
Terdengar suara tembakan sedari terus terdengar viona yang menutup mata dengan keadaaan pasrah namun ia sama sekali tidak sakit lalu perlahan membuka matanya betapa kagetnya dia saat melihat putri kesayangannya tertembak di bagian dadanya dan kakinya
"sayang apa yang kau lakukan pada putriku "teriak histeris Viona langsung mengdekap tubuh angela
"Nona"teriak bawahan Angela
"i..buuuu a...kuuu... Say..... Ang Kali... An"ucap Angela terbata bata sambil mengeluarkan darah dari mulutnya
"bangunlah nak bangun kau pasti baik baik saja sayang kenapa kau lakukan ini nak?"ucap Viona menangis histeris karna memang pada saat Danu ingin menembak viona dan kevin tiba²angela berlari dan menjadi kan tubuhnya pelindung untuk Ayah dan ibunya
Disela sela tangisan viona lagi lagi terdengar suara tembakan dan lendakan di mana²
"hahahahahah Wahh pertunjukan yang sangat mengagumkan aku...."
Dooorrr.... Dorrr... Doorr...
belum sempat Danu melanjutkan kata²nya tiba²dia tumbang karna tertembak di bagian kepalanya lalu menghembuskan nafas terakhirnya ke empat kakak angela yang melihat Ayah nya yang pingsang ibu nya yang histeris dan adiknya yang berlumuran darah seketika mereka menjadi panik dan berlari menghampiri mereka ber 3 semua bawahan Danu pun mati termasuk Danu juga
"Angela,ayah,ibu"ucap mereka serempak
Dengan gerakan cepat Dimas langsung menggendong angela dan berlari bagas juga membantu nicolas membawa Ayah nya dan untuk alvaro dia mengendong ibu sambil berusaha menengkannya dengan laju mobil yang cepat mereka sudah sampai di rumah sakit khusus keluarganya
"dokter cepat periksa adikku "teriak dimas dan langsung membawa Angela ke ruangan oprasi dan segera di tangani oleh 2 dokter
"aku tidak mau tau selamatkan adikku "ucap Dimas khawatir
"kami akan berusaha tuan muda"ucap Dokter dan langsung menangani Angela
sedangkang Bagas dan nicolas membawa ayahnya ke ruangan UGD untuk di tangani oleh para perawat dan 1 Dokter yang sudah menunggu karna di rumah sakit khusus Keluarga Ealderick memekerjakan 10 Dokter provisional sedangkan Viona sendiri dari tadi menangis
Di kursinya ke 4 anak laki²nya pun berusaha menengkan Viona
"ibu maaf ini karna kelalaian kami"ucap bagas yang duduk di lantai sambil menunduk dan di ikuti ke 3 saudaranya
"tidak nak ini karna kesalahan ibu hiks hiks"ucap Viona langsung memeluk ke 4 putranya
Tiba²ruang UGD terbuka viona dan ke 4 putranya langsung berdiri
__ADS_1
"bagaimana keadaan suami saya dok"
Tanya Viona dengan khawatir
"pak kevin baik²saja nyonya "ucap dokter tersenyum
"terimakasih dok"ucap Viona
"sama²nyonya ini memang kewajiban kami"balas dokter dan tersenyum lagi
Seketika beban pikiran mereka sedikit berkurang tinggal menunggu ruangan milik angela belm ada tanda ²seseorang keluar
"kau boleh pergi "ucap Alvaro dengan nada dingin
"baiklah saya pergi dulu "ucap dokter itu
*astaga didalam sutuasi seperti ini mereka masih tetap bersikap dingin*batin dokter itu dan pergi dari sana
Sudah hampir 1 jam mereka menunggu akhirnya ruangan itu terbuka keluarlah dokter dengan raut wajah yang khawatir dan takut
"Bagaimana dok anak saya baik ²Saja kan?Tanya viona langsung berdiri di ikuti ke 4 putranya
Belum sempat dokter itu melanjutkan kata katanya bagaspun langsung mengcengkram Kerah baju dokter itu
"aku tidak ingin dengar alasanmu sialan cepat sembuhkan adikku"teriak bagas
"MA...maaf tuan kami sudah berusaha tapi kemanpuan kami juga ada batas... "ucap dokter tersebuh dengan takut
"keluargaku membayar kalian dengan mahal aku tidak mau tau cepat lakukan yang terbaik untuk adikku brengsek"Teriak bagas sedangkang dokter yang lainnya hanya menunduk takut dan para perawat memindahkan angela ke ruangan UGD
"bagas sudah nak ayo temui adikmu"ucap viona sambil mengelus pundak anaknya bagaspun melepas kan cengkramannya
Mereka pun masuk ke ruangan UGD karna angela memang sudah di pindahkan ke ruangan di mana ayahnya berada saat sudah sampai saat Viona memeluk tubuh putrinya
"nak bangunlah nak ini ibu apa kau ingin tetap menutup matamu sayang? "ucap viona menangis sambil mengelus wajah pucat putrinya
"sayang apa kau tau kami menunggu sedari tadi jadi bangunlah kami merindukan adik kita yang cantik ini bangun"ucap Nicolas berdiri di samping ibunya dan mencium puncak kepala adiknya itu
__ADS_1
"yah sayang bangunlah apakau tidak ingin menghukum kakakmu yang lalai ini?"tanya bagas sambil menangis
Tiba² Ada suara yang Mengagetkan mereka
"apa adik kalian baik²Saja?"ucap kevin dengan lemah viona pun membalikkan badannya dan langsung memeluk tubuh suaminya yang ada di atas ranjang pasien
"hiks sayang Anak kita hanya punya waktu 1 jam untuk bertahan hiks.. Aku gagal menjadi orang tua"tangis Viona pecah dan menceritakan semuanya bagaikan tersambar petir di siang bolong kevin tidak menyangka putrinya yang ia sayangi mengorbankan dirinya ke empat putranya juga sangat menyesal karna mereka sangat terlambat menyelamatkan adiknya karna tangisan viona lumayan keras angela pun membuka matanya "ada apa? Ucap angela lemah merekapun melihat ke arah angela yang sudah bangun "dek mana yang skit?tanya ke 4 kakak angela serempak angela pun jadi terkekeh "sayang kau sudah bangun nak? Jangan tinggalkan ibu nak "ucap viona lalu menghampiri angela sambil menggenggam tangan putri nya itu"ibu aku tidak akan tenang jika ibu selalu menangis"ucap Angela dengan lemah Wajahny yang cantik kini semakin pucat Angela melihat ke arah ayahnya "Ayah berjanjilah jaga ibuku dan ke 4 pahlawanku jaga diri Ayah juga juga yah"ucap Angela seakan memohon ke pada Ayahnya
"iya nak Ayah berjanji "ucap Kevin menahan Air matanya ucapan Angela membuat mereka para dokter terharu tanpa sadar Air mata mereka menetes
"apa ada yang skit sayang? Tanya Nicolas pada adikknya
"yah disini sakit"ucap Angela menunjuk ke arah dadanya
"sini kakak periksa yah!"ucap dimas
"tidak usah kak apa kalian tau saat angela lihat kalian menangis angela jadi sakit hati lagi "ucap angela lembut
Ke empat saudara nya pun menghapus Air matanya"apa Sudah sembuh? Tanya Alvaro sambil mengusap kening adiknya
"yah sudah kakak angela Minta sesuatu jagalah ayah dan ibu karna angela ingin tidur "ucap Angela sambil menutup menutup matanya
Semua orang pun menjadi panik "sayang bangunlah aku mohon bangunlah"ucap ke empat kakak laki²Angela
Sedangkan kevin dan viona hanya berpelukan sambil menangis mereka sangat terpukul
Dokter yang sedari tadi berdiri di luar ruangan langsung masuk
"biar saya periksa "ucap dokter tersebut
"maaf nona angela sudah tidak ada maaf kami tidak bisa melakukan apapun"ucap dokter tersebut menunduk
"sayang bukankah tadi kau bilang ingin tidur?bangunlah nak"ucap viona kevin pun mengelus pundak istrinya
"sayang buka matamu apa kau tidak ingin menganggung kakak mu ini lagi"ucap Alvaro mengdekap tubuh angela yang kaku
"dek bangunlah kakak janji akan memberikan apapun untukmu asal kau membuka matamu"Ucap Dimas yang berada di samping Alvaro sedangkan Bagas dan Nicolas terduduk di kursi sambil menahan sesak di Dada mereka sunggu mereka semua tidak menyangka orang yang Mereka sayang sudah pergi meninggalkan mereka selama lamanya.
__ADS_1
HAY GUYS SEGINI DULU YAH MAAF KALAU ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN