
"'''Saat itu khensin membuka pesan yang masuk ke hp nya sedangkan Kaori yang ada di sampingnya juga ikut melirik hp nya. khensin membaca pesan dari teman kostnya kemudian ia memasukan hp nya kembali ke dalam saku celananya.
lain khensin lain Kaori di meja Kaori saat itu nampak gedjet canggih produk dari merk ternama generasi terbaru baik laptop maupun Smartphone.
itu memang bisa di maklumi di samping sebagai putrinya bos kaori juga memegang peranan penting di perusahaan tersebut.
kemudian khensin pun beralih ke sudut ruang untuk mengganti tali gordeng jendela hal yang biasa ia lakukan sendiri setiap seminggu sekali.
terlihat saat itu Kaori masih saja berdiri, khensin yang melihat hal tersebut jadi bertanya sendiri apa ada yang kurang nya.
***oh, ya. aku lupa untuk membersihkan kursinya.***
LAlu ia menuju ke arah kursi tersebut,. untuk membersihkan nya dengan lap halus.
Setelahnya khensin mencoba mendekat dan menghampiri Kaori yang rada gimana gitu.
__ADS_1
non silahkan duduk jangan khuatir selama ini kursinya aman kok.!
Khensin tersenyum melihat sebuah kursi, ceritanya karna beberapa waktu lalu khensin yang sebagai seorang cleaning servis saat itu belum terungkap identitas aslinya, pernah di tegur Kaori.
***mas nanti kalo bersihin kursinya jangan di duduki nya***
maksudnya khensin gak pantas duduk di situ. mendengar ucapan khensin pada kaori tentang kursi hampir semua staf yang ada di sana melihat dengan menahan tawanya.
Kemudian Kaori yang saat itu masih berdiri dengan tangan nya yang memegang meja serta matanya yang melihat ke arah staf lainnya jadi makin tersipu malu saat khensin memanggil namanya dengan pelan.
Non Kaori maaf nanti kalo kopinya kurang pas dengan selera nya non seperti biasa bisa komplain dan marahin saya nya.
kali ini senyuman khensin bukan pada kopi, akhirnya khensin pun pamit pada kaori mungkin inilah awal percakapan pertama di antara mereka yang begitu ada rasa.
Entah mengapa khensin tiba tiba berkata kepada Kaori dengan nada indah aku balik nya Kaori pun menjawab iya seolah ada kemistri di antara mereka.
Dengan membalikkan badan khensin perlahan meninggalkan ruangan tersebut dan Kaori yang saat itu masih berdiri dengan posisi masih melihat khensin yang memakai seragam cleaning servis.
__ADS_1
Sementara semua staf yang ada di situ pun terdiam sambil memperhatikan.
Pagi itu setelah khensin keluar dari ruangan admin dua. khensin pun memulai aktivitas kerja di bagian kantor lainnya.
Membersihkan lantai dan merapikan meja bahkan khensin juga masih memeriksa beberapa toilet, entah mengapa pagi itu banyak pandangan mata dari para staf yang biasa memerintah nya.
Tersenyum sopan pada khensin memang rada rada ada yang ganjel gitu padahal biasanya ia di perintah ini dan itu..
khensin yang hanya ingin bekerja seperti biasa yang tak ingin mendapatkan perlakuan khusus tetap melanjutkan pekerjaannya di hari itu.
--- ***TBC
bagaimana kisah selanjutnya terus ikuti kisah pewaris yang dermawan.
masih banyak yang belum ngasih jempol nya 👍 guys. tolong kasih jempol nya 👍 guys gak susah dan nggak ribet cuman tinggal klik jempol dan like kalian sudah bisa membantu kisah pewaris yang dermawan guys.
terus dukung kisah pewaris yang dermawan dan jangan lupa untuk menyimpan kpyd di album favorit biar kalian tidak ketinggalan update dari kpyd. sekian dulu ya guys.
terima kasih atas kunjungannya***
__ADS_1