
"I itu, sepertinya spirit beast Yan She" ucap Hong Li sambil gemetar.
1... 2... 3...
"LARI...."
...
Ada yang lari sambil mencoba menggunakan QI terbang, tapi tidak bisa karena mereka masih berlatih.
Spirit beast Yan She adalah ular batu yang memiliki pertahanan tubuh yang kuat, Lalu Yan She juga bisa membelah diri atau apalah gitu menjadi banyak jika dipotong bagian tubuhnya.
Sret
Sret
Shen Liu mulai memotong tubuh spirit beast Yan She, tapi bukannya mati malah tambah banyak.
"Hey apakah kau lupa, ular Yan She itu bisa beregenerasi" teriak Hong Li sambil berlari.
...
Satu demi satu potongan ular mulai beregenerasi, yang tadinya berjumlah 10 menjadi ratusan.
"Kau ini terlalu bodoh Shen Liu, tapi dimana senior utama" teriak Lian Yu sambil mencari-cari senior utama.
Klotak
Klotak
"Sepertinya aku mendengar suara dari belakang" Xio Li langsung melihat kebelakang.
"Bangke, si Lin Zhong sama Sheng Li malah naek spirit beast" ternyata kedua murid Xio Li menaiki spirit mereka.
"Senior utama kenapa kau menaiki spirit beastmu" tanya Hong Li yang merasa tidak adil.
"Yah... mungkin karena kami gak mau capek lari" ucap Lin Zhong.
__ADS_1
...
Kenapa senior yang lain tidak memakai spirit beast mereka ? Ayo kita bahas.
Awal mula spirit beast adalah dari telur. Jika ingin telur spirit beast menetas, minimal harus berada ditingkatan emas.
...
"Bagaimana ini walaupun kekuatanku kembali tapi ini masih belum kuat, andai saja tongkat kesayanganku ada" batin Xio Li, dia masih berlari sambil merindukan tongkat kesayangannya.
Tongkat yang dimaksud Xio Li adalah pusaka dari Akdemi Suci, tongkat itu diberikan oleh Li Mo.
"Hanya ada satu cara, yaitu menggunakan teknik rahasia dari buku peninggalan kakek" Xio Li langsung merapalkan mantra.
Wush...
Sebuah aura berwarna emas langsung keluar dari tubuh Xio Li.
"Ah sial, ternyata itu adalah mantra pemberian aura" karena merasa tidak ada waktu lagi, Xio Li langsung mengambil pedang dari ruang dimensi.
"SEMUANYA, CEPAT PEGANG TANGANKU" teriak Xio Li, karena merasa bingung Shen Liu bertanya.
"CEPAT, TIDAK ADA BANTAHAN" teriak Xio Li.
"Ni anak lama-lama nyebelin" Xio Li pun mulai mencoba menahan amarahnya agar tidak meledak.
Karena merasa takut, merekapun memegang tangan Xio Li (disini takutnya bukan ke Xio Li, cuman takut Xio Li ngaduin ke tetua Li Mo 😂).
Tiba-tiba pedang yang dipegang Xio Li berubah menjadi sebuah formasi.
Xio Li langsung merapalkan mantra setelah semuanya memasuki formasi.
...
Mereka berteleportasi ke puncak pegunungan Binxue.
"Hei tuan muda, bagaimana kau bisa melakukan teleportasi jarak jauh" tanya Lin Zhong yang mulai curiga.
__ADS_1
"Em... itu, sebenarnya aku hanya bisa berteleportasi jarak pendek. aku belajar dari seseorang, lagian juga kita masih menghadapi masalah kok, hehehe" alasan demi alasan Xio Li ucapkan.
Untung saja walaupun Lin Zhong sangat pintar menebak seseorang tetapi dia sangat bodoh mengartikan raut wajah.
Yap, yang Xio Li katakan mereka masih dalam bahaya. Dibawah sana masih terdapat ribuan spirit beast Yan She.
Para senior mulai panik dan mulai bertanya kepada senior utama.
"Senior utama bagaimana ini"
"Senior utama, jika kita terlalu lama di puncak pegunungan Binxue, kita akan mati kedinginan"
"Senior utama, lama kelamaan ular Yan She akan mendekat"
Banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan para senior kepada Lin Zhong, karena Lin Zhong adalah murid terpintar seAkademi.
Lin Zhong yang mulai kebingungan mulai menatap Xio Li dengan mata memelas. Karena merasa kasihan terhadap muridnya, dia pun mengusulkan ide.
"Ada satu cara" ucap Xio Li.
"Ada satu cara, kita bisa mengalahkan spirit beast Yan She" ucapnya sekali lagi.
"Apa itu tuan muda" tanya Hong Li.
"Kalian semua minggirlah dari tebing kecuali Lin Zhong" perintah Xio Li, mereka langsung minggir kecuali Lin Zhong seperti yang diperintahkan.
Buk
Xio Li langsung menendang Lin Zhong sambil tersenyum.
"A apa yang ia lakukan kepada senior utama" ucap Hong Li, ia melihat langsung Xio Li menendang senior utama Lin Zhong ke bawah tebing.
"Cepat katakan apa yang kau lakukan" teriak Sheng Li.
"Aku tidak melakukan apapun" mereka pun hanya pasrah pada keadaan Lin Zhong, sepertinya mereka akan membeli satu lusin yasin.
Duar...
__ADS_1
"Suara apa itu" tanya Hong Li heran.