
pagi-pagi sekali AIDA suda bangun untuk menuju dapur buat menyiapkan sarapan.sesampainya di dapur, AIDA di sambut oleh para pelayan.pagi non.pagi bi buat apa nona ke dapur pagi-pagi begini ada yang di perlukan nona?? tidak ada bi saya kesini mau menyiapkan sarapan. oh tidak Usa nona kamu kan nyonya nya tuan muda jadi nona tidak Usa mempersiapkan biar bibi aja yang mempersiapkannya. tidak apa-apa kok bi aku Uda biasa kok di ruma setiap pagi aku bangun untuk mempersiapkan sarapan dan jualan-jualan kue saya. setelah semua sarapan sudah siap di meja AIDA kembali ke dapur menanyakan bibi terang apa yang biasa di minum Rei kalau lagi. oh tuan muda biasanya kalau pagi di siapkan kopi.setelah selesai mempersiapkan semua AIDA pun kembali ke kamar sesampainya di kamar AIDA tidak melihat Rei ternyata Rei sedang berada di ruangan balkom sedang menelfon dengan jesica.ada apa lagi si Jes Rei apa yang kamu lihat itu tidak benar Dika dan aku tu lagi bahas tentang pekerjaan tentang pemotretan aku kita ngga ada hubungan apa-apa.apa itu benar???..iya benar dan sekarang aku lagi di Amerika untuk melakukan pemotretan. him jadi kamu ngga jadi marain aku lagi kan Hani?...him,Hani aku bole minta sesuatu ngga aktifkan kartu kredit aku kembali dong aku mau belanja ni,him nnti aku aktifkan.begitu besarnya cinta reidan kepada Jesica sampai dia tetap percaya walau selalu di bohongin.reidan kembali ke kamar ngapain kamu hanya berdiri aja disitu? sana siapkan pakaian saja saya mau kekantor .baik tuan,himmm..dan satu lagi sebelum kekantor saya akan mengantarkan kamu ke rumah saya.baik tuan selesai AIDA mempersiapkan pakaian reidan AIDA pun memberikan kamar,reidan yang baru aja habis mandi langsung keluar dan melihat AIDA yang sedang beres-beres reidan yang keluar hanya menggunakan handuk selutut membuat AIDA kaget dan memalingkan badannya.kenapa kamu memalingkan wajahmu ha???...tidak tuan saya keluar dulu ya tuan.tidak,kamu disini aja di saat reidan sedang mengganti baju dia selalu melirik ke AIDA yang seakan mematung membelakangi dia Rei senyum -senyum melihat tingka AIDA. setelah selesai Rei memakai baju,Rei pun mengajak AIDA untuk turun.sesampainya di meja makan reidan dan AIDA pun duduk dan kemudian omah,Ica dan mama papahnya reidan turun mereka pun makan bersama-sama mereka pun semuanya kaget dengan apa yang di lihat oleh mereka biasanya mereka setiap pagi sarapan dengan menu-mahalan tapi kali ini mereka sarapan makan asli Indonesia ini siapa yang masakin tanya ibunya reidan dengan nada sedikit tinggi. sasasaya mah oh ini kamu yang masakin pantes makan kampung rupanya kamu yang masak ya ketus mamanya reidan.apan si mari kita makan pungkas Oma kan setiap hari kita makan makanan mahal apa salahnya kita makan makan kampung sesekali. di saat mereka makan dengan bersaman mereka mengeluarkan suara enak juga, lalu mamanya Rei pun berkata, ternyata makanan kampung enak juga ya, hebat juga kamu pinter masak selesai semuanya makan Rei pun berpamitan dengan keluarganya karna ian dan AIDA akan kembali ke rumahnya.rei jaga AIDA ya omah tidak mau terjadi apa-apa kepadanya.iya omah Rei dan AIDA pamit dulu ya,setelah AIDA Salim ke keluarga mereka pun menuju mobil.