Perjuangan Pemuda Biasa Di Kota Untuk Menemukan Ayahnya

Perjuangan Pemuda Biasa Di Kota Untuk Menemukan Ayahnya
tiba di tempat tujuan


__ADS_3

Disaat itu aku merasakan rasanya terbang dan benar yg di katakan orang-orang rasanya hampr sama saat menaiki kendaraan roda dua terasa seperti ada lubang" kecil disaat pesawat mengenai awan,wajar pada saat itu untuk pertama kalinya ku menaiki pesawat dan aku merasa seperti orang yg norak dalam penerbangan itu aku merasa begitu senag dan juga merasa begitu sedih untuk meninggallan orang tua ku dan juga abg ku karna dari kecil aku tidak pernah meninggalkan mereka berdua disaat itu aku merasa bingung dan juga gelisah tapi mau gimana karna aku pun sudah di usir aku pun tetap harus pergi dan 2 jam pun sudah berlalu aku sampai di surabaya dan aku masih bingung saat turun dari pesawat larna pesawat itu letaknya jauh dari tempat berganti pesawat dan aku pun mengikutu yg lain untuk menuju lobi dan di saat itu aku menelpon


"aku bingung bagai mana caranya"


"ya tinggal cari petugas saja tanya,tapi kalau ketinggalan pesawat nanti ada yang jemput kok"


"ya"kataku di ujung telepon dan aku pun menunggu di tempat duduk dan aku merasa malau karna hp ku sudah ketinggalan jaman saat itu tapi ya mau gimana lagi hp ini juga aku cari sendiri jadi ya sudah lah sekitar 15 menit aku menunggu dan ada pengumuman


Φkarna pesawat dari kalimantan sedang ada hujan dan diharapkan untuk para penumpang untuk menunggu 30 menit terima kasih,disitu aku hanya diam sambil melihat kanan kiri dan saat berangkat aku hanya dickasih unag 300 rb disitu aku takut untk membeli makanan karna mungkin harganya mahal dan aku takut untuk membeli setelah sekitar 30 menit akhirnya pesawat pun sampai di dan aku segera mengantri untuk masukcke dalam di saat di dalam aku pun hanya terdiam tanpa kata karna tida satupun orang yg aku kenal dan setelah 1 jam perjalanan aku pun samapai di kalimantan dan aku melihat bandara yg berada di samping laut terasa indah dan aku pun turun dari pesawat dan mulai berjalan untuk keluar dan akuu pun melihat orang tua ku yg menjeputku dan aku memaluk mereka berduacdan sambil mengobrol


"pa,ibuk udh lama nunggu samap siapackesini apa cuman ber 2"


"iya ber2 adek mu di tempat bibik tadi di gk mau ikut entah kenapa mungkin banyak temanaya dan setelah itu mereka mengajak ku keluar dan papa ku pun berjalan menuju mobil


"itu mobil papa kah


"bukan ini mobil paman mu"


"kiraku mobil papa" dan ku pun masih mengobrol dan aku pun menertawai semua ini di dalam hati dan ya sudah lah ti dak ada bedanya smaa saja dengan ortu ku setelah keluar dari bandara aku pun terpana saat melihat kawasan yg bersih ya wajar saja lh dan di perjalanan aku hanya duam karna malas untuk berbicara dan aku pun di ajak main kami pun bermain sebentar dan papa pun mengajak kami untuk pulang sedampainya di rumah aku pun di buat heran karna rumah itu terbuat dari kayu dan aku pun sudah terbiasa saat di rumah ku dulu dan aku pun turun dari mobil dan membawa tas yg berisi pakaian dan juga oleh" dari mama ku yaitu keripik ubi,yakarna rasanya sedikit asin jadi ku makan sendiri takutnya papa ku dan juga ibu ku tidak suka,setelah menghabiskanya papaku bertanya


"mana keripiknya kok udah gk ada"


"hehe habis pa soalnya enak sih jadi aku habiskan"


"kamu ini papa mw coba malah di habiskan"


"kirain papa gk mw ya maaf Pa besok" klw di kirim lagi lah pa"

__ADS_1


dan papaku meninggalkan ku untuk istirahat karna baru sampai


"pa aku apa tidur di sini kan ini ruang tamu nanti malah mengganggu pa kan gk enak"


"ya nanti pindah di kamar eang mu tapi masih kotor wajar setelah eang mu gk ada disitu di jadikan gudang"


oh iya besok lin ikut papa"


"kemana pa"


"bantu papa,benerin mobil perusahaan bos papa,ada mobil yg rusak minta di perbaiki"


"ya deh pa"


Malam nya adek ku di suruh tidur bareng dengan ku


"dek km kelas berapa sekarang?"


"yg rajin sekolahnya"


"ya kak"


Dan setelah obrolan itu aku pun tidur dan pada pagi harinya


"lin mandi sana terus sarapan,setelah itu kita berangkat"


"ya pa ini mau mandi"dan aku bangun mengambil handuk dan berlari menuju kamar mandi

__ADS_1


selesai mandi aku sarapan dan aku dan papaku berangkat ke lokasi


Setekah di perjalanan aku oun melihat kanan kiri dan aku tidak pernah melihat gedung" yg lumayan tinggi wajar karna aku orang desa


Setibanya di depan perusahaan papaku meminta izin untuk masuk ke dalam


"permisi pak"


"ya pak silahkan masuk"


Aku dan papaku pun memasuki perusahaan tempat papaku bekerja setibanya di dalam papaku bukanya membetulkan mobil malah menuju doser yg tidak terlalu besar dan dia menghidupkan setelah selesai papaku melihat mobil tersebut ternyata mesinya lagi di perbaiki dan aku dan papaku hanya mengecek apakah bodi mobil itu masih bagus setelad di cek ternyata bagus dan bos papaku menawari papaku mobil itu untuk di gunakanya tetapi papaku menolaknya


"rud mobil ini kamu yg pakai ya biar mobil yg kamu bawa di jual saja"


"tidak usah bos aku pakai mobil itu saja pun sudah nyaman jadi untuk apa di gantin nanti bukanya kerja malah cuman jalan jalan


setelah itu aku dan papaku berjalan keluar dan memasuki mobil dan kami melaju menuju tempat pembelian sepatu septi


"kita beli yg ini aja ya nak papa yg hitam km apa juga yg hitam?"


"samakan saja pa"setekah itu aku dan papaku pun kembali ke mobil dan kami pun pulang sesampainya di rumah aku di suruh mandi,rasanya berbeda saat di desa ya mungkin karna dari kecil gk tau siapa papaku dan belum sempat merasakan kasih sayang seorang ayah kali ini aku merasakanya dan setelah makan aku pun memainkan hp ku dan papa da ibu ku memanggil


"lin sini"


"iya pa,bu ada apa?"


"ini papa sama ibu mu belikan hp ya karna hp mu udh kelihatan lama jadi ya ganti yg ini aja ya walapun gk baru tapi ya yg penting lebih bagus dari punyamu"

__ADS_1


"makasih pa buk"


Walapun merasa agak sakit karna hp yg ku pegang adala hp pembelian ku sendiri tp ya sudah lah yg penting aku menghargai pemberian orang tua ku


__ADS_2