PERMAISURI INCARAN PARA KAISAR

PERMAISURI INCARAN PARA KAISAR
Park 11


__ADS_3

"terima kasih sudah meminjamkan"ucap anastasya lalu melangkahkan kaki nya untuk pergi


"nona siapa nama anda?"tanya pangeran Bei mendahului kedua kakaknya


"manusia"jawab anastasya dingin lalu pergi dari sana


*kita akan bertemu lagi gadis kecil*batin kaisar Gongya yang sudah mulai tertarik kepada anastasya


"kakak dia wanita tapi kenapa dingin sekali?"tanya pengeran Bei


"itu namanya wanita langkah"balas pangeran hiawang


"benarkah? Tapi kenapa dia pergi bahkan kita belum sempat mengucapkan terima kasih"ucap pangeran bei


"sudahlah ayo pulang Ayah dan ibu pasti sudah khawatir"ucap kaisar gongya pada kedua adiknya


Saat hendak ingin pergi kaisar Gongya menginjak sesuatu dia pun mengambilnya


*bukankah ini milik gadis itu?*batinnya


"ah sudahlah nanti aku akan berikan padanya ketika bertemu lagi dengannya"ucapnya sambil tersenyum sendiri


"Kak kenapa kau berdiri disitu ayo cepatlah ini sudah mulai malam"teriak Pangeran Bei yang sudah mulai menjauh kaisar Gongya pun akhirnya menyusul kedua adiknya.


Kini anastasya sudah berada di belakang kediamannya


Saat hendak masuk tiba²ads suara mengagetkannya


"tak kusangka kita bertemu lagi disini"ucap kaisar Albert


Anastasya yang merasa tak asing dengan suara itu langsung membalikkan badannya


*apa yang dia lakukan disini*batin anastasya


"apa kau sengaja mengikutiku"ucap mereka secara bersamaan


"apa yang kau lakukan disini apa istanamu sudah pindah tempat"ucap anastasya dingin ucapan anastasya seketika membuah kaisar Albert terkekeh jika orang lain yang melihat kaisar Albert terkekeh pasti sudah terpesona


"bukan istanaku yang pindah tapi hatiku"ucapnya lalu memegang pipi anastasya


"Hey bajingan apa apaan kau ini jangan menyentuhku pipi ku ini mahal tau"ucap anastasya kesal lalu menepis tangan kaisar Albert dengan kasar


"kalau begitu aku ingin membeli nya"ucap kaisar Albert dengan nada bercanda

__ADS_1


"Hey kau pikir aku murahan apa? jika mau membeli ya pipi para gadis murahan saja bahkan lebih murah"balas anastasya hendak pergi tapi belum sempat ia melangkahkan kakinya tangannya ditarik Oleh kaisar Albert seketika anastasya jatuh ke pelukan kaisar Albert


Deg..deg...deg..


"ini yang kedua kali nya kau memelukku kurasa kau memang suka jatuh kepelukanku"ucap kaisar Albert tanpa sadar mencium kening anastasya


Blus..


Seketika wajah anastasya memerah dengan cepat ia melepaskan tangannya di leher kaisar albert dan melepaskan tangan kaisar Albert dari pinggang rampingnya itu


"Jangan mengada ngada jelas jelas kau yang memelukku seenaknya saja kau berkata aku yang memelukmu"balas anastasya dengan nada kesal tanpa memerdulikan ucapan anastasya dia pun mendekatkan wajahnya ke telinga anastasya saking dekatnya anastasya bisa merasakan hembusan nafas kaisar Albert di lehernya


"jantungku berdebar sedari tadi kau harus tanggung jawab"bisik kaisar lalu pergi


"aku seorang wanita ,untuk apa kau menyuruhku tanggu jawab dasar kaisar bodoh!!"ucap anastasya sedikit meninggikan suara nya karna Sudah semakin kesal ia membuka sendalnya lalu Melempar ke kaisar Albert lalu mengenai Kepala kaisar Albert sedangkan yang dilempar segera membalikkan badannya lalu menatap anastasya sambil mengusap kepalanya yang sedikit sakit


"rasakan itu jika kau menganggu lagi maka aku akan menjualmu ke


Nenek bergigi palsu"ucap anastasya lalu memanjat ke jendelanya


Kaisar Albert hanya tersenyum mendengar ocehan anastasya lalu menatap sendal yang berada di tanah


"ini pertemuan yang kedua tapi kau sudah membuat jantungku seakan ingin meledak dasar gadis nakal"ucaplah seraya memungut sendal tersebut lalu berjalan ke jendela kamar anastasya Dan meleparnya kedalam


Lalu ia kembali melanglahkan kaki menuju kekediamannya sepanjang perjalan dia terus memikirkan anastasya


Sedangkan di kediaman Bulan anastasya yang keluar dari permandiannya seketika ia melihat sendalnya


"kenapa bisa berada disni? Bukannya tadi aku melemparnya ke kaisar Jablay itu?ucapnya


"ah sudahlah "ucap anastasya lagi lalu naik ke atas ranjang nya dan memejamkan mata nya


Karna terlalu lelah anastasya melewatkan makan malamnya mona yang melihat sang jungjunganya tertidur pulas ia pun tak berniat membangunkannya


kini matahari pun terbit di iringi kicauan Burung yang merdu sedang berteker di pohon sakura disertai hembusan angin pagi sehingga membangunkan seisi istana dan menjalankan aktivitas masing²


Tapi tidak untuk seorang gadis yang masih setia menutup matanya bahkan sudah berapa kali dibangunkan tapi dia masih enggan untuk membuka matanya


"yang mulia ini sudah pagi bangunlah"ucap salah Satu pelayan mona yang melihat jungjungannya masih tidur dia pun menghela nafas bahkan sedari tadi pelayan berganti gantian membangunkan sang permaisuri tapi hasilnya sama saja


"kalian berdua pergila lah untuk memasak biar saya saja yang membangunkan yang mulia"ucap mona lalu di angguki oleh mereka sedangkan pelayan yang lainnya masih berada di samping mona


"yang mulia Bangunlah ada harta karun "ucap mona sambil mengelurkan suara paniknya para pelayanpun bingung melihat kelakuan mona tapi siapa sangka

__ADS_1


Cara itu akhirnya berhasil


"mana mana harta karun cepat ambil karung ayo pergi"ucap anastasya yang antusias


"hahahah"tawa mereka pecah


Anastasya yang melihat mona dan para pelayan tertawa pun seketika mengerti kalau dirinya sedang di kerjai


*Sialan mau taro dimana mukaku ini*batin anastasya


"Mona apa kau mengerjai ku?"tanya anastasya kesal


"maaf yang mulia tapi anda sangat susah di bangunkan"ucap mona menghentikan tawanya saat menyadari sang jungjungan kesal


"sudahlah aku ingin mandi"ucap anastasya para pelayan pun ingin membatu nya mandi tapi ditolak oleh anastasya lalu ia masuk ke dalam permandiannya


Mona yang melihat kebiasaan sang jungjunganmu menggelengkan kepalanya


"ayo kita tunggu yang mulia diluar"ucap mona melangkah keluar kamar anastasya


"Mona apa yang mulia permaisuri sudah terbiasa mandi sendiri"tanya Salah satu pelayan


"iyah yang mulia tidak suka jika ia di mandikan Dan Didandani"balas mona


"tapi kenapa bukannya itu perkerjaan kita sebagai pelayan"ucap pelayan yang lain lalu di angguki Oleh yang lain


"itu memang kebiasaan yang mulia"balas mona lagi lalu berdiri di depan meja makan begitu pula dengan pelayan lainnya Dan kini pelayan yang diperintahkan oleh mona memasak kini menata berbagai macam hidangan di atas meja


Kini anastasya yang sudah selesai sedang aktivitas mandinya pun langsung memakai hanfunya dan memakai cadar nya lalu berjalan ke arah meja makan tanpa berdandang pun anastasya Sudah terliha sangat cantik.


"kalian kenapa masih berdiri disitu apa yang kalian lihat"tanya anastasya "hamba..."


"kalian duduklah dan temanin aku makan jangan berdiri saja disitu"ucap anastasya


"maaf yang mulia tapi tidak pantas makan semaja dengan anda"tolak halus salah satu pelayan


"apa kalian sudah makan?"tanya anastasya dengan suara dingin para pelayan saling menatap lalu menggelangkan kepala secara bersamaan


"lalu kenapa masih menolak kalian juga manusia butuh Gizi cepat duduk dan temanin aku makan"ucap anastasya sambil memasukkan makanan dimulutnya


"tapi yang mulia nanti kami akan dihukum jika ada yang melihat"ucap pelayan yang berada di samping mona anastasya yang memang tidak suka Di tolak pun kesal sakin kesalnya dia mematahkan sumpit yang berada di tangannya


"jika kalian tidak ingin makan maka mulai hari ini angkat kaki kalian dari kediamku aku sangat tidak suka jika ada yang menolak perintahku"ucap anastasya dengan suara dingin sambil meremes sumpit yang ia patahkan tadi sedangkan para pelayan yang mendengar ucapan sang jungjungan pun menunduk takut lalu mereka semua duduk dihadapan anastasya dan makan meskipun agak cangguh tapi mereka terus mengunyah makanan mereka begitu pun juga anastasya

__ADS_1


pelayan di kediaman anastasya ada 6 orang


Selesai makan anastasya duduk di kursi sambil membaca buku buku yang bertumpuk berada di depannya karna pada saat di zaman nya ia memang hobi membaca hampir semua buka yang berada Di perpustakaan rumahnya ia baca


__ADS_2