar. ucap reza
ma..maaf tuan ( tergagab dan menundukkan wajah).
hmmm. mati aku, aku tak ingin melihatnya seperti itu tapi kenapa dia memanggil ku. Bukankah setiap dia mau mandi aku disuruhnya keluar. terus ini.. gumam lirih mika
mika.. ucap reza dengan nada yang agak tinggi
sontak mika terperanjak dari ocehannya.
apa yang kau laku kan. cepat bantu aku dan pinjat kepala ku. ucap reza
hmmm. menarik nafas dan membuang perlahan. Baik tuan sambil menundukan kepala. dan berjalan mengikuti langkah reza menuju kamar mandi.
ya. tuhan ini orang membuat aku zinah mata ya. kenapa dia bersikap begitu dan buka-bukaan didepan ku. bukankah dia pernah bilang jangan berharap bisa menyentuhnya.. hmm.. gumam hati mika.
saat dikamar mandi reza pun masuk ke bathtub.
__ADS_1
ekh.. kau ngapai berdiri disitu. masuk.
ahhh,, hmmm ba..baik tuan..
saat masuk. pijat.. ucap reza.
baik tuan.. ekh pijat. yang mana yang mau dipijat pundak atau kepala. gumam hati mika.
cepat. ngapai kau benggok. okh kau lagi menghayati tubuh ku ya. ucap reza
ti..tidak tuan. ucap mika
lantas kenapa tak kau mulai. pijat pundak ku. ini sangat terasa sakit.
baik tuan.. hmmmm, menarik napas pelan.
kenapa tak terasa. kuat. ucap reza
pada hal dia sangat menikmati setiap pijatan dan sentuhan mika. tapi reza ingin membuatnya menderita.
saat mulai pijatan agak kuat
kau mau membuat ku tambah sakit ha.
pijat seperti tadi yang pertama.
baik.. ucap mika.
__ADS_1
saat sudah selesai. mika pun bergegas keluar dengan pakaian yang basah. karna saat dikamar mandi reza sesekali memainkan air agar mika basah. alhasil ya pakaian yang dikenakan mika basah.
ukhh, pakaian ku jadi basah. kenapa sih tuan reza ini. hmmm sambil nenarik napas
tak lama reza pun keluar. saat membuka pintu reza pun terkejut.
ekh. ngpai kau didepan pintu.okh kau mau ngintip aku yang lagi mandi ya atau jangan-jangan???
ti..tidak tuan. wajah mika pun merona merah karna menahan malu.
mika pun bergegas menuju kamar mandi.
saat selsai mandi. mereka pun turun.
saat menuruni tangga.
keluarga tuan reza kemana ya terutana ibu dan ayahnya sudah 3hari ini aku tinggal disini tapi aku tak melihat keluarganya. akh nanti ku tanya dengan pelayan dirumah ini. gumam hati mika.
saat selsai makan. mereka pun pergi mika yang menuju kekamar, reza pun pergi menuju ruang kerjaannya.
ukhh, hari ini sangat melelahkan. ekh ngomong-ngomong tuan reza jam berapa akan keluar dari ruangannya. apa ku tunggu saja ya.. ukh baik lah aku akan menunggunya.. ucap mika
sambil mika menunggu mika pun menchat grub karyawan tokonya. dan tak terasapun mika tertidur.
reza pun yang sudah selsai dari pekerjaannya. segera menuju kamar. ceklek.. hmmm enak sekali wanita itu dia sudah tertidur. hmmm berani sekali dia tidur lebih awal dari ku.
reza mendekat. niatnya ingin membangunkan dan memarahi karna berani sekali tidur lebih awal darinya. tapi niatnya tidak terlaksanakan karna melihat mika yang sudah tertidur pulas..
__ADS_1
lanjut