Perjodohan Yang Tak Diinginkan

Perjodohan Yang Tak Diinginkan
BAB 5


__ADS_3

pagi pun sudah menampakkan cahayanya. reza yang bangun lebih awal dari mika. akhh, merenggangkan otot-otok dan mengumpulkan separuh nyawa yang masih berterbangan.


ekh. gadis itu belum bangun juga. enak sekali dia masih tertidur pulas. hmm, aku akan mengerjainya habis-habisan lihat saja kau nanti. ucap reza lirih


reza pun bergegas bangun dari tempat tidur dan langsung menuju meja rias dibukanya setiap laci lemari.


ah,ini akan ku lukis disetiap wajah mu menggunakan lipstik ini. hahaha tertawa dalam hati dan sembari tersenyum tipis setelah selesai mencoret-coret wajah mika menggunakan lipstik. Reza pun bergegas menuju kamar mandi setelah selsai dan sudah menggunakan stelan baju kantor. Dengan sengaja reza membantingkan sesuatu keatas meja. Sontak mika langsung terbangun dengan wajah yang panik yang dia pikir terjadi sesuatu dan wajah yang habis-habisan dikerjai reza.


tu..tuan. tuan sudah bersiap. ucap mika


hmmm, reza yang jarang banget mengeluarkan suara didepan pelayan dan mika. jika ada yang bertanya soal kerja atau apalah dia selalu berkata hmmm atau menjawab dengan ala kadarnya saja.. ( mungkin tuan reza lagi sariawan kali ya.. hahaha. maaf author jadi ekeh ).


Reza yang melihat kepanikan mika dan melihat wajah mika yang penuh coretan. tersenyum tipis. dan Reza pun langsung menyuruh mika untuk menyiapkan sarapan. Mika pun bangun dan pergi. tapi sebelum keluar kamar mika langsung menuju kamar mandi. Tapi sebelum mika membuka. Reza langsung berdehem dan sontak mika terdiam.


kau aku suruh untuk menyiapkan serapan ku. Bukan ku suruh kekamar mandi . Ucap reza yang mulai marah


baik tuan. mika pun bergegas keluar gengan wajah yang penuh coretan. Dan disusul Raza yang berjalan didepannya. saat menuruni tangga para pelayan yang melihat mika hanya tersenyum tipis karna melihat wajah mika yang penuh coretan.


ada yang mereka berdua lakukan tadi malam sampai-sampai seperti itu. tapi begitu pun mereka sudah mulai menunjukkan sikap romantisnya. dan tuan reza yang tidak pernah berjalan di belakang nyonya kini mulai menunjukkan sikap yang mulai berubah. ucap lirih dua pelayan dirumah reza.

__ADS_1


selamat pagi nyonya, tuan sampa para pelayan yang bertemu mereka.


pagi. ucap mika dan reza serentak.


mika yang masih belum sadar karna wajahnya yang penuh coretan. Bergegas menuju dapur.


nyonya maaf sebelumnya. ucap seorang pelayan.


kenapa memintak maaf pak. emang kenapa dengan saya. ucap mika


wajah nyonya penuh lipstik ucap seorang pelayan wanita.


Bisakah kau membantu ku. tolong buatkan sarapan untuk tuan.


tapi nona, ucap pelayan itu.


sudahlah jika tuan tanya bilang saja aku yang membuatnya.


Belum pelayan itu menjawab. tiba-tiba datang seorang pria.

__ADS_1


khemmm, selamat pagi nyonya sambil menundukan badan . maaf saya mengganggu anda. tuan tidak suka dibuatkan makanan jika orang itu tidak di perintah langsung nyonya.


Tuan akan marah besar jika dia tau.


mendengar itu mika langsung bergegas membuatkan sarapan untuk reza.


setelah selesai mika pun mengantarkan reza sampai kedepan rumah.


Mika yang masih berwajah penuh coretanpun harus menahan malu.


selamat pagi tuan, nyonya sapa seorang pria. ya dia adalah sekertaris sekaligus sopir.


pagi ucap mika.


reza dan skertarisnya pun pergi meninggalkan kediaman reza. Saat di perjalanan dia melihat dari spion mobil melihat reza yang tersenyam-senyum.


akhirnya aku bisa melihat tuan reza tersenyum lagi. gumam hati sekertaris reza sembari tersenyum tipis karna melihat bos nya seperti itu...


bersambung. ...

__ADS_1


__ADS_2