
"mudah sekali kau mengatakannya max..... setelah apa yang kamu lakukan padaku.kau dengan mudahnya mengatakan bahwa kau membebaskanku.apa dalam benakmu aku hanyalah sampah atau bahkan mainan bagimu sehingga kalau kamu menginginkannya kau akan mengambilnya dan jika tidak maka kau akan membuangnya.tidak max....asal kau tahu aku ini manusia....aku punya hati, punya perasaan.kumohon tatap mataku dan katakan padaku kalau kau benar benar sudah membebaskanmu max!!!!!" ucap Angelica sambil membalikkan badan max agar menghadap ke arahnya
sementara itu max tidak tahan untuk melakukan apa yang Angelica minta pada dirinya.max tahu betul bahwa ia masih belum bisa membebaskan Angelica,ia sangat mencintai Angelica....tapi ia harus melakukannya untuk kebaikan Angelica.
"Angelica jawabanku masih sama.....hari ini di hadapanmu....aku max sudah membebaskanmu dariku....kau bisa keluar dari sini dan menjalani kehidupanmu." ucap max sambil menatap mata Angelica
mendengar hal itu tubuh Angelica merasa lemas....kini jika ia meminta max untuk tidak membebaskannya itu akan dia sia sia saja karena sekarang keputusan max sudah bulat.
Dengan perasaan yang kacau, Angelica pun akhirnya keluar dari kamar max untuk menuju ke kamarnya.saat akan menuju ke kamarnya.....bayangan ucapan max masih terus terngiang di telinga Angelica hingga sampai sampai membuat Angelica kehilangan kesadarannya dan jatuh pingsan di koridor villa mewah milik max.
untung saja nenek Angelica melihatnya dan segera membawa Angelica kembali ke kamarnya dan membaringkannya di ranjang.kemudian nenek Angelica keluar untuk memanggil salah satu pelayan max yang kebetulan berprofesi sebagai seorang dokter.nenek Angelica memanggil pelayan itu untuk memeriksa keadaan Angelica.
pelayan itu memercikkan air untuk menyadarkan Angelica setelah Angelica sadar, pelayan itu memeriksa denyut nadi Angelica dan memberitahunya bahwa Angelica sedang hamil.iya......angelica sedang hamil satu bulan.
__ADS_1
Angelica dan neneknya langsung terkejut dengan apa yang dikatakan oleh dokter.setelah mengantar pelayan itu keluar.... kemudian nenek Angelica berbicara kepadanya
"nak..... sekarang apa yang akan kau putuskan.....apa kau mau meninggalkan tempat ini? ditambah lagi kau sedang mengandung anak max....." ucap neneknya
"tidak nenek.... Angelica tidak mau pergi dari sini.angelica ingin bayi ini mendapat pertanggung jawaban dari ayahnya.dan satu lagi nenek.... Angelica minta untuk sementara waktu ini tolong rahasiakan tentang kehamilan Angelica pada max dulu nenek.
angelica ingin memenangkan kepercayaan dari max dulu setelah itu Angelica sendiri yang akan memberitahu tentang kehamilan Angelica pada max....." ucap Angelica
"baiklah....." jawab neneknya.
"max.... gawat ada sesuatu yang harus aku beritahukan padamu...." ucap Chiko
"Natalie....bisakah kau keluar sebentar dari kamarku...." ucap max
__ADS_1
"oke max...." ucap Natalie dan meninggalkan kamarnya
"max....apa kau tahu..... Angelica pingsan saat keluar dari kamarmu!!!!!" ucap Chiko
"apa???? Angelica pingsan..... bagaimana dengan keadaannya sekarang???" tanya max
"aku tidak tahu keadaannya sekarang tapi pelayan yang memeriksanya pasti tahu...." ucap Chiko
"cepat bawa pelayan itu padaku Chiko...." ucap max
setelah itu Chiko pun langsung pergi untuk membawa pelayan yang memeriksa Angelica pada max.
"max ini pelayan yang memeriksa keadaan Angelica...." ucap Chiko
__ADS_1
"cepat katakan padaku.... kenapa Angelica bisa pingsan....???" tanya max
"tuan muda....Angelica pingsan karena ia sedang hamil....." jawab