
"kapan?, soalnya disini juga banyak anak SMA tiba-tiba jatuh pingsan."
*kata pria itu*
"hari ini, jika jam itu belum sangat lama."
*kata Feng shui*
"ohhh......kalo itu saya tahu, mw saya tunjukin jalannya."
*kata pria itu*
(sebut sja dia pria itu)
setelah itu pria tersebut menunjukkan jalan dan akhirnya.....
Feng shui melihat dari kaca pintu dan bersedih.
"ada apa?, apakah kamu mengenalnya."
*kata pria itu*
"dia kakak saya."
masih terlihat sedih.....
setelah itu dokter yang menangani Lin Dan keluar.
menarik tangan dokter....
"dokter..... bagaimana keadaannya?, sebenarnya apa yang terjadi kenapa dia bisa begitu."
"tanya Feng shui*
"dia terkena demam flu dan batuk, untungnya belum parah dan kami bisa menanganinya."
*kata dokter*
"dokter sembuhkan dia...aku tidak mw dia kenapa-kenapa apalagi sampai dia sakit seperti itu."
*kata Feng shui dengan wajah sedih*
"tenang saja....kami akan semampu mungkin untuk menyembuhkannya, berdoa saja semoga dia cepat sembuh."
*kata dokter*
"emmmm....."
masih melihat kekaca dan bersedih....
pria itupun masih belum pergi dan dia dengan baik ingin menghibur Feng shui.....
__ADS_1
"jangan terlalu bersedih anak muda, kamu masih beruntung punya segalanya bahkan tanpa bekerja kamu bisa meminta uang...coba kamu lihat saya sudah miskin tidak punya uang bahkan menyelamatkan nyawa pun tidak bisa."
*bersedih*
Feng shui kembali duduk dan berkata...
"kamu tahu walau begitu kehidupanku masih serasa suram, kehilangan banyak orang tersayang.walau begitu harus tetap sabar dan selalu tabah."
*kata Feng shui*
"emmm...."
*mengangguk kepala*
disisi lain lagi Lisa dan unchie shen pergi dan kembali keasrama masing-masing.
"sampai disini saja kak, terimakasih karena sudah mengantarku."
*kata Lisa*
"emmm....sudah sana masuk nanti teman kamu panik."
*dengan tersenyum*
tidak sengaja dilihat oleh salah satu teman sekamarnya.
mengintip......
*melambaikan tangan*
*lalu dibalas oleh unchie shen dengan lambaian tangan juga*
pergi......
kembali keasrama dan belajar.
tiba-tiba datang Lin xiao kekamar.
"btw punya nomor adik kelas itu nggak?."
*tanya Lin xiao dengan mengangkat alis*
"siapa?."
*tanya balik*
"sttttt....siapa lagi kalo bukan adik kelas yang baru-baru ini dekat denganmu."
*kata Lin xiao*
"Lin...Lin...ada apa kenapa meminta nomornya?, apa jangan-jangan kamu mw....."
__ADS_1
*kata unchie shen*
"aku bukan tipe yang seperti itu, lagipun aku hanya ingin tahu saja. dia itu seperti apa, sampai kamu bisa baik dan mw lagi ngobrol sama dia segampang itu. kalo cewek lain belum tentu bisa."
*kata Lin xiao*
"sudahlah kamu terlalu berlebihan."
*kata unchie shen*
Lin xiao pergi......
unchie shen hanya melihat dia kembali kekasurnya....
menggelengkan kepalanya.....
disisi lain Lisa datang dan langsung istirahat karna terlalu capek.
tertidur.....
tiba-tiba datang 2 teman sekamarnya bersama Kitty dan membicarakan tentang apa yang dilihat mereka saat Lisa bersama unchie shen.
"apa kalian tahu tadi aku melihat Lisa diantar oleh kakak kelas."
*kata teman sekamarnya*
"yang benar saja?, kapan."
*tanya*
"tadi....bahkan mereka terlihat sangat dekat."
*kata teman sekamarnya*
"lalu jika hanya berjalan bersama memang kenapa?."
*tanya Kitty*
"bukan apa-apa hanya takut saja banyak gosip bilang nanti dikira mereka pacaran."
*ngegibah*
"ohhhh....begitu...kalo misalnya aku jalan sama tang fang dan tang du berarti dikiranya aku pacaran sama mereka berdua langsung."
*kata Kitty*
"bukan begitu...."
wajah ngambek dan pergi....
Lisa terbangun dan mendengarkan semua perkataan mereka hanya bisa terdiam. Lisapun kembali istirahat walau hatinya hancur.
__ADS_1