
Satu persatu pelanggan cafe mulai berdatang ,ada yg berkelompok dan ada juga yang berpasang pasangan,hingga jam 10 malam, bangku dan meja sudah tidak ada lagi yang tersisa,aku dan albert sibuk me remix minuman untuk pelanggan sedangkan imew stay tun di meja kasirnya.
Fadel keliatan bersemangat sekali malam ini melantunkan lagu lagu cinta dengan akustickkannya ,mungkin karna rame nya pelanggan cafe yang ikut bernyanyi bersamanya,dia tampak bersemangat sekali,hingga suasana cafe begitu indah malam ini,bagi yang berpasangan keliatan sedang menggenggam tangan kekasihnya sambil ikut bernyanyi lagu cinta yang dilantunkan Fadel dengan meniru niru suara Glend Fredly.
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 00:00 dini hari dan pelanggan juga sudah banyak yang pulang ,terdengar suara Fadel dari singgasananya" Baiklah untuk menutup malam ini saya akan membawakan sebuah lagu buat abang kita Chuaaa...."spontan dia bertepuk tangan dan di ikuti tepukan dari sisa sisa pengunjung yang masih bertahan
""...Aku..ingin..menjadi..mimpi indah..dalam tidurmu.."
Fadel menyanyikan lagu kesukaan ku Dealova dari Once Michael,,aku larut dibawa iramanya hingga hati dan bibirku ikut melantunkan lagu ini.
Sambil mengiringi lagu Dealova aku melirik ke depan gerbang cafe nampak ada sebuah mobil travel yang berhenti tepat di depan gerbang ,aku tak begitu mempedulikan karna terbuai oleh lantunan dan petikan lagu ini, albert berjalan menuju gerbang cafe ,mataku terus mengikutinya ,sambil tetap ku lantunkan lagu kesukaan ku ini.,
ketika pintu depan mobil terbuka ,, turun seorang perempuan mengenakan kemeja putih longgar dan kakinya dibalut jeans pudar, sedikit robek di paha kanan dan lutut kirinya dengan memakai sepatu tracking ala pendaki gunung,..rambutnya di ikat satu kebelakang , aku tak begitu jelas melihat mukanya ketika ia bersalaman dan cipika cipiki (cium pipi kanan dan cium pipi kiri) dengan albert,karna agak terhalang dengan pohon rindang di pojok gerbang,aku langsung berpikir,mungkin ini tamu dadakan yang akan ikut kami naik gunung besok pagi,,
lalu kulihat albert berjalan ke arahku dengan menenteng tas gunung wanita itu,,owhh,,dia lebih tinggi dari albert dan berarti juga lebih tinggi dari ku,karna aku dan albert mempunyai tinggi badan yang sama.
Fadel ..selesai melantunkan Dealova dari once,karna penasarannya aku dengan tamu dadakan ini hingga tadi aku tak menghabiskan menikmati Dealova yang dilantunkan Fadel.
Aku tersentak ketika albert menyapaku " Bang..?? Kenalkan bang ini Putri Teman gua yang mau bareng kita besok mendaki gunung ..bang.!! "aku agak sedikit kaget karna tadi aku lagi memperhatikan Fadel yang sudah membereskan peralatan musiknya, aku langsung menoleh ke arah Albert, ada tangan halus mulus terjulur di hadapanku seperti ingin bersalaman ,ku sambut tangan itu dan melihat ke wajah pemilik tangan itu,,,Duk,,dukk,,dukk jantung ku berdetak keras...kulihat wajah sawo matang di depanku itu, tersenyum dengan gigi putihnya yang bersih, berbaris sejajar ,,sungguh membuat jantungku berhenti sesaat dan aku terus pandangi wanita di depanku mulai dari rambut sampai ke ujung kakinya ,body nya bahenol sekali dengan gumpalan daging yang keras tidak lembek dan lebih besar badanya dari aku,,"Putri...terdengar suaranya berucap..
"Putri Purnama ,"sambungnya lagi,,
mungkin karna aku lama terdiam dia kembali bersuara,,"Bang Chua...yaa"
,,aku tergagap
"yaa,,Chua Josse...
kataku agak kikuk.
Begitulah aku, kalau melihat tipe wanita yg ku idamkan ada di depanku ,aku jadi sedikit jaim dan cool,
"Udah bang lepaskan tangan putri.!!! "terdengar suara albert ,,
""Ohh...Maaf "kataku ,,
sambil menempelkan kedua tangan di dada 🙏 ,
Ku lihat putri hanya tersenyum tersipu, tapi aku yang jadi malu maluin 🤭.
Silahkan duduk put " kataku sambil menarik kursi di depanku untuk mempersilahkan putri duduk,
" makasih bang ,,,
"terdengar lembut suara itu hingga menusuk ke pori pori kulitku menembus urat dan bercampur dengan darahku di alirkan ke jantungku,,
Gilaaa..
ada apa dengan ku,,
kenapa jadi kikuk dan kaku beginiii,,
kenapa aku jadi berdebar debar,,
"apakah aku jatuh cinta pada pandangan pertama
,,achh tidak,,,....
jangan kampungan chua,,
(bisik ku dalam hati)..
"All,,,,,,,, "buatin minuman nih buat Putri,,"Sekalian tuhh..makanan ringannya
"kataku memberi perintah pada albert," siap..bang..
"kata albert langsung menuju dapur cafe,,
"" Berangkat jam berapa tadi dari kotamu put,,,??
"kataku mencairkan suasana, karna di meja ini hanya aku dan putri saja,
albert sedang membuatkan minuman,imew sedang menghitung pendapatan,,dasar..uang saja pikirannya 😂🤭
"Tadi jam lima bang dari Riau...
"jawab putri menjawab pertanyaan basa basi ku...
""Oooo..lama juga ya,,di mobil
"imbuh ku lagi..,
"Asyik yaa bang.. tempatnya,,cafenya ..keren,,
desainnya juga ELEGANT bang...
" Kata Putri kepadaku..
Belum sempat aku mau menjawab perkataan dari putri ,tiba tiba Fadel menghampiriku ,,
" Bang chua.....,permisi bang ,gua mau balik dulu nih,,udah larut
"Kata Fadel berpamitan pada ku ,sambil ia menyodorkan tangannya untuk bersalaman.
"..Tumben loe del ,,nggak ngobrol dulu,biasanya juga subuh baru balik,,
"..iyaaa bang besok pagi pagi mau nganterin ibuk ke kabupaten ada acara keluarga
"katanya lagi..
__ADS_1
Owhh,,gituu,,okayla..
"" Owh iya kenalin nih del ,temanya albert dari Riau,,
"kataku memperkenalkan Fadel ke putri,dan mereka bersalaman dan menyebutkan nama masing masing,.
"" Oke..bang ,,gua cabut...!!
"kata Fadel kepadaku ,. ""Assalamualaikum...
katanya sambil berlalu menuju motornya,,,
"" Wallaikum salam ,,
jawab ku kompak dengan Putri.
dan kami kembali duduk di kursi masing masing,,lalu albert datang dengan secangkir minuman hangat di tangan kanannya dan sepiring makanan ringan di tangan kirinya,
"" Silahkan, Put,,Di minum,,
nih cicipi menu seadanya ya,,
" kata albert ,.
"" Makasih..All..!! "kata Putri.
Oohh..putri menyebutkan nama albert dengan panggilan all,,bukan dengan ada imbuhan,abang atau adek..? Hmmmm..berarti dia sebaya dengan Albert ,,guman ku,
Aku ,,meneguk minuman ku yang masih ada di meja ,,sambil aku mengeluarkan sebatang rokok dari bungkusnya lalu menyulutnya ketika rokok itu sampai di belahan bibirku,,
Aku melihat ke arah Putri dan dia juga mengeluarkan sesuatu dari dalam tas kecil yang dari tadi selalu ada di genggamannya,,..dia berucap padaku
" Boleh ikut merokok ,,? Bang..?? " katanya sambil menatap kepadaku,,
Aku tergagap ""Ohhh..silahkan,,Put..Santai aja..
"kataku mempersilahkan Putri untuk merokok,.lalu ia mengeluarkan sebungkus rokok Sampoerna dari tas kecilnya dan mengambil satu batang lalu meletakan di bibirnya,, dia kembali merogoh tas kecil yang ada di depannya sambil mencari cari sesuatu,,agak lama sedikit tapi tak ada satu barang pun yang keluar,,insting ku lalu bekerja,,aku menyalakan kricket ( sejenis korek api gas ) yang ada di depanku lalu menyodorkan api yang menyala dari kricket tersebut ke bibir Putri,,
ia dengan spontan menoleh ke arahku lalu tangan kanannya mengarah ke bibirnya dan menyelipkan rokok di antara dua jari telunjuk dan jari tengahnya seraya tangan kirinya bergerak menyentuh tanganku dengan maksud melindungi nyala api yang menyala dari kricket tersebut agar tidak padam,..
Spontan darah ku berdesir ,aku agak gemetaran sedikit dan itu mungkin dirasakan Putri, karna ketika aku gugup dan gemetar waktu tanganya menempel di tangan kananku yg sedang menyalakan kricket
Matanya terangkat dari pandangan nyala api langsung memandangku dan dia tersenyum lalu berucap,,
" Makasih Bang Chua...,
Anjirr..lemasss jantungku..
malu karna ketahuan grogi dan gemetar ditambah suara lembutnya yang mengucapkan terima kasih begitu lembut menggoda kalbuku.(baper)
kulihat albert dan imew sudah selesai semua membersihkan dan menutup cafe dan mereka ikut bergabung bersama ku dan Putri di meja., kami ngobrol berempat, sambil sedikit breefing untuk keberangkatan besok, sesekali aku melirik memperhatikan wajah manis namun keras di depanku,,dan aku jadi malu ketika putri juga memandang ku hingga kami beradu pandang dan itu terjadi berkali kali hingga membuat aku merasa seperti anak anak SMP yang lagi suka sukaan sama teman wanita satu kelas.🤭😂
" Iyaa..mungkin Putri juga capek seharian di mobil tadi "
Albert ikut bersuara...
"Tapi,,bang,,Put..,gua izin balik kerumah ya..karna gua belum packing peralatan gua,,takut ntar kesiangan jadi kelamaan besok berangkatnya,,
loe disini aja Put..ada kamar tu satu,,khusus kamar tamu,,
kata albert menyambung ucapannya dan memberikan informasi ke Putri,,
"Okayy.."
Kata putri menjawab santai.
Gua juga izin yaa bang...
"Suara imew juga ikut minta izin,,
"Lahh loe ngapain pulang juga mew.? " kata ku mempertegas imew.
" iya bang,,sama...., gua juga belum packing peralatan pribadi gua dan alat alat yang akan kita bawa masih di rumah bang berserakan habis nanjak dua minggu kmaren,,
" kata imew yang membuat aku tidak bisa menahan dia untuk menginap di sini,,biasanya dia dan albert selalu menemani aku disini ,dan rumah ini juga sudah menjadi rumah kedua mereka berdua,.
"" Okayy..kalo begitu...
kalian jangan telat datang besok pagi ,
gua tau nya jam 9 pagi kalian udah liatin tuh muka jelek kalian di sini.."
kataku smbil menunjuk muka mereka berdua,,".
Siapppp..!!!
jawab mereka berdua kompak,sambil berlalu menuju ke motor mereka masing masing.
Setelah mereka berdua pergi dan tak kelihatan lagi ,aku mempersilahkan Putri untuk masuk ke dalam rumah
sambil aku membawa tas gunung bawaan Putri masuk kedalam rumah,
setelah sampai didalam, aku menunjukan kamar tamu ,kamar yang biasanya ku khususkan buat tamu tamu atau teman teman wanita pendaki ,yang datang dari luar daerah, menumpang menginap ketika pulang dari mendaki gunung,.
Dahulu itu adalah kamar adik Perempuanku ,
karna dia sudah ikut suaminya
pindah ke luar kota maka kamar itu ku jadikan kamar tamu, dan itu pun aku sudah izin dulu ke adikku
__ADS_1
karna masih banyak barang barang atau perabot dekorasinya masih terpasang dan terpampang disana
juga poto poto adik Perempuanku masih melekat di dinding kamar.
" Silahkan Put..ini kamarnya,,
kalo mau istrahat dan tidur langsung aja put ,jangan sungkan sungkan anggap aja rumah sendiri,,
tapi jangan minta sertifikatnya yaaa,," Kata ku sambil bercanda ke putri,..dan berhasil..kulihat dia tertawa....
" Bisa aja loe bang.." katanya..
" Owh...iya bang chua ,,kamar mandinya dimana ,,gua pengen mandi nih..gerah seharian di mobil mana udah bau lagi.." katanya sambil mencium baju di tubuhnya,,.
" Owhh..mau mandi ya put,,silahkan loe lurus aja kebelakang ada tuh ,,
" kata ku menjelaskan,
" Okay bang ,thanks..
" kata putri.
setelah meletakan tas gunung bawaan putri di dlam kamarnya aku langsung bergegas ke kamar ku yang tak jauh dari kamar putri,,aku masuk ke kamar untuk berganti pakaian ,karna sudah gerah juga ,aku mencuci muka di kamarku kebetulan ada wastafel di kamar yang hanya khusus buat menggosok gigi dan cuci muka saja,
terdengar langkah kaki menuju ke belakang dan suara denyitan pintu kamar mandi terbuka lalu kembali di tutup,
dan.... Klikkkk...terkunci,,
Imajinasi ku pun ikut buyar.
Anjirrr,,,pikiran gua ngeres jadinyaa...
melihat body putri yang montok dan bohay,,,besar ,tinggi
gilaa tipe gua banget nih cewek ,,,
gumanku dalam hatii,,
terbersit niat nakal pengen mengintip putri yang lagi mandi tapi ,kesadaran ku cepat datang dan itu tidak sopan sekali kepada tamu dan orang yang baru di kenal,
setelah selesai mencuci muka dan menggosok gigi, lalu aku mengganti pakaianku dengan kaos tipis oblong yang bermerek The North Face ,dan mengganti celana levis kumalku dengan celana pendek ala pendaki yang berbahan dasar quickdry ,
lalu aku sengaja tidak tidur tapi ,mengambil rokok yang ada di saku celana levis ku tadi , aku berniat ke ruangan tamu untuk merokok ,siapa tau Putri belum selesai mandi , aku bisa kembali menatap wajahnya yang manis itu sebelum tidur,,
setelah mengambil rokok di saku celana levis ku, aku keluar dari kamar lalu duduk di sofa ruang tamu dan menghidupkan TV 32 inci mencari cari siaran ,aku mengambil sebatang rokok dari dalam bungkusannya lalu ku hisap,,
Hukkk....
aku terbatuk,,mungkin karna tenggorokan ku kering,,aku pergi ke belakang untuk mengambil minuman putih panas ,
pas melewati kamar mandi aku mendengar senandung nyanyian kecil dari kamar mandi,,,ternyata Putri masih di kamar mandi ,
dan kemungkinan sedang salin ,karna tak terdengar suara air lagi,,
Aku menuju termos air panas di meja makan dekat dapur ,,
ketika sedang menuangkan air ke gelas kudengar suara
"Ctekkkk...
kunci pintu di buka dari dalam kamar mandi ,karna pintu tersebut dekat letaknya dengan tempat aku menuangkan air ,hingga begitu nyaring terdengar ,dan pintu terbuka,,,
Putri kaget dan tersentak sontak berteriak
""""Aaaa...,
kulihat tubuhnya yang besar ,bohay dan montok itu mengenakan ,celana pendek sepaha dan tubuh atasnya hanya di balut oleh tengtop ,,tapi tubuh itu seperti mau roboh,,spontan saja aku langsung menangkap tubuhnya dan Haaappp ...
sebelum jatuh ke lantai dapur ,tubuh bohay itu sudah terlebih dahulu aku peluk untuk menghindari benturan di lantai,,tapi ketika tubuhnya dapat ku tangkap ,aku juga sedikit terpeleset karna ada rembesan air di lantai yang sedikit basah terkena rembesan dari kamar mandi ,,hingga ketika tubuh putri dapat ku tangkap ,aku ikut terjerembab kelantai karna tubuhnya lebih besar dari aku,,
ketika jatuh ke lantai,,aku terhimpit oleh badannya yang padat berisi itu,,
Dukkk...
terdengar suara punggungku terhempas ke lantai dan Putri tepat berada di atasku dan menghadap padaku,
hingga wajah ku dan wajahnya bersentuhan ,,
kami saling tertegun dan saling menatap jarak antara wajah ku dan wajahnya hanya satu centi meter,
hembusan nafasnya yang hangat mendarat di bibirku,,,
kami saling tatap dan mungkin putri juga merasakan hembusan nafasku di wajahnya,,hingga kami hanya diam dan saling tatap...
kurasakan hawa panas dari tubuhnya mulai terkontaminasi dengan tubuhku yang juga mulai gemetar,,..
aku tak tau keberanian dari mana ,atau siapa yang menggerakkan ,spontan saja aku langsung mencium bibir merah sedikit tebal yang mempesona itu , karna terbawa suasana aku merasakan balasan dari ciuman itu,,cukup lama saling berciuman bibir hingga ciuman itu berhenti karna suara sesuatu jatuh dari meja,,
Trackkkk....,
spontan saja ciuman kami terlepas,,
kulihat di sampingku ternyata sebuah cangkir plastik yang jatuh dari meja makan,dan itu cangkir yang akan ku jadikan tempat minum ku tadi sebelum terjatuh,
mungkin karna tak sadar akibat larut dalam ciuman meja tersebut tersenggol hingga menjatuhkan gelas itu,,
kulihat putri masih di atas tubuhku dan pandanganya sama denganku melihat cangkir yang jatuh lalu kami kembali saling menatap ,dan dia tersentak,,
"Aduhhh....Maaf bang chuaa.."
__ADS_1
katanya sambil berdiri dan langsung pergi meninggalkan aku yang masih berharap terjadi ciuman lagi.