
Untung saja Feng Jiu sempat mengelak dari pedang tersebut dan pedang tersebut menancap di batu yang cukup besar yang berada tepat dibelakangnya. Feng Jiu pun mencabut pedang tersebut dan seketika pedang yang berkarat itu berubah kembali seperti baru.
Setelah Feng Jiu mendapatkan pedang Teratai Biru dia langsung di teleportasi ke lapisan luar hutan sembilan volts.
"Sekarang aku harus menuju ke desa terdekat" ucapnya dan mulai berjalan mencari desa terdekat.
Namun, saat diperjalanan saat Feng Jiu melewati pinggir sungai dia melihat seseorang yang terluka. Feng Jiu, pun mendekati orang tersebut dan memeriksa denyut nadinya.
"Masih hidup" ucap Feng Jiu yang tengah memeriksa denyut nadi orang tersebut. Dan dia mulai mengobatinya. Karena mengobati orang itu langit sudah berubah gelap dan membuat Feng Jiu tidak bisa melanjutkan perjalanannya.
Tengah malam
Feng Jiu dengan melemparkan kayu ke api unggun yang ia buat sebagai penerang di gelapnya hutan.
__ADS_1
"Ukh..!"
Feng Jiu langsung menoleh kearah Pria yang ia selamatkan tadi, ternyata ia mengalami demam efek dari obat yang diberikan Feng Jiu. Itu sangat wajar.
"Demam?" ucap Feng Jiu.
Namun, tidak diduga datang segerombolan serigala hutan yang kelaparan. Feng Jiu tidak bisa lari, karena Pria yang ia selamatkan itu belum sadar dan tidak mungkin meninggalkannya dala kondisi seperti ini.
"Cih! Majulah kalian semua" ucapnya menantang serigala itu hanya dengan menggunakan belati kecil ditangannya.
Feng Jiu mengambil satu kayu dari api unggun untuk menakuti serigala-serigala tersebut karena kebanyakan hewan memang takut dengan api.
Matahari pun mulai muncul menandakan hari akan pagi dan Pria itu juga mulai tersadar. "Hm?!" membuka matanya dan terkejut melihat Feng Jiu yang berada didepannya. "Apa yang terjadi?".
Feng Jiu menoleh kebelakang "Sudah siuman?". Dan, tiba-tiba salah satu dari serigala itu menyerang Feng Jiu secara tiba-tiba. "Awas!" teriak Pria itu memperingatkan Feng Jiu.
__ADS_1
Feng Jiu pun dengan sangat cepat menghindar dari serangan serigala itu dan membunuhnya dengan sekali tusuk saja. Para serigala itu ternyata belum pergi dan ternyata mereka menunggu kesempatan untuk menyerang Feng Jiu saat ia lengah.
"Grrrr!"
"Jika kalian tidak mau pergi aku akan membunuh kalian satu-persatu" peringatan dari Feng Jiu pada serigala-serigala tersebut. Dan serigala-serigala itu pun mulai ketakutan dan pergi. Pria itu sangat terkejut melihat Feng Jiu bisa membunuh serigala yang sebanyak itu, terlihat dari beberapa mayat serigala disekitar mereka.
"Syukurlah kau sudah siuman, kalau kau belum siuman aku akan pergi meninggalkanmu" ucap Feng Jiu sambil membersihkan belatinya yang terkana darah. Namun, Pria itu bersikap aneh seperti orang bodoh.
"Kenapa kau diam saja?" tanya Feng Jiu.
"Kau, siapa kau?!" tanya Pria itu.
Bersambung...!
Info : Belati yang digunakan Feng Jiu berasal dari gunung seribu pedang jadi jangan heran dari mana belati tersebut, karena Feng Jiu juga sempat mengambil sebuah belati saat disana.
__ADS_1
Masih pemula jadi mohon dukungannya dan terimakasih yang sudah Like dan Komen ya.