
Di lain tempat perusahaan induk tempat ayahnya bekerja, sedang ada pertemuan guna membahas meeting tahunan.! yang rencananya akan di laksanakan di tempat khensin bekerja saat itu.
Di pertemuan itu hadir beberapa orang penting, termasuk bos anak dari tempat khensin bekerja. saat pertemuan berlangsung, ayah khensin Young bos besar perusahaan raksasa ini titip pesan kepada lima anak buahnya. yang semuanya pemimpin perusahaan
"kata Ayah khensin.""Nanti Minggu depan pada saat kalian meeting, kalo melihat sesuatu yang kalian kenal bersikaplah biasa saja."!
ke lima pimpinan itu serentak menjawab ""iya, pak!"" tanpa tau apa yang dimaksud.
Akhirnya tibalah meeting tahunan yang digelar di tempat khensin bekerja. sebagai cleaning servis ini, beberapa hari persiapan ruangan yang megah, makanan dan minuman dari restauran ternama, karpet karpet yang baru, serta bunga bunga yang indah.
sebelumnya itu semua, khensin dan teman temannya latihan selama tiga hari berturut turut. guna persiapan tamu tamu penting. dan hadirlah hari yang di tunggu tunggu. di ketahui tujuh puluh tiga pimpinan anak cabang perusahaan ayahnya di tulis di daftar tamu dan papan pengumuman yang akan hadir.
__ADS_1
hari itu hari yang sibuk bagi khensin. satu persatu tamu penting berdatangan, hingga lengkap semua hadir selain ayahnya khensin. yang sengaja tidak hadir dan hanya di wakilkan kepada orang kepercayaan nya tersebut.
di acara meeting tahunan tersebut hadir pula bos pimpinan di tempat khensin bekerja. dan tak tuput pula Kaori berserta ibunya dan orang orang penting di perusahaan tersebut.
Acara pun di mulai, dari pembukaan hingga subtansi subtansi isinya, dan akhirnya menginjak pada sesi ramah tamah, makan bersama mulailah pegawai pegawai seprofesi khensin keluar, dan melayani tamu tamu penting tersebut. termasuk khensin sendiri yang membawa serbet putih dan lap guna persiapan jika ada meja yang terkena noda.
Pada saat itu khensin tak sadar bahwa ada beberapa orang penting anak buah ayahnya yang sangat mengenal dirinya. suasana pada saat itu ramai, tapi tetap teratur.
khensin dengan penampilan sederhananya mulai memutari meja demi meja. sambil membawa lap dengan pelan dan sopan ia menata meja meja yangdi tempati para undangan. tanpa sadar khensin sampai pada meja ke dua puluh lima, meja ini di tempati orang orang kepercayaan ayahnya. dan yang paling di hormati di acara meeting tahunan tersebut.
khensin pun meminta izin dengan sopan untuk menata kembali lap meja tersebut. salah satu dari lima pimpinan tersebut melihat khensin dan memperhatikannya.
__ADS_1
Ia nampak tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.. ia pun masih tetap tidak percaya hingga khensin beranak ke meja yang lainnya. tiba tiba salah satu pimpinan tersebut teringat kembali, apa pesan dari bos besar mereka.
"""yakni"- jika kalian melihat sesuatu yang kalian kenal bersikaplah biasa saja"'"
dan hal ini langsung di ceritakan kepada empat orang temannya tersebut. mereka pun tidak bisa menguasai dirinya. tiba tiba mereka berlima keluar meja bersamaan. hal ini menjadi perhatian tamu tamu lainnya termasuk Kaori dan ayahnya. mereka semua bertanya tanya ada apa ini.
*********bagaimana kisah selanjutnya terus ikuti kisah pewaris yang dermawan. dan jangan lupa untuk selalu tekan like 👍 okw.
maaf karena saya baru bisa up lagi. di karnakan saya sakit dan harus mendapatkan perawatan.
semuanya bantu doa biar saya tetap sehat selalu dan terus doain semoga cerita pewaris yang dermawan bisa mencapai apa yang saya harapkan.
__ADS_1
amin*******