
Setelah bangun dari pingsan (terlalu lebay), Xio Li pun memasuki rumah modern tersebut. Yah, Xio Li memasuki rumah modern hanya untuk bersantai.
Saat sedang enak-enaknya bersantai, tiba-tiba ada suara yang meneriaki dirinya.
"MEIMEI... BANGUN..." teriak suara tersebut, Xio Li yang mendengar hal tersebut kaget dan mulai mencari asal suara tersebut.
Ternyata asal suara tersebut berasal dari seekor Naga berwarna merah dalam versi mininya.
(bayangin aja versi imutnya)
"Kau ini mengagetkanku saja, oh iya tapi siapa kamu" tanya Xio Li bingung 🤔.
"Haah... kau ini selalu pelupa, apakah kau tidak ingat dengan gegemu yang tampan" ucap naga tersebut, Xio Li pun mencoba mengingat naga narsis tersebut.
Akhirnya diapun tahu siapa naga merah yang narsis. Namanya adalah Hong Long, dia adalah naga kontrak milik Xio Li saat dia menjadi Li Mei.
Hong Long memang agak narsis, tapi dia termasuk dalam hewan spirit tingkat Dewa. Hong Long juga bisa berubah menjadi manusia.
(wajahnya memang tampan, pantas saja narsis 😑)
"Oh aku ingat, kau adalah gegeku yang paling narsis sedunia" ucap Xio Li dengan nada ejekan.
Mau tau kenapa Xio Li memanggil Hong Long gege, sebenarnya karena ada beberapa alasan yang agak gaje dari Xio Li.
Yang pertama karena Hong Long lebih tua berabad-abad (harusnya dipanggil kakek 😑)
Yang kedua karena Xio Li tidak suka dengan sebutan tuan.
Yang ketiga karena Hong Long laki-laki (sebenernya sih yang ketiga nggak terlalu penting amat).
__ADS_1
Back To Story...
"Kau ini, tapi kenapa kau jadi laki-laki" tanya Hong Long.
"Emang masalah buat elu" jawab Xio Li menggunakan bahasa modern.
"Yah masalah buat gw, ternyata selama ini lu nyamar jadi perempuan" ucap Hong Long menggunakan bahasa modern, saat kehidupan sebelumnya Hong Long sudah diajari bahasa modern.
Terjadilah pertempuran yang agak tidak elit.
5 Menit Kemudian
"Jadi meimeiku yang jelek ini idup lagi" ucap Hong Li dengan nada agak mengejek.
Karena tak terima akan ejekan dari gegenya yang narsis itu, merekapun mengadakan pertempuran yang agak tidak elit lagi.
1 Jam Kemudian
"Ape"
"Kan dulu dimensinya gak kaya gini" tanya Xio Li.
"Mana gw tau, tapi sebelum lima belas taun yang lalu ada orang yang dateng. Ya replek lah gegemu yang tampan ini malah kaget sampe pingsan.
Habis pingsan gege ngeliat dimensinya jadi beda" jawab Hong Long santai.
"Gimana sih, udah tau ada orang malah pingsan alay bet" ucap Xio Li yang agak kesal.
Note :
Waktu diluar dimensi sama didunia luar berbeda.
Waktu diluar dimensi akan berhenti kalau Xio Li masuk kedimensinya. Sedangkan kalau Xio Li berada diluar dimensi, dimensinya akan berjalan seperti diluar dimensi.
__ADS_1
(ini hanya khayalan author semata)
Back To Story...
"Yaudah kalo gitu pergi dulu yah..." ucap Xio Li, Xio Li pun pergi meninggalkan dimensinya.
...
Pagi Hari...
Pagi hari yang cerah seperti biasanya, Xio Li hanya duduk di gazebo dekat kamarnya dengan kebosanan yang melanda.
Tapi, sebelum kebosanan yang melanda itu semakin parah... ayah Xio Li memasuki kediamannya.
Xio Li yang melihat ayahnya langsung memberi salam dan mengajak ayahnya untuk duduk bersama sambil meminum teh di gazebo.
"Xio Li apakah kau ingat besok adalah hari apa ?" tanya ayah Xio Li, Xio Li yang mendengar pertanyaan dari ayahnya mulai berpikir.
"Ah, aku ingat besok adalah hari ulang tahun ayah" jawab Xio Li malu karena dia lupa ulang tahun ayahnya itu.
"Baiklah sepertinya kau ingat. Tapi nanti aku akan memperkenalkan mu secara resmi" ucap ayah Xio Li.
Xio Li yang mendengar hal tersebut kaget dan hampir menyemburkan teh kewajah ayahnya.
"Ba baiklah" ucap Xio Li.
Xio Li dari kecil memang belum diperkenalkan secara resmi, semua orang tidak tahu bagaimana wajah Xio Li. Hanya keluarga dan para pelayan saja yang sudah mengetahui wajah Xio Li.
___________
Hai hai hai
author kembali, maap ya author up nya agak lama...
__ADS_1