Petualangan Sang Pendaki

Petualangan Sang Pendaki
Perkelahian di depan Pasar


__ADS_3

Jam telah menunjukan pukul 16:15 wib ,ketika aku baru saja keluar dari kedai kelontong di pasar induk di kotaku,semua bahan bahan untuk keperluan mendaki sudah semua aku siapkan tinggal di packing saja di tas gunung masing masing,aku men stater mobil katana putih ku untuk beranjak pulang kerumah ,tiba tiba kaca mobil ku dikeruk seseorang dari samping aku pun berhenti dan membuka kaca mobil ,,"ada apa ,kataku pada seorang pemida yang berdiri tepat disamping ku,,"parkiranya bang..." kata orang ituu dengan muka penuh harap.,


Aku berpikir ketika aku mau masuk toko tadi tak ada seorang pun yang mengarahkan mobil ku untuk di parkir dan di depan toko juga tidak ada tulisan Parkir ,tapi tiba tiba kok mau pergi ada yang minta uang parkir,,"emang loe juru parkir ya disini "kata ku agak sedikit ketus,,,"iyaa,,,bang "jawabnya dengan tidak berani memandang ke arahku.


Bukannya aku nggak mau memberi uang kecil untuk parkiran tadi tapi rasa di hati ku nyesak aja dengan keadaan seperti ini jelas jelas ni orang bukan resmi parkirannya dan kalau aku beri sudah pasti uang parkirnya akan di belanjakan untuk apa dengan melihat kondisi orang ini aku sudah bisa membaca bahwa orang orang ini adalah para preman- preman pasar yang meminta pungli dengan alasan parkir,. "Maaf ya bang ...lagi kagak ada duit kecil nih "alasanku pada pemuda tersebut.sontak dia langsung menatap ke arah ku dan aku langsung melihat mata merah pemuda tersebut dengan raut yang sedikit kesal dia menjawab"duit gede juga nggak apa apa bang katanya santai..."lagi tanggung nih bang...timpalnya lagi"..seraya melambaikan tanganya ke arah sekelompok pemuda yang lagi nongkrong di pinggir trotoar bekas pedagang rokok kaki lima,.


Aku mulai merasa ada yang tidak beres ,aku matikan mobil katanaku dan diam ,kulihat 4 orang pemuda yang lagi nongkrong tadi berdiri dan mulai berjalan ke arah ku salah seorang dari pemuda tersebut memegang botol minuman ditanganya ,dan berjalan dwngan agak sempoyongan, "waduh pada mabuk nih orang "kata ku dalam hati.


Setelah sampai di dekat mobil ku salah satu dari ketiga orang ini yang punya badan agak gedean dan berotot dari kelima pemuda ini berbicara pada kawanya yang tadi menagih uang parkiran pada ku..


"Ngapainnnn...brooo,,,ada masalaah.."katanya pada temanya dengan logat berat ala orang yang lagi mabok.,


aku diam saja mendengarkan percakapan preman - preman pasar ini dari dalam mobil., " Ini broo abang ini ngak punya uang kecil katanya "jawab pemuda tadi pada temanya sambil tertawa sinis "Nahhhh...kebetulan broo kita kan lagi nanggung nih minumnya udah mintain uang gede aja "kata pemuda yang berbadan kekar tersebut.


Lalu pemuda tadi menghadap lagi pada ku ,aku pura pura cuek dan pura pura tidak memperhatikan mereka

__ADS_1


"Brooo...kata teman gua ,,duit gede aja broo ..buat tambahin beli minuman "kata pemuda tadi pada ku,,


"Maaf abang ,abang,,,broo...broo sekalian duit gua habis jadi kagak bisa bantuin kalian buat beli sebotol lagi ,,maaf yaah.."ujar ku sambil menempelkan kedua tangan di dada 🙏 "gua harus cepat pulang nih,,,lagi banyak kerjaan di rumah"tambah ku.


"PLOKKKK.... kap mobil depan ku kena tampol pemuda kekar tadi,aku agak sedikit kaget juga di buatnya,,"Nggak bisa gitu brooo,,,loe cari masalah ama kita,,"Katanya sambil menunjuk ke arah ku dengan tangan kirinya " Turun loee "katanya lagi.


Hati ku sudah mulai panas dengan dia menampol kap mobil ku tadi ,aku langsung membuka pintu mobil dan keluar dari dalam mobil ,Baru saja aku menutup pintu mobilku tangan pemuda kekar tadi sudah berada di dadaku mencengkeram baju ku sambil telunjuk kananya tepat menempel di hidungku


" Loe mau kasih nggak duit ke kita,,kalo nggak lo rasain akibatnya ,udah macam macam ama kita,..loe belum tau yahh siapa kita disini "Katanya dengan nada yang amat bangga ,.


Aroma alkohol dari mulut pria kekar ini menusuk hidung ku ,rasa pengen muntah pun ada, aroma alkohol yang bercampur dengan perut kosong mereka membuat aku pengen muntah ,amarah ku pun sudah mulai memuncak tampa basa basi lagi aku langsung menyiku muka pemuda kekar tersebut dengan siku kanan ku dan pllaaakkkk,,,,,,siku ku tepat mengenai hidung pemuda kekar tersebut spontan darah muncrat dari hidung pemuda kekar itu,,karna dekatnya wajah pemuda tadi di depan ku ku mendengar betul patahnya tulang hidung pemuda kekar tersebut


aku membaca situasi itu karna pemuda juru parkir tadi juga dekat dalam jangkauan ku maka sebelum dia bergerak aku lebih dahulu memukul muka juru parkir tersebut dengan tangan kananku "Bukkkk....."Ackkkkhh ...jerit juru parkir tadi dan langsung tumbang ,Melihat dua teman nya sudah tumbang maka tiga orang sisanya mulai agak bimbang untuk menyerang ku,,itulah keuntungan ku karna dapat lebih dahulu menghajar dua temanya tadi,.


kulihat disekeliling sudah rame sekali yang menyaksikan perkelahian kami ,tapi tak ada satu pun dari mereka yang berani untuk memisahkan perkelahian kami ,hhhmmmm mungkin mereka takut dengan preman - preman ini pikir ku dalam hati ,,ya sudah palang tanggung ku hajar saja semuanya ,,karna melihat dengan kondisi stamina aku lebih di untungkan karna semua lawan ku dalam kondisi mabuk secara otomatis tenaga dan pikiran nya lagi nggak bagus.

__ADS_1


" Hayooo ...maju kalian semua " Kata ku agak sedikit menggertak mental orang orang ini sambil telunjuk ku menunjuk satu persatu preman - preman yang masih berdiri di depan ku..


Mereka saling berpandangan satu sama lain dan diam " kenapa kalian bengong " kata pemuda kekar yang hidungnya sudah patah tadi sambil berlari menerjang ku dengan tendangan terbangnya ,,


itu tadi keuntungan ku karna merwka semua mabok jadi setiap gerakan mereka menjadi melambat dan aku begitu jelas melihat arah dari tendangan tersebut ,dengan menggeser sedikit posisi ku berdiri maka aku terhindar dari tendangan pria kekar tersebut.


setelah tendanganya tidak menyentuh tubuhku maka pria kekar tadi tepat berdiri di belakang ku dengan posisi agak terjongkok karna kurang ke seimbangan aku langsung membalik kan badanku dan melayangkan tendangan sabit dan "PLAKKK ....Tendangan ku tepat mengenai tengkuk pemuda kekar tersebut dan dia langsung terjerembab ke tanah,,tampa pikir panjang lagi aku langsung melakukan tendangan samping dan Plaaakkkk....tepat lagi menghajar muka dari salah seorang pemuda yg masih melongo melihat kejadian pemuda kekar tadi ,,"Aduuuuhhhh...."jeritnya sambil tumbang ke tanah ,belum lagi habis jeritannya


aku punya kesempatan pada seorang pemuda berbaju putih salah seorang dari mereka yang sederi tadi hanya menyaksikan saja perkelahian "Bukkkk....kepalan tinjuku keras menghantam perut pemuda berbaju putih tersebut dan Hiiikkkk....suara kecil keluar dari mulutnya sambil memwgang perut bekas pukulan ku tadi dan terduduk bersimpuh di tanah ,kulihat air liur nya meleleh dari sudut bibirnya.


Aku langsung memasang lagi kuda kuda ku ,,STOOPPP...!!!!! Teriak suara agak berat dan berwibawa...,aku langsung sontak menoleh ke arah suara tersebut ,,kulihat seorang bapak bapak dengan kumis tebal di wajahnya mendekat ke arah ku berdiri dan aku langsung tersenyum kepadanya dan kulihat dia pun membalas senyumku tadi


" Mbut...."kata ku menyapa orang yg berkumis tebal yang menghampiriku..


" Ada apa Waa.."katanya menanyaiku, Nama ku adalah chua dan orang yang memanggilku dengan panggilan singkat na ku Waa tadi ,,adalah teman dari Almarhum Ayahku dulu dan aku juga akrab dan dekat dengan Om..yang biasa di panggil Bujang Karo ,tapi aku memanggil sapaan akrabnya Mbut Karo,dia adalah salah seorang jagoan di terminal di kota ku ini dia akrab dwngan ayahku dulu yang juga seorang preman di terminal depan pasar induk ini ,dan aku sempat 2 tahun ikut bergabung dengan ayah ku dan mbut karo menjalani pekerjaan di terminal namun setelah meninggalnya bapak ku karna serangan jantung ,akhirnya aku juga undur diri dari terminal tersebut.

__ADS_1


" Ini mbut ...preman preman ini tadi minta duit beli minuman sama gua ,,trus pake emosian dan main kasar yahh,,gini mbut akibatnya "kataku sambil tersenyum tersipu kepada mbut karo,.


Lalu mbut karo ber jalan ke arah pemuda kekar yang hidungnya sudah ku patahi tadi dan mbut karo membantu pemuda itu berdiri " Kalian salah orang...,,apakah kalian tau siapa yang kalian palak itu..."sambil mbut karo menunjuk kepada ku.," Sebelum kalian masuk dan jadi Preman di terminal ini Dia sudah duluan jadi preman di terminal ini bareng sama saya " kata mbut karo menjelaskan ke 5 orang preman terminal tersebut.


__ADS_2