
" ibu .....max tetaplah putramu.aku tidak berani sampai memisahkanmu dari putramu.tapi yang membuat ibu sampai kehilangan max itu karena perbuatan ibu sendiri.jika saja ibu mau mengerti apa yang max inginkan,maka max tidak akan pergi dari sisi ibu. " ucap Angelica
" diam....aku kemari bukan untuk mendengarkan nasihat murahanmu itu.aku kemari hanya ingin kau mengembalikan putraku padaku.aku tahu.....kau ini sebenarnya sama dengan perempuan perempuan yang lain.....yang mendekati laki laki kaya hanya untuk uang saja kan....tolong....kau kembalikan putraku max....maka aku berjanji padamu akan memberikan semua yang kamu inginkan entah itu uang, perhiasan maupun properti.... semuanya akan aku berikan padamu asalkan kamu mau memberikan max padaku." tawar ibu suri
" maaf ibu....jika kedatangan ibu kemari hanya membujukku supaya memberikan max pada ibu demi uang maka jawabanku tetaplah tidak.aku tidak akan memberikan max pada ibu.buat apa aku memberikan max pada ibu yang sama sekali tidak mengerti akan kebahagiaan putranya sendiri...." jawab Angelica sambil berdiri dari duduknya
__ADS_1
" tunggu.....apakah max pernah menceritakan kepadamu dia kerja apa untuk menghidupi kebutuhanmu???? " tanya ibu suri menghentikan Angelica
" iya aku tahu.....max kerja di sebuah perusahaan kecil sebagai asisten manajer.walaupun jabatannya kecil tapi aku bersyukur max masih diterima bekerja di perusahaan Singapura ini...." ucap Angelica
" SALAH......kau salah angelica.hah sepertinya max tidak memberitahu akan pekerjaannya yang sebenarnya kepada kamu.asal kamu tahu ya Angelica.....max itu tidak bekerja sebagai asisten manajer tapi sebagai buruh bangunan.....kau dengar.....max bekerja sebagai buruh bangunan.....yang setiap harinya harus mengangkut material bangunan dengan tenaganya...." ucap ibu suri gegabah
__ADS_1
" terserah kamu mau percaya atau tidak padaku....yang penting aku sudah memberitahumu.kalau kamu ingin membuktikannya sendiri....kamu bisa datang di gedung yang sedang di bangun di pinggir kota.disana kamu akan lihat sendiri bahwa max benar benar bekerja disana sebagai buruh bangunan...." ucap ibu suri
" ibu....aku percaya dengan max.... apapun yang ibu katakan tentang max.....tidak akan membuatku mundur untuk tetap berada disisinya.aku akan tetap menemani max baik suka maupun duka...." ucap Angelica
" oke kalau itu keputusanmu.....tapi apa kau tidak bisa memikirkan tentang penderitaan yang max alami.asal kau tahu....dari kecil aku membesarkan max dengan kemewahan yang aku punya.dia bahkan tidak pernah aku suruh untuk menanggung pekerjaan yang berat.tapi sekarang.....demi perempuan yang sama sekali asal usulnya tidak jelas.....putraku sampai banting tulang sedemikian beratnya.jika bukan untukku maka pikirkan tentang putraku max.....apa kau tidak merasakan beratnya beban yang ia tanggung untuk bisa membahagiakanmu......iya memang aku adalah ibu yang egois....tapi keegoisanku ini semata-mata untuk kebaikan putraku.... Angelica.... tolong pikirkan sekali lagi....apakah tega melihat laki laki yang kamu cintai harus menghadapi penderitaan yang amat berat demi untuk bisa membahagiakanmu...." ucap ibu suri
__ADS_1
" tidak.....ibu.aku bukanlah penderitaan untuk max.....aku hanya ingin bisa merasakan hidup bahagia bersama dengan max....hanya itu saja...." ucap Angelica pada ibu suri