Petualangan si Bodoh

Petualangan si Bodoh
Chapter lV Kekuatan


__ADS_3

Namaku Idra. aku tidak tahu apa-apa tentang diriku karena ingatanku disegel tidak tahu oleh siapa tapi itu pasti Pemimpin organisasi the dead yang menyegel ingatanku.


Saat perjalanan aku sedang memusatkan sihirku ke mataku supaya mataku sehat kembali


" heal " kataku


" hey barusan kau menggunakan sihir?! " dia kaget


" iya kenapa? " kataku melihat sekeliling


" tidak ada siapa-siapa bolehkan? " aku bertanya


" boleh sih boleh tapi kenapa kau bisa menggunakan sihir?! " kata dia sambil menangis


" Hey jangan menangis disini kau membuatku malu saja!" kataku


" disini tidak ada apa-apakan? "


" Mau buku ? " kata dia menawarkan


" terserah aku tidak mood " kataku


" baiklah "


" kenapa kau memerlakukanku seperti kepada teman sendiri? " kataku


" tidak ada salahnya bukan?… dan ada yang memerintahku " kata dia berbisik


" memerintah? memerintah apa?!" kataku penasaran


" tidak! lupakan saja "


" hey apa apaan coba itu? memberitahuku tapi tidak jelas"


Aku mencoba sihir alam yaitu kelautan angin, aku mencoba ke dia untuk membeberkan semuanya


" wahai kekuatanku… angin terbangkanlah dia " ucapku


sedikit rumit menjelaskannya tapi kalau menggunakan kekuatan bersifat elemen misal api terbuat dari? ketika hujan dan datang petir menyambar terjadilah api, itu yang dipahami selamaman dan angin, tanah, listrik dan lain-lain aku harus memfokuskan diri untuk memikirkan proses terjadinya, tapi pengucapan mantra atau lafalan sihir itu keluar dengan sendirinya tanpa memikirkan pengucapan, pengucapan sendiri keluar sendiri


Jadi lafalan sihir tidak di itung dalam membuat sihir, aku sudah bisa semua elemen tapi yang susahnya adalah mengontrol kekuatan itu, kekuatan ini keluar sendiri kuat atau lemah tergantung emosi diri atau mungkin lain? aku harus bereksperimen lagi


angin pun membawa dia ke atas


" hey… apa ini… turunkan aku?! "


" jawab pertanyaanku kalau tidak aku akan membiarkanmu" kataku menggertak


" iya… iya turunkan aku" kata dia hampir nangis


" wahai kekuatanku… kembali lah" ucapku


" jangan lebih tinggi… turunkan aku… aku akan menjawabnya…" kata dia sambil menangis


" aku tidak bisa mengontrol kekuatanku… maaf… " kataku sambil memegang leherku


Dia tidak menangis lagi dan malah kegirangan dan senang


" hey kau baik-baik saja? " kataku sambil berteriak


" baik-baik saja dan bawa aku ke perpustakaan bawah tanah aku ada kerjaan disana kau bisa jalan kaki ke tempat perpustakaan hahaa…hahaa " kata dia kembali ke dirinya sendiri


" akhirnya kau balik lagi kediri sendiri " kataku


sihir yang kugunakan lenyap dan dia terjatuh sangat keras


" aduhhh lumayan nyaman di atas sana " kata dia kecewa


" hey kau apakan sihir ku?! " kataku


" Aku cuma melepaskan kelautan sihir ku sedikit dan tiba-tiba lenyap " kata dia sambil menggerang


Aku tidak mempersalahkan itu, karena itu salahku tidak bisa menghilangkan sihir itu.


akhirnya tiba di perpustakaan. dia masuk beberapa jam dan kemudian keluar lagi memberikan beberapa buku tentang sihir


" terima ini! dan pelajari lah jangan lupa sembunyikan itu " kata dia


" o…h… baiklah " kataku


" hoy hoy Idra bukan?! ternyata benar Idra, kau sedang apa disini?" dia toto pemimpin latihan kesatria dan aku bekerja disana


" aku sedang jalan-jalan hahaa…" kataku sambil tertawa sedikit


" besok datang lebih awal kita ada suatu pekerjaan penting " kata dia serius


" ouh… baiklah " kataku


" oke sampai jumpa besok " kata dia


" Sudah sore mari kita pulang Idra… Pulang? Haha…hahaa" kata dia sambil tertawa keras


" iya iya aku pulang kepenjara" aku mulai malas meladeninya


" orang pulang kerumah ini kepenjara Hahaha…"

__ADS_1


Akhirnya tiba di rumah. Aku kembali di kamar yang sangat nyaman ini tempat tidur semuanya lengkap


" hahahaa…" kata dia


" jangan begadang lagi besok ada pekerjaan bukan? "


" iya iya akan aku ingat " kataku


Malam pun tiba akhirnya aku melanjutkan eksperiment lagi, sekarang aku akan mencoba membaca semua buku itu


" Magic book " itu bagus judulnya coba aku baca.. bla.…bla… Mana Point adalah Kekuatan tubuh manusia


" apa?! buku macam apa ini?! sangat sulit menerjemahkannya "


Mana Point adalah Kekuatan tubuh. semakin besar kekuatan yang ada ditubuh semakin besar pula Mana Point nya. maka sebaliknya Kekuatan tubuh sedikit maka MP akan sedikit.


" jadi kita harus berotot?! macam dia ( Toto ) " kataku sambil merinding


" aku tidak akan membaca buku ini!! "


" Power Books " pasti sama " mengerikan, kau memberiku buku jangan ada sangkut paut otot kau! "


buka dulu sayang enggak di baca " Kekuatan adalah Otot "


" Hwahahah " aku marah dan melemparkan buku itu keluar dan buku selanjutnya dan selanjutnya terakhir ada buku " Kekuatan "


Nah coba yang ini kalau ada kata otot lagi aku akan membakar semuanya dan membuangnya ke lapisan atau tembok perbatasan supaya lenyap didunia ini Haha…Hahaa…


" Kekuatan di bagi menjadi 3 yaitu kekuatan Jiwa, kekuatan Poin, Poin? Apa itu? Mana Point Mungkin? Dan kekuatan Emosi "


" hey?! Kekuatan alam?! tidak ada?! berarti ini cuma akal-akalan si nenek tua ituh, awas aja kau kalau kau sadar aku akan mencukur bulu mata satunya lagi biar kayak nenek lampir Hhaa…Hahaa "


Cara mengaktifkan Kekuatan jiwa adalah pukul dengan diri sendiri selama 100 kali dengan keras


" kau bercanda bukan buku?! " kataku sambil bertanya kebuku


" baiklah akan aku melakukannya " kataku bersemangat


1…2…3…5…10…20… malam penuh kesakitanpun tiba 99… dan 100


" adu…duh sakit ini sudah seratus loh?! jangan bercanda aku sudah susah payah menahan rasa sakit ini demi mendapatkan kekuatan itu "


Aku melemparkan buku itu ketanah dan tiba-tiba aku merasakan ada hantu di belakang dan aku melihat kebelakang


" Lighting storm " ucapku menggunakan mantra karena kaget ada sesuatu di sana itu hantu


" aku? aku bisa merasakan kekuatan Jiwa tapi mengerikan "


yosh lanjut malam inipun sama seperti malam sebelumnya


" Idra waktunya bangun dan kerja sana, kata pemimpin latihan har us lebih awal bukan?" kata dia


" iya iya aku bangun, adu…duh sa…kit sakit… " kataku sambil membungkuk


" ouy kau baik-baik saja?!"


" baik-baik saja semalaman penuh dengan ilmu tapi tidak bisa"


" kau baca buku yang kuberikan?! Mantap bukan? Otot kaki, otot teangan, otot magic, dan……" kata dia kehilangan


" kalau kau mengucapkan satu kata otot lagi aku akan membakarmu, Menjadikanmu bahan makanan untuk iblis " kataku menyatakan


" dan otot kekuatan …"


" kau terbanglah ke neraka " kataku


" Wahai kekuatan alam dan api hanguskan dan hancurkan lah dia beserta jiwa-jiwanya, Fire Soul! "


" Kau sebut ini sihir?! sihir lemah ini?! " kata dia


" apa?! Aku sudah menggabungkan ketiga kekuatan apa ini masih lemah?! " kataku


" kau masih harus belajar banyak lagi. kita pelajari sekarang, apa itu sihir? bagaimana menggunakannya? " kata dia sambil melototiku


" Siapa kau?!! Apa kau orang yang membawaku ke tempat gelap?!" kataku sambil marah


" ouh ya... kau masih ingat? kekuatan itu benar benar menakjubkan andai aku punya"


" perkenalkan namaku adalah Alima aku tidak harus memperkenalkan lebih dalam lagi karena kau masih bocah!" kata Alima


" Siapa sebenarnya kau?! apakah kau yang menyegel ingatanku?! "


" wahai kekuatan langit aku meminjam kekuatanmu untuk menghilangkan semua yang benar... Light strom " Ucap Alima


" Ini yang disebut sihir tidak perlu menggabungkan apapun "


" Sihir bukan gabungan tidak akan mempan kepadaku " kataku sombong


serangan petir dari langit langsung mengenaiku dan aku masih berdiri


" benar bukan sihir macam ini tidak akan mempan kepadaku " kataku


Bodoh sekali itu sihir ringan aku tidak perlu menggunakan sihir untuk melawan bocah seperti kau. dia meninjuku dan terlempar aku langsung pingsan.


" hey Idra sudah waktunya berangkat untuk kerja bukan?! " kata penjaga

__ADS_1


" Light strom " aku meniru sihir tadi


" kau menggunakan sihir kepadaku?" kata dia sambil gemetaran


petir datang dan menyambar dia dan gosong lalu pingsan


" Idra awas kau! " kata dia


" maaf... aku kira kau orang yang datang tadi" kataku sambil memegang leher


" wahai Kekuatanku sembuhkan lah dia. Heall " ucapku menggunakan mantra heal


Mengapa aku bisa menggunakan kekuatanku dan mengontrolnya kalau menggunakan sihir hela? Apa ini kekuatan cuma untuk hela doang?!! tidakk!!


Dia langsung sembuh dan sadar. terlihat lebih cerah dari biasanya


" Idra cepat kerja sana dan jangan menggunakan sihir itu lagi kepadaku!" kata dia


" oke oke siap" kataku


Kenapa Dia?! Apa kehilangan otaknya? dia sudah di sambar petir yang sangat kuat tapi Dia? enggak marah? aku harus menanyakannya, apakah dia keluargaku? Tunggu tunggu... semenjak aku punya kekuatan ini aku berbicara dan berpikirku layaknya orang dewasa berpikir.


seperti biasa aku diantar ke tempat kerjaku dan banyak orang yang menungguku


" ouy Idra lama banget kenapa kau tidak bisa bangun di hari minggu yang cerah ini?! Haha... " kata toto si pemimpin


" tadi aku bertemu dengan orang misterius dan aku kalah" kataku


" Siapa orang itu? dia sepertinya kuat sampai bisa mengalahkan kau Idra aku juga belum tahu bisa mengalahkanmu tentu saja aku bisa karena aku berotot dan kamu tidak Haha..." kata dia


" Tidak tahu" kataku


" biarkan saja orang itu mari kita lanjutkan misi kita hari ini adalah..." kata toto


" Mencari Rumah penyihir di labirin Hutan " kata bawahan toto


" kenapa sangat bersemangat hari ini?! Apa ada sesuatu di rumah penyihir?! " kataku sambil merenung


" kau akan tahu saat sampai nanti pasti kau juga akan tertarik" kata toto sambil bersemangat


" okelah ayo kita berangkat " kataku


Saat di perjalan saat di perbatasan aku melewati itu dan aku melihat semuanya. itu adalah sihir pelindung yang luas, aku memperhatikan sihir itu dan mencari cara membatalkan sihir itu. Jenis sihir itu aku tidak tahu mungkin seperti sihir alima.


Aku akan mencari buku sihir sendiri dan mempelajarinya kata nenek tua di dunia ini sihir dibagi menjadi 5 yaitu, Sihir Nyawa, Sihir Mana Point, 3 lagi aku lupa tapi sihir yang aku punyai ini tidak termasuk karena ini sihir baru mungkin.


" kau berhenti sebentar " kata penjaga perbatasan


" baiklah " kataku


" kau... tidak bisa keluar " kata penjaga perbatasan


" oke baiklah " kataku sambil bergerak dan pulang


" hoy mau kemana Idra?" kata toto


" aku tidak diperbolehkan masuk jadi aku akan pulang" kataku


" hey bocah apa yang kau lakukan terhadap Idra?! " kata toto sambil mengancam


" itu tidak memenuhi syarat keluar dari perbatasan " kata penjaga perbatasan


" kau ingin mati?! itu adalah sahabatku!" toto mengancam


" baiklah aku akan membiarkannya sekali tapi tolong bayar pajaknya dia tidak memenuhi syarat karena tidak bawa uang " kata penjaga perbatasan sambil gemetaran


" oke Idra sekarang kau bisa melewatinya " kata toto sambil tersenyum


" ohh baikan di rumah juga tidak ada apa-apa " kataku


Saat melewati dan melihat dunia luar aku sangat bersemangat sekali sampai aku bisa terbang


" Sihir angin aktifkan terbangkan aku! " aku mengucapkan mantra yang bisa digunakan saat emosi terjadi


" woy ini sangat menakjubkan sekali aku ingin bebas!" kataku sambil berteriak


" out Idra kau bisa terbang?! " Toto sambil kaget


" bisa dong gak aku mempelajarinya semalaman! " kataku


" kau jangan terlalu senang karena dunia ini lebih busuk dari yang kelihatannya! " kata toto


" sangat luar biasa dia bisa membuat sihir " kata sesorang saat di lihat orang itu tidak ada


" aku akan mengubah dunia ini aku akan singkirkan yang busuk aku akan lemparkannya ke neraka Hahaa..." kataku


" cepat turun dan ajari aku menggunakannya " kata toto


" baiklah mari kita lakukan yang terbaik untuk bertemu penyihir" kataku


" kau belum ke penyihir sudah tahu apa hebatnya bukan?! " kata toto bersemangat


" tahulah pasti ototnya?!! bukan?!!" kataku sambil tertawa


" kau ini!! kau belum tahu apa-apa bocah!" kata toto sambil kecewa

__ADS_1


" baiklah di mana kita akan memulai perjalanan kita?!" kataku sambil bersemangat


__ADS_2