Persoalan Cinta

Persoalan Cinta
episode 15. mulai memahami rasa sayangnya.


__ADS_3

ketika Lala berlari mencari Rey. kaki Lala sempat tersandung batu,hal itu membuat Lala terjatuh dan terluka. tapi Lala tidak pantang menyerah, Lala masih terus nekat mencari keberadaan Rey, walaupun kakinya terluka itu tidak lah penting untuk Lala saat itu, yang terpenting untuk nya saat itu adalah mencari Rey dan melihat keadaannya apakah dia baik baik saja.


diatas panggung, lili sudah selesai menyanyi. dan sudah giliran penampilan dari kelas lain.


ketika lili turun lili mencari Rey dan Lala yang mana saat lili turun dari atas panggung dia tidak melihat Lala maupun Rey.


lili memanggil nama keduanya tetap tidak ada jawaban.


saat lili melihat lihat sekitar panggung. tiba tiba Aska datang dan langsung memegang pundak nya dari belakang sambil berbicara kecil seperti orang berbisik kepada Lili.


"ada apa lili?" ucap Aksa.


badan lili pun bergetar karena kaget tiba-tiba ada orang yang memegang nya dari belakang dibagian bahu. "eh ehm tidak ada apa apa kok Aksa" ucap lili yang menjawab pertanyaan dari Aska dengan suara yang sedikit bergetar dan gugup.


disisi lain....


Rey tidak sengaja melihat Lala yang terlihat bingung seperti orang sedang encari seseorang dan berjalan sedikit pincang.


saat Rey hendak menemui Lala...


penjual pop es pun menghentikan Rey dan berkata "nak kamu mau kemana es mu ini sudah hampir jadi tapi kamu mau pergi gitu aja, mana belom bayar lagi" ucap bibik bibik sang penjual pop es.


Rey pun kembali duduk sambil menunggu pesanan pop es nya jadi.


tapi sat Rey melihat lihat kembali ternyata Lala sudah tidak ada disitu.


Rey bingung ada apa dengan Lala, kenapa dia terlihat kebingungan dan ada apa yang terjadi dengan kenapa dia berjalan pincang seperti itu.


Lala.....


Lala terus mencari Rey, dan menelusuri seluruh kantin yang ada, sambil terus bertanya kepada setiap orang yang lewat disana.


entah Lala lupa atau sangking paniknya dia tidak sadar kenapa dia tidak menelpon Rey langsung saja tanpa repot-repot harus keliling sekolah Hannya untuk mencari Rey saja.


begitu juga dengan Rey kenapa harus bingung memikirkan Lala. kalau memang pengen tau ada apa dengan Lala harus nya kan Rey bisa nelpon Lala.

__ADS_1


(sungguh untuk mereka berdua handphone itu seperti tidak ada gunanya)


tak lama kemudian acara lomba hari ini sudah selesai dan di tutup untuk hari ini.


perlombaan akan dilanjutkan besok dengan perlombaan yang selanjutnya yang sudah di tentukan.


untuk pembacaan pemenang hari ini akan dibacakan nanti ketika pembagian hadiah.


semua murid sudah pulang tapi Lala masih saja berkeliling mencari Rey.


dan syukur nya mereka tidak sengaja bertemu dengan saling bertumburan.


mereka sama sama tidak memperhatikan jalan ketika berjalan.


Lala sibuk melihat kiri kanan sehingga tidak fokus pada jalan depan.


begitu juga dengan Rey, Rey sibuk dengan handphone nya sendiri dan membalas pesan dari para anggota OSIS di grup wa. sehingga perhatian Rey teralihkan dan membuat Rey tidak sengaja menumbur Lala yang sedang ada di depannya.


"aauuhh aduh apa apaan sih kalau jalan itu liat liat dong, sakit tauk kamu tidak lihat aku sedang berjalan didepan mu!" ucap Lala yang dengan keras memarahi Rey, Lala masih belum melihat saat itu karena Lala masih sibuk merapikan bajunya dan mencoba untuk Bagun. Lala jatuh yang kedua kalinya makanya dia agak susah berdiri sehingga dia tidak sadar kalau yang menumbur nya tadi dan yang ada di depannya saat ini adalah Rey, orang yang sedang dia cari cari.


Lala terkejut!...


dia tidak tahu kalau itu adalah Rey. saat Lala melihat kalau itu yang ada didepannya adalah Rey, Lala langsung memeluk nya.


Lala langsung memberikan banyak pertanyaan kepada Rey sekaligus meminta maaf karena sudah memarahi Rey tadi


Rey hanya tersenyum ketika Lala yang banyak ngomong, cerewet sekali dihadapan nya.


Rey bisa lihat dari sikap Lala dan rasa ke khawatiran nya dia terhadap rey ketika tau bahwa Rey lagi ada masalah.


rey senang ternyata ada orang yang begitu memperdulikan dia dan sangat menyayangi nya dengan tulus.


dari sekian banyak ucapan Lala untuk Rey. Rey hanya bisa menatapnya saja dengan senyuman yang sangat lebar. Rey bisa mengambil kesimpulan dari sikap Lala saat itu. bisa dilihat bahwa lala itu anaknya sangat penyayang sekali, terlebih lagi pada orang yang sepesial yang ada dihatinya. entah ada masalah besar atau kecil yang sedang dialami orang itu maka Lala langsung menghawatirkan nya dan langsung memikirkannya terus sebelum dia yakin dan melihat sendiri bahwa orang itu baik baik saja.


setelah Mereka berdua saling bertemu. mereka pun pulang kerumah. Lala diantar Rey sedangkan lili pulang sendiri naik angkot.

__ADS_1


disisi lain....


dirumah ibunya Noval....


ibu Novi sedang membereskan rumah.


tak lama mantan suaminya datang yaitu Rangga ayah dari noval dan Aska.


ibu Novi sangat shock karena melihat kedatangan Rangga yang sangat tiba-tiba sekali.


"mas ada apa? kenapa kamu kesini. dimana istri mu? ada perlu apa kamu kesini jauh jauh untuk menemui ku" ucap Novi dengan berbagai pertanyaan.


"tidak ada apa apa. aku disini hanya ingin bertanya kepada mu secara langsung mengenai anak anak kita". jawab Rangga dengan simpel.


" sudah lah mas, emang nya apa peduli mu dengan anak anak. lagian tidak ada yang perlu dibahas atau dipertanyakan mengenai anak anak. cukup aku yang tau mengenai anak anakku". ucap Novi.


" hey apa ini. mereka adalah anak ku. kamu tidak punya hak terhadap mereka, seharusnya hak asuh mereka itu jatuh ke tangan ku. karena aku yang sanggup membiayai mereka berdua". ucap Rangga dengan sombong


saat mereka berbicara. datanglah seorang perempuan yang cantik dan masih terlihat seperti anak muda.


dia adalah istri kedua dari Rangga bernama Vani.


saat Vani datang. Novi langsung mengusir nya dan menyuruh nya untuk pergi dari rumahnya.


Novi dengan berani memegang tangan Vani dan mendorong nya keluar dari rumah tepat dihadapan Rangga.


Ketika melihat itu, Rangga tidak tinggal diam.


dia justru menampar Novi dengan keras dan berteriak dengan keras sekali.


Rangga tidak terima istrinya diperlukan tidak pantas dirumah mantan istrinya.


Rangga mengancam apabila dia melakukan hal yang tidak sopan dan berani menyakiti istrinya maka dia akan langsung mengambil anak nya dari genggaman Novi.


Novi terdiam dan hanya bisa melotot kepada Vani ketika Rangga mengucapkan hal itu.

__ADS_1


__ADS_2