
"kenapa kau menanyai itu ai'er?"ucap yuan an
penasaran dengan aira.
"gak papa"ucap aira membuat yuan an kesal.
"kau hanya perlu lihat dan bahagia dengan kabar yang akan berlaku pada masa hadapan"
ucap aira menyeringai kejam membuat sesiapa saja akan ketakuta begitu juga yuan an.
"kenapa kau mengeringai seperti itu ai'er"ucap yuan an pelan.
"kenapa?"tanya aira tanpa dosa membuat yuan an ingin sekali menjitak kepala aira.
♡♡♡
"dao jiejie"
"ada apa an mei mei?"tanya dao.
"aku ingin keluar berkeliling istana bisa?"ucap yuan an membuat dao melebarkan matanya.
"tidak bisa! bagaimana jika selir wei atau mei bertemu denganmu?"ucap dao cemas.
"tidak apa apa..itu akan lebih bagus"ucap aira menyeringai iblis membuat dao menelan ludahnya kasar.
"baiklah..tapi aku akan menemanimu"ucap dao dan lansung ditolak keras oleh aira.
"tidak!aku hanya ingin sendiri"ucap aira dan berlari keluar dari kediamanya.
__ADS_1
"anak nakal"ucap dao pelan dan mengeleng kan kepalanya lemah.
♡♡♡
"hmm...kaadan disini nyaman bangat..gaada yang ganggu"ucap aira duduk di bawah pohon yang agak besar dan nyaman.
"apakah di sini tiada pelayan atau penjaga?"
tanya aira kepada yuan an.
"tidak ada ai'er...itu adalah perintah kaisar lan zhang sendiri"ucap yuan an tersenyum kecut.
"dasar kaisar brengsek...!"ucap aira kesal. tiba tiba suara yang sangat dikenali oleh yuan an memangil namanya.
"hohoho....~jadi permaisuri yuan an yang jelek ini sudah sembuh ya~"ucap selir mei sedangkan aira memotar bola matanya malas.
"bisakah kau menyingkir?kau terlalu merusak permandangan indah dihadapanku"ucap aira berusaha sabar.
ucap selir mei menarik rambut aira.
"jangan kau berani menyentuh sehelai rambut pun selir kotor!"ucap aira keras.aira memang terkenal kasar dingin dan pemarah.apa yang dikatakanya harus tejadi walaupun mustahil.
"beraninya kau mengunakan suara yang keras kepadaku jelek!"ucap selir mei menarik lengan hanfu merah milik aira.
"(bruk)"suara seseorang.
"hahaha..lihatlah dirimu selir mei...bukankah kah yang terlihat jelek?"ucap aira tertawa mengejek.
tak lama selepas selir mei terjatuh terlihat kaisar dan beberapa orang pelayan membantu selir mei berdiri sedangkan aira acuh dan sibuk menatap langit biru yang sangat indah.
__ADS_1
"beraninya kau membuat selir mei terluka permaisuri an!"ucap kaisar lan zhang murka.
"memang aku berani dari perut ibuku lagi ko"
ucap aira membuat semua orang disana melongo tak percaya apa yang dilihatnya.
"beraninya kau menjawab perkataan zhen!"
ucap kaisar lan zhang murka.
(zhen( aku )—cara kaisar menyebut dirinnya di hadapan orang)
"kenapa harus takut kepadamu?"ucap aira membuat muka kaisa lan zhang memerah menahan marah.
"baiklah..jika kau tidak ingin berbicara lagi.."
ucap aira dan menghilang entah kemana.
"kemanakah permaisuri itu pergi!?"tanya kaisar kepada penjaga dan pelayan yang bersamanya tadi.
"maafkan hamba yang mulia...tetapi hamba tidak melihat kemana yang mulia permaisuri pergi"ucap salah seorang pelayan bersujud diikuti oleh semua pelayan dan penjaga.
"baiklah."ucap kaisar lan zhang dan mengendong selir mei.tentu saja selir mei tidak menolak atau melawan perlakuan kaisar.
"yang m..ulia...ughhk"ucap selir mei dengan sandiwaranya.
"kau kenapa selir?"tanya kaisar panik dan berlari laju ke arah istana.
♡♡♡
__ADS_1
"tabib!cepat ubati penyakit selir mei!"ucap kaisar dengan wajah paniknya.
"yang mulia..nona mei mengalami trauma..sebaiknya jangan membawanya ke tempat yang baru saja dikunjunginya tadi dan perlu sentiasa di temani oleh orang yang penting untuknya"jelas tabib yang dibayar oleh selir mei untuk membohongi kaisar.dengan bodohnya kaisar mempercayainya