Persoalan Cinta

Persoalan Cinta
episode 21. kebersamaan diselala kesibukan.


__ADS_3

Rey tersenyum mendengar jawaban Lala.


Lala ternyata anak yang jujur sekali dia tidak merasa malu sedikit pun dan dia menjalani hukumannya dengan sangat baik, ikhlas, tulus dan Tampa mengeluh.


"Oo begitu. pasti ini hukuman dari pak kumis Iyah kan Lala?. aku boleh gak bantuin kamu pliss!!!.." ucap Rey.


"iya Rey ini adalah hukuman dari pak kumis yang harus aku jalani mau tidak mau. kamu tidak perlu membantu ku. ini adalah tugas ku dan sudah menjadi tanggung jawab ku. jadi kamu tidak perlu repot-repot membantu ku Rey" ucap Lala yang menolak bantuan dari Rey.


sambil memegang tangan Lala dan menatap matanya Rey berkata " pliss Lala aku mohon izinkan aku untuk bisa membantu mu menyelesaikan semua hukuman mu ini. lagian pak kumis kan tidak bilang kau hukum ini tidak boleh di bantu siapa pun, Iyah kan la bukan begitu?. jadi tidak ada salahnya dong kalau aku membantu mu"!!!....


"menang benar Rey pak kumis tidak mengatakan itu. tapi ini adalah hukuman untuk ku atas kesalahan yang telah aku perbuat sendiri. lalu kenapa kamu harus ikut membayar nya?...


apabila seseorang berani berbuat maka dia harus berani menerima resiko nya kan? apapun hukumannya harus lah berani menjalani nya kan? bukan kah begitu Rey? apakah itu salah?".... ucap Lala yang tetap menolak untuk dibantu Rey.


" kamu benar Lala itu semua nya benar sekali.


tapi hukuman ini cukup berat untuk suatu kesalahan kecil dan tidak disengaja!!!...


lomba kedua juga akan segera dimulai dalam waktu 30 menit lagi...


lalu nanti bagaimana dengan mu?...


apakah kamu bisa mengejar waktu yang sangat singkat itu untuk ikut lomba?...


Lala pliss deh coba kamu pikirkan kalau kamu menjalankan hukum ini pasti kamu tidak akan bisa ikut lomba nanti. bayangkan saja kamu bolak balik mengantarkan makanan ini dengan jumlah yang tidak sedikit dan dengan jarak yang lumayan jauh itu membutuhkan waktu yang lama" ucap Rey yang terus mencoba menjelaskan Lala.


" iya Rey aku menang ingin ikut lomba itu. tapi kan waktu nya masih setengah jam lagi. aku akan berusaha untuk bisa tepat waktu agar aku bisa ikut lomba dan tetap menjalankan tugasku Tampa harus merepotkan mu Rey".


" Lala tolong mengertilah maksud ku ini.


aku ingin kamu bisa ikut lomba itu dan menjadi seorang pemenang. dan bukan itu saja aku ingin membantumu agar kamu tidak kecapean, kamu bisa liat kan cuaca saat ini!.... panas, panas sekali!!!.... aku tau setiap perempuan itu anti banget sama panasnya matahari karena takut kulit nya nanti bisa terbakar. iya kan Lala iya to. apalagi seorang Lala yang sangat mementingkan fashion. warna kulit juga sangat penting kan untuk Mu karena itu juga fashion". ucap Rey.


" Rey ada apa dengan mu? kenapa kamu begitu peduli dengan ku?"... ucap Lala.


sambil menatap dan menggenggam tangan Lala Rey berkata "karena aku tidak mau kamu kecapean bolak balik dihari yang panas ini dengan naik sepeda dan keinginan mu untuk ikut lomba itu menjadi punah dan harapan mu untuk menjadi seorang pemenang juga akan menjadi khayalan saja". ucap Rey.

__ADS_1


Lala terdiam....


cukup lama Lala menjawab ucapan Rey tadi karena masih berfikir haruskah dia mengizinkan Rey untuk bisa membantu nya?


Lala mengamati setiap perilaku dirinya terhadap lala dan mencoba memahami perkataan Rey dan maksud Rey....


setelah cukup lama terdiam dan berfikir Lala pun tersenyum dan memutuskan bahwa dia mengizinkan Rey untuk membantu nya saat ini.


Rey yang mendengarnya langsung tersenyum, tertawa dan mencubit hidung lala secara sepontan.


Lala melotot melihat tingkah Rey yang sangat menggemaskan itu, kemudian Lala juga membalas pelakunya kepada Rey, yang mana Lala mencubit hidung mancung milik Rey itu.


mereka terlihat bahagia dan cukup romantis saat itu. yang mana duduk berdua di kantin dengan suasana keramaian khas kantin, aroma yang segar dari masakan makan kantin, seperti (bakso, sate, gorengan, mie ayam, dll), beserta teriakan siswa siswa yang sedang memesan makanan.


tak berselang lama Lala di panggil untuk mengambil pesanan nya.


Lala pun berjalan sambil berlari kecil menuju pesanannya tadi yang sudah siap diantar.


sedangkan Rey masih duduk menunggu Lala.


sedangkan Lala kembali berlari menuju kantin yang berikutnya dan memesan makanan 10 porsi kembali. begitu juga seterusnya.


ketika pesanan yang kedua sudah siap dan Rey belum kembali kini giliran Lala yang mengantarkan nya. tapi sesuai dengan perintah pak kumis tadi bawah dia harus menggunakan sepeda untuk mengantarkan makanan tersebut.


di perjalanan.....


Lala dan Rey saling bertemu dari arah yang berlawanan.


Lala yang menggunakan sepeda dan Rey yang menggunakan motor secara bersamaan mereka berdua tersenyum dan melambaikan tangan.


tak lama kemudian....


Rey sudah datang di sekolah dan berlari menuju kantin. kemudian mengambil pesanan yang selanjutnya dan langsung bergegas kembali mengantarkan pesanan itu kerumahnya pak kumis.


ketika Rey sampai di rumah pak kumis, Lala baru saja keluar dari rumah pak kumis menaruh pesanan makanan itu.

__ADS_1


maklum Lala lambat karena naik sepeda sedang Rey naik motor.


setelah Rey selesai mengantarkan makanan itu. Rey dan Lala berangkat sekolah kembali secara bersamaan. Rey menaiki motor dengan lambat dan mengawal Lala dari belakang.


Iyah begitu lah mereka melakukan hukum secara bersamaan sama dengan senang Tampa mengeluh sedikitpun.


oke kita tinggalkan saja mereka berdua....


kembali lagi di sekolahan...


diruang ganti lili sedang bersiap-siap untuk fashion show nanti.


ketika keluar dari ruangan ganti lili baru ingat bahwa dia lupa membawa sendal high heels nya.


lili panik tidak karuan hingga bingung harus berbuat apa. apakah dia harus menggunakan sepatu sekolah?... tentu tidak mungkin.


setelah cukup lama berfikir lili akhirnya memutuskan untuk pulang dan pergi menggambil sandal high heels nya dirumah.


tapi ketika hendak berjalan, baru melangkah satu kali. dia ingat kembali... bahwa dia berangkat sekolah kan diantar oleh kakaknya, jadi bagaimana dia pulang dengan cepat kalau tidak naik kendaraan!....


lili kembali bingung....


lili mondar mandir di depan kelas dengan menggunakan gaun berwarna gold....


saat berbalik badan yang kesekian kalinya lili bertabrakan dengan Aska yang tengah sibuk melihat hp tanpa memperhatikan jalan.


"aaww" ucap lili secara sepontan.


" aduh maaf Iyah saya tidak melihat tadi. apakah kamu baik baik saja?" ucap Aska yang menunduk mengambil hp nya yang jatuh dan masih belum sadar dengan keberadaan lili yang ada di depannya.


" iya Aska aku tidak apa-apa kok... lalu bagaimana dengan mu? hp mu juga tidak rusak kan?"... tanya lili yang ikut menunduk dan tidak sengaja memegang tangan Aska karena ingin mengambil hp nya untuk melihat keadaan hp itu apakah baik baik aja tidak rusak.


Dengan terkejut Aska langsung mencoba berdiri ketika melihat bahwa wanita yang dia tabrak tadi adalah lili. tapi saat Aska hendak berdiri...... kepala Aska malah terbentur dengan lili......


sontak mereka berdua kembali menjerit kesakitan untuk kedua kalinya.....

__ADS_1


__ADS_2