
Sore itu dava pulang bekerja lebih awal, (Citra buatkan aku minum) dengan tergesah gesah aku pun mengambil air didapur, "Ada apa mas? kenapa kamu terlihat kesal?? Dia menatap ku dengan tajam, Aku memalingkan wajahku, karena aku takut jika dia sudah menatap ku seperti itu,! (Aku pulang lebih awal karna aku diliburkan dari pekerjaan selama 1 bulan) Jawabnya dengan nada yg sedikit membentak (Andai saja kamu tidak hamil pasti kamu bisa bantu ekonomi kita dengan bekerja) terusnya,, aku yang mendengar dia ngomong seperti itu seketika aku meneteskan air mataku, "MAS AKU HAMIL ANAK KAMU, DAN MASALAH KAMU DILIBURKAN GAK PAPA AKU MASIH ADA TABUNGAN KOK, TAPI TOLONG JANGAN BICARA SEPERTI ITU MAS, INI ANAK KITA DARAH DAGING KAMU " aku berbicara sambil menangis, dan tanpa mendengar dia ngomong aku langsung pergi keluar rumah,
__ADS_1
aku Duduk ditaman dekat rumah kontrakan kami, Aku melihat sepasang suami istri lagi bercanda dengan anak mereka, seketika aku membayangkan bagaimana bahagianya aku jika suamiku Dava seperti itu 😌 Tapi sudahlha ya aku harapkan adalah ketika anak ini lahir nanti Mas dava bisa sayang sama dia, sekarang tak papa pasti nanti klau anak ini udah lahir pasti dia senang. Itu harapaan aku!! dan saat aku melamum aku didatangi ibu ibu penjual kue, dia menawarkan aku kue, aku tertarik karna kue itu cantik sekali pasti rasanya enak, aku membelinya . aku berpikir bawa nanti aku pulang akan aku kasihan kue ini ke mas dava supaya mood dia baik lagi, "Saya beli buk 20 ribu"(baik mbak) kata ibunya dengan ramah.. dan aku segera pulang dengan membawa kue itu dengan Jalan sedikit tergesah gesah karna mau hujan, sampai dirumah aku mencari mas dava "Mas mas mas, mas dava aku membeli kue " dan dia mengambil kue itu dari tanganku sambil bilang (pemborosan udah gak bisa bantu cari uang malah uang dihampur in kyak gini) sungguh nyesek banget, niat baik ku tidak dihargai sama sekali,... Hanya diam dan perjalan perlahan meninggalkan suamiku. aku duduk ditepi ranjang, tiba-tiba kepikiran orang jual kue tadi heheh (bagaimana klau jual kue saja ya .siapa tau untung sedikit, lumayan buat tambahan pemasukan)
__ADS_1
entah siapa ya membawaku kerumah bangun bangun sudah terlihat ada mas dava disampingku, "Mas kenapa ini dengan aku" (kamu pingsan,tetangga kita ya bawa kamu kesini pakai becak) kepala aku masih sedikit pusing(jadi orang jangan aneh2 suka banget ngerepotin orang) kata mas dava, Sini aku pijitin kamu kata dia lagi. aku mengizinkan dia untuk memijat kakiku. aku tau dia peduli.Dia menyentuh kaki ku dengan lembut, dan dia mencium keningku . rasa nyaman ya sangat nyaman saat dia menyentuh kakiku. bayi kamipun merasa kan nya sepertinya 💓😊 Tapi itu tidak berlangsung lama karna ada suara ketukan pintu dari luar kamar, "MASUK"kataku. Dan itu ibuku 😌😘 "IBU MASYAALLAH BU,KENAPA IBU KESINI TIDAK BILANG BILANG"KATAKU dengan girang (IBU SENGAJA GAK BILANG KAMU KARNA IBU TAKUT KAMU REPOT IBU JUGA TAU KAMU HBIS JATUH, TAU DARI TETANGGA TADI, SINI IBU PIJITIN) (Dava kamu gak kerja yah) tanya ibuku pada mas dava. (Ngak) dia cuek menjawab itu dan langsung pergi meninggalkan kami berdua dikmar
__ADS_1