
Pagi hari yang cerah, keluarga Alea yang .asih merasa kehilangan atas kepergian Kakek.
Setelah kepergian Kakek Alea, yang begitu masih berbekas luka nya di hati keluarga Alea
Mereka hanya bisa menerima semuah takdirnya harus seperti ini.
Seperti biasanya di kampung Alea, bila ada orang yang meninggal harus di baca kan Yasin bersama-sama, dengan warga yang mau datang ke rumah Alea untuk mengaji, dan mengirim doa bersama untuk Kakek Alea.
Alea dan keluarga yang sibuk sedang mengurus keperluan orang yang baca yasinan.
Pada jam 5:00 Alea, pergi untuk mandi karna ia harus berada di depan rumah untuk menjepit tamu yang mau pengajian.
Setelah, Alea mandi dan ia langsung pergi ke kamarnya untuk memangi ibunya, untuk membantu ia mempersiapkan makanan untuk orang yang pengajian.
"Ibu, tolong bantu aku, siapkan keperluan orang pengajian Bu," ucap Alea yang minta tolong kepada ibunya, agar bisa membantunya.
"Iya, tunggu Nak, ibu lagi kasi minum nenek obatnya," ucap ibu Alea yang sedang mengurus nenek Alea.
Tak lama ibu pun keluar dari kamar nenek, dan ibu membantu Alea untuk menyiapkan makanan untuk pengajian.
__ADS_1
Waktu hampir habis dan menjelang Maghrib, semuah makanan, belum sepenuhnya di siapkan, akhirnya Alea meminta bantuan kepada teman dekat nya untuk membantunya mengurus makanan.
Teman Alea pun, membantunya dengan sepenuh hati, tanpa mengharap imbalan apapun, karena mereka tau Alea, bukan orang yang yang punya segalanya, ia hanya gadis yang sederhana ,cantik. Dan pintar.
Tak lama para tamu pun datang satu persatu, Alea pun langsung mempersilahkan, untuk terus ke ruang tamu untuk duduk melantai.
Ruang tamu pun, terpenuhi dengan banyak ibu-ibu dan bapak-bapak, untuk mengirimkan doa, kepada almarhum kakeknya.
Pengajian pun di mulai, dan Alea pun ikut serta mengaji untuk kakeknya.
Setelah pangajian selesai, semuah para tamu sudah di kasi makan dan minum, Alea langsung merasa pusing, dan akhirnya ia terjatuh dan pingsan.
Ibu, dan ayahnya yang melihatnya jatuh pingsan langsung menghampiri nya, dan ibu yang lemah ketika lihat anaknya, pingsan ia pun menangis.
Ibu yang panik, langsung duduk di samping Alea dan langsung memeluk Alea.
Alea yang bingung kenapa pada menangis dan berkumpul di kamarnya, ia pun bertanya kepada ibuny.
"Bu, kok kalian, ada di sini bukanya tadi kita ada di ruang tamu lagi duduk makan kue," ucap Alea yang tak ingat bahwa dirinya sudah jatuh pingsan.
__ADS_1
Ibu yang langsung menjawab Alea, " kamu tadi pingsan makanya kamu di bawa ke sini," ucap ibu Alea yang sambil menangis.
Tak lama smeuah orng yang ada di kamar Alea pun keluar, karna ayah Alea yang meminta keluar, karena Alea butuh istirahat.
Teman-teman Alea pun keluar, dan beberapa orang lainnya.
Tak lama rumah Alea mulai sepi, satu persatu mereka pada pulang, Alea yang di kamar seorang diri, akhirnya ia menangis, karena Alea mengingat trus kakeknya Alea tidak bisa melupakan kakeknya, secepat itu.
Ibu Alea yang masuk ke kamarnya, karna Alea harus meminum obatnya, akhirnya ibu Alea melihat Alea, yang sedang menangis tersedu-sedu.
Ibu yang bertanya kepada putrinya itu, " Nak, kamu kenapa, ada yang sakit, bilang sama ibu kalau ada yang sakit," ucap ibu Alea yang begitu perhatian kepada putri nya itu.
Alea yang langsung memeluk ibunya, sambil ia berkata, " Ibu aku ingat sama Kakek" ucap Alea yang terus-menerus mengingat kakeknya.
Ibu Alea pun langsung memeluknya dengan erat, "Nak, kamu harus mengikhlaska kepergian Kakek, Nak" ucap itu. Alea kepada putrinya.
Alea yang terdiam dan hanya cuman mengangguk kan saja kepalanya.
Akhirnya ibu pun langsung menyuruh nya untuk tidur, karna sudah waktunya orang tidur.
__ADS_1
Alea pun, langsung perbaiki posisi tidurnya dan langsung menarik selimutnya lalu ia tertidur.