
" Ibu bapak lihatlah ini, nilai-nilai ku sangat bagus,aku juga mendapat kan beasiswa di kota
teriak gadis berjilbab seraya berlari kedalam rumah.
BRUK..
Tas dan ijazah yang ia bawa jatuh begitu saja
ke atas lantai rumah nya yang hanya tanah liat.
Matanya membulat sempurna karena tak percaya ,dengan apa yang ia lihat.
...ibunya dengan mata sembab,duduk di atas tanah di samping tempat tidur sang bapak yang terbaring dengan wajah pucat....
Kaki kecilnya ia bawa berjalan mendekati sang bapak ,yang tengah menutup kedua matanya.
tangan gadis itu mencoba mengguncang bahu sang bapak, berharap sang bapak membuka mata dan tersenyum ke arah nya.
tanpa sadar air matanya mengalir di kedua pipi mulusnya.
"Ayah lihatlah, Azura mendapat nilai terbaik di sekolah, Azura juga dapat beasiswa di kota dan Azura akan menjadi orang sukses seperti yang bapak dan ibu ingin kan.
__ADS_1
Azura akan membuktikan kepada semua orang
kalo Azura bisa sukses..
tapi ayah harus buka mata....seru gadis berjilbab itu dengan derai air mata ðŸ˜ðŸ˜
yang terus mengalir di kedua pipi nya.
tangan mungil nya terus mengguncang tubuh sang bapak yang sudah terbujur kaku,
sang ibu yang melihat putrinya terus menangis 😠mulai khawatir,ia mulai mengangkat tubuh sang putri dan di bawa ke dalam pelukan nya.
tidak ada yang menjadi sandaran karena pemimpin mereka telah tiada .
"Relakan bapak sayang, biarkan bapak pergi dengan tenang..kata sang ibu mencoba menguatkan sang anak
"Kenapa bapak tega ninggalin kita buk..?
dan siapa yang akan melindungi kita...?
kata Azura dengan berlinang an air mata
__ADS_1
" Kita masih punya Allah sayang,kita pasrahkan semua hanya kepada Nya,
dan Allah tidak akan memberikan coba an yang melebihi batas kemampuan hambanya
dan kita ingsya'alloh mampu melewati semua ini...kata sang ibu mencoba menguatkan putrinya.
...mereka masih berduka dan berlinang air mata, hingga jasad sang ayah selesai di makam kan dengan bantuan para warga....
Bahkan ketika mereka sampai di depan rumah kecil nya.mereka harus kembali terisak dan mencoba kuat untuk menghadapi semua ini.
" Heh,mana uang yang kau pinjam dari bos kami 4 bulan yang lalu.
dua orang pria dengan baju serba hitam
berkata kasar kepada mereka
" maaf pak ,saya mohon beri saya waktu lagi.
suami saya baru saja meninggal dan saya belum punya uang sama sekali..kata ibu Azura memohon agar mereka mau ,
memberikan sedikit waktu ,untuk membayar semua hutang yang ia pinjam untuk bertobat sang suami
__ADS_1