
Namaku Idra. aku tidak tahu apa-apa tentang diriku karena ingatanku disegel tidak tahu oleh siapa.
" aku tahu kau ada di sana jadi jangan bersembunyi!! " aku bisa merasakan seseorang dengan aura membunuh
" kau sangat luar biasa!! Baru kali ini aku terkejut kepada seseorang dan itu masih bocah!! Hahaaa " kata seorang yang bersembunyi disana
" kau, bisa jelaskan apa maksudnya aku dibawa kemari?! Kataku" dengan santai mengucapkannya dan mencoba membuat muka aneh
" bisa-bisanya santai disini!! Apa?! Kau barusan, meniru pahlawan?!! Dan itu adalah yang paling kubenci dia adalah pengacau tujuan hidupku!! " dia mengamuk, dan menyerang ku dengan sihir lalu mendekat ke depanku tapi itu berhasil aku atasi dengan ilmu beladiri yang kupelajari di penjara saat bertarung melawan iskandar itu terjadi kadang-kadang.
Dia mengatakan ekspresi yang baru saja aku buat itu adalah ekspresi pahlawan yang menggangu tujuan hidupnya. dia tidak sopan mengundangku ke tempat yang gelap dan tidak aku ketahui, Jadi aku mengaku saja karena tidak ada pilihan lain, sebenarnya aku tidak bisa berbicara dengan benar karena selama ini aku tidak berbicara kurang lebih 5 tahun?, mungkin kalau aku mengucapkannya akan memperburuk keadaan dan aku mengucapkannya.
"iya kau benar! Aku menirunya!! Emangnya kenapa?! Kau tidak suka?! Maka enyahlah dari hadapanku!!! " aku mengucapkannya dengan nada tinggi.
" beraninya kau!!! Akan aku habisi kau disini seperti orang tuamu disini!! Hahaaa.. " kata dia menyatakan dengan jelas
" Apa?!! Kau tahu siapa orang tuaku?! Beritahu aku!! Aku hilang ingatan dan tidak tahu apa-apa soal orang tuaku, selama ini aku belum tahu dan seorang ada yang tahu, aku mohon beritahu aku!! " aku mengucapkannya tiba-tiba tanpa pikir panjang karena itu soal orang tuaku
" kau menjadi jinak sekarang!! Kalau mau tahu Sujud lah dan katakan aku minta maaf " kata dia, senyum jahat ada di mulutnya bersinar di mataku
" aku akan lakukan tapi aku tidak akan minta maaf, itu salahmu sendiri karena sudah mengundangku tanpa izinku!! Kataku" dan menyiapkan sihir untuk membuka mulutnya
" baiklah.. baiklah tolong lepaskan sihirmu itu! " kata dia ketakutan dan gemetaran tapi di wajahnya biasa saja, dia merendahkanku!
Aku bersujud di hadapannya dan dia meletakan kakinya di kepalaku dengan menginjak-nginjaknya
" cepat katakan. Aku minta maaf. Cepat katakan!! " kata dia sambil menekannya
Aku membalasnya dengan cara, aku memegang kakinya dengan kedua tanganku berpura-pura kesakitan dan saat dia ada celah aku mencekik lehernya dengan cepat dan keras, itu terjadi 1 detik kurang.
" kau!! Ingin mati?! Maka jawablah pertanyaanku!! "
" apa yang kau lakukan!! Itu bukan gerakan manusia lagi!! " kata dia sangat ketakutan sampai mengompol
" benar ini adalah gerakan pahlawan yang sedang kau bicarakan!! Kataku" aku mengucapkannya lagi haduh.. tapi biarlah.. pahlawan? Aku baru dengar ada pahlawan di dunia ini.
" Nak " suara di kepalaku
Tiba-tiba Ada seseorang yang menangkis dan membebaskan orang yang kucekik
" Kau jangan merepotkanku!! Haduhh.. " kata seorang yang menyelamatkannya
Dia melirikku dan mengatakan " kau?! Anaknya pahlawan yang menghadapi ancaman besar di dunia ini!! " dengan terkejut dan bengong
" apa kau ini?! Kau mengatakan hal yang sama oleh dia " aku menunjuk orang yang kucekik
Dia menyerangku tiba-tiba menggunakan sihir dan bayangan?!
__ADS_1
" curang!! ada lebih dari 10!! " kataku terkejut hampir mengenai sihir, pukulan dan tendangannya
Dia memukulku, menendang, dan menggunakan sihir berulang-ulang kali tanpa henti tapi aku berhasil mengatasinya, sampai dia habis kekuatannya dan dia berhenti
" susah selesai?! Kataku " santai dan membuat ekspresi tadi
" kau?!! Kau?!! " dia berkata sambil bergetar seluruh tubuh dan mulai fokus
" Apa?!! Kataku " aku bertanya sangat bingung?! Ah.. aku baru ingat ingatanku hilang atau di segel?
" Maaf.. aku baru ingat ingatanku hilang 5 tahun kebelakang.. " aku memberitahu dia dan dia lumayan terkejut
" pantas saja!! Privasi memang harus di jaga! Aku akan membantumu untuk mengingatnya kembali!! Jadi rasakan ini" kata dia dengan pose kuda-kuda yang kuat tiba-tiba udara jadi berat dan ruangan ini bergetar
" aku juga bisa loh!! Kataku" aku menirunya dan berhasil
" kau tidak akan bisa!! Hiyaa... " dia menyerang ku dengan terang-terangan dari depan melaju ke arahku dengan cepat, aku masih bisa melihatnya
" aku bisa melihat pergerakanmu.. lam...b.. " aku terkena pukulan padahal itu belum menyentuhku
" apa ini?!! Ini belum menyentuhku tapi sudah kena?! S..i..a..l... ! " kataku, menghindari serangannya
90% serangan mengenaiku, setiap pukulan tulangku hampir patah, ku segera mengaktifkan penyembuhan otomatis tapi masih lv 1 dari pada tidak ada aku pakai saja nanti patah tulangku akan bahaya situasi ini. Itu adalah sihir mutlak lv 1, aku mendapatkannya saat mendapatkan kekuatan alam ini.
" ini masih belum apa-apa!! Kau tahu?!! " kata dia, sambil memukulku dan tiba-tiba tendangan?!
" sakit!! Apa?! " tulangku patah hanya 1 kali tendangan?! Yang benar saja?!
" WAHAI KEKUATANKU... AKU MEMERINTAHKANMU..."
Dia menyerangku dengan tendangan lagi itu mendarat ke perutku dengan cepat dan keras, aku langsung muntah darah dan sihirku tidak selesai
" Enak rasanya?!! Saat menggunakan kekuatan tidak selesai?! Dan terkena serangan ini?! " dia bertanya kepadaku dengan muka jahat dan senyum jahatnya
" Enak rasanya?!! "
Ketika menggunakan sihir dan itu batal atau tidak selesai itu akan mengakibatkan 2 kali lipat rasa sakit ke tubuh itu menguras kekuatan tubuh dan menjadi lemas
" Tentu saja tidak!! Sialan!!! " kataku marah dan memukul dia tapi tidak kena, dia menghindarinya sehelai rambut
" lambat!! Terima ini!! Terima ini!!! Hahaaa... " dia menendangku terus menerus
" aku tidak perlu melawanmu dengan sihir!! Kau lemah sekali!! Kau telah di berlari kekuatan Legendaris dan tiada tanding tapi... sangat lemah!!" Dia menindasku dengan kata-kata konyol
" ah.. aku.. harus.. " kataku dan pingsan
" hanya segini?! Cih! Lemah sekali!! " kata dia
__ADS_1
" cukup Alima!! Kau sudah berlebihan! Anak ini cukup berharga jadi sudah cukup!! Kata orang yang kucekik
" iya. Iya baiklah. Nah sekarang... " Alima berkata dan ...
"Nak.. Nak.. Nak.. Bangun.. " suara dari kepalaku
Aku melihat ada orang di depanku. Aku tidak mati kan? Aku bertanya?
" belum Hahaha.. bicara apa kau ini! "
Aku tiba di ruangan aneh lagi... tapi ini beda jauh sekali dengan ruangan saat bertarung tadi. Ini seperti alam bawah sadar? Semuanya terlihat putih dan di dibawah seperti air yang tenang. Aku terkejut
" aku sudah dewasa?! Kataku" terkejut kebingungan
" kau sudah cukup dewasa Nak.. berkat kekuatanmu.. dan usaha mu serta kerja kerasmu " kata dia, mendekat ke arahku
Aku melihat dia dari tadi aku melihat kebawah, tiba-tiba air mataku mengalir dengan deras tanpa alasan dan mengucapkan..
" Ayah..." aku mengatakan langsung itu dari mulutku sendiri
" kau mengingatnya?! Syukurlah! Dan jangan menangis!" kata ayah, menceramahiku
" aku tidak ingat?! Aku mengucapkannya secara langsung tanpa berfikir sedikitpun! Kataku " aku menyampaikan dengan polos tanpa memikirkan kata-kata sedikitpun
" ohh.. baiklah itu tidak penting sekarang!! " kata ayah kecewa dan mulai serius membahas sesuatu
" kau sedang sekarat kan?! Jadi ayah kesini untuk membantumu menyelesaikan" kata ayah dan dengan pelan mengucapkan " masalah yang ku buat " sedikit merenung
" aku mendengarnya ayah!" Aku memulainya
" maaf!! Ayah membuatku kerepotan " dengan kecewa dan sedikit menyesal
" Apa aku bisa menang melawannya?! " kataku
" Apa?!!... ... ouh ya.. kamu bisa mengalahkannya dengan membuka tahap 1 ini " Ayah menunjuk jantungku dengan 1 jari dan tubuhku membuat reaksi dengan tidak berdetak selama beberapa detik dan kembali seperti semula
" kamu ini, sekarang sudah di tahap satu, semuanya ada tahap 3 jadi jangan berlebihan " kata ayahku tubuhnya sedikit memudar
" Ayah?!! Tubuhmu!! " Kataku
" iya.. ayah tahu.. waktunya sedikit lagi.. ayah akan pergi kalau mau menanyakan sesuatu sekarang waktunya bertanya, kalau mau bertanya itu juga Hehehe.. " kata ayah tersenyum lebar
" bisa bertemu lagi?! " kataku sambil bersalaman dengan ayah
" bisa nak.. ayah akan selalu ada di dunia ini walaupun dunia ini berakhir "
Aku kembali di tempat gelap lagi, lukaku pulih dan mengeluarkan kekuatan pemanas
__ADS_1
" kau?! Lumayan juga waktunya bersenang-senang wahai pahlawanku?!! " seperti biasa dia haus akan pertarungan
" kau masih hidup?! " kata orang yang kucekik dengan mundur sedikit demi sedikit