Pilihan Yang Salah

Pilihan Yang Salah
Episode 5


__ADS_3

"Yes, semua tugas udah selesai tinggal santai-santai saja" Kata bma.


"Gampangkan ?" Tanya tisa.


"thanks ya, ternyata mudah kalau bareng-bareng ngerjainnya, eh btw karena nguras otak jadi laper juga" Ujar bima.


"Ya, ya.., hmm.., kita ke supermarket aja soalnya stok makanan ku juga habis, ya sekalian jalan-jalan juga gitu" Ajak tisa kepada si bima.


"Oke, ide bagus, ayo.. " Jawab bima.


Mereka pun pergi bersama ke supermarket yang biasa, dan di supermarket itu tisa berpapasan dengan roni.


""""""""""""""“"""""""""""""""""""""


Di Supermarket


"Eh, tisa, sama siapa tuh.. " Sapa roni dengan sedikit sinis kepada si laki-laki (bima) di samping tisa.


"Oh, kenalin dia bima, teman kuliah aku kebetulan kita habis mengerjakan tugas kuliah bersama, dan bima kenalin ini roni dia teman ku juga" Kata tisa sembari memperkenalkan antara bima dan Roni.


"Roni" Kata roni.


"Bima" Kata bima. Sembari saling bersalaman.


"Oh ya udah, Ron, aku mau cari belanjaan aku dulu ya" Ujar tisa.


"Oh ya" Kata roni dengan senyum sedikit terpaksa.


"Eh, dia kok kaya aneh ya ?" Kata bima.


"Aneh kenapa? " Tanya tisa kebingungan.


"Ya udah deh lupakan, mungkin perasaan aku aja" Ujar bima.


"Ya udah ayo kita cari belanjaan kita" Ujar tisa.

__ADS_1


""'""""""""""""""""""""""""'"""""""""""'""""


Di perjalanan ke kosan..


Di perjalanan tiba-tiba ada kucing lewat di jalan sontak membuat Bima menyetir motor langsung kaget dan terjatuh.


Brrukkkk...


"Aduh, sakit" Kata tisa.


Sontak membuat orang-orang sekitar kaget dan langsung menolong Bima dan tisa yang terjatuh.


"Adek, engga apa-apa ?" Tanya bapak yang menolong.


"Enggak apa-apa pak" Kata bima.


"Ya udah saya antar kalian untuk istirahat dan minum dulu di rumah bapak ya" Ujar bapak itu.


bima pun juga membantu menolong si tisa dan membangunkan tisa.


"Ssssss.., hmm, enggak apa-apa kok cuman sakit sedikit" Kata tisa.


"Ayo adek ke rumah saya bakal saya bantu obati dulu" Kata bapak.


"Baik Pak, Terima kasih banyak ya pak". Kata bima.


" Ya dek sama-sama" Jawab bapak itu.


Beberapa saat kemudian....


"Ya udah pak kami pamit dulu ya, Terima kasih sudah membatu menolong kami" Ujar bima.


"Sama-sama dek, sudah semestinya saya membantu kalian" Kata bapak itu.


Mereka berdua pun pergi ke kosan..

__ADS_1


"Maaf ya, jadi jatoh begini" Kata bima.


"Enggak apa-apa kok bim" Kata tisa sembari memegang pundak bima


"""""""""""""""""""""""""""


Sesampainya di kosan..


"Eh tisa, itu kenapa ?" Tanya febi.


"Tadi kecelakaan kecil, tapi enggak apa-apa" Ujar tisa.


"Terus kenapa ada si bima ?" Tanya febi.


"Oh dia, aku sama dia habis mengerjakan tugas bersama, dan kebetulan kami lapar dan kami ke supermarket sebentar" Kata tisa.


"Ouh gitu, tapi enggak apa-apa kan? bima juga enggak apa-apa kan?, biar aku obatin sini.. " Ucap febi dengan cemas dan caper kepada bima.


"Enggak kok enggak apa-apa?, cuman sakit sedikit aja, dan kebetulan pas tadi, ada yang nolongin dan bantu kita" Ujar bima.


"Ouh gitu, ya udah syukur deh" Ucap febi dengan nafas lega.


Di kamar kos tisa


"Hmm, enak akhirnya perut bisa kenyang" Kata bima.


"Eh, kalian gimana udah selesai tugasnya buat besok?" Tanya febi.


"Udah dong.. " Kata tisa.


"Hhmm, aku boleh liat enggak?" Rayu febi dengan memperlihatkan muka kasihan.


"Biasa deh, sini biar aku ajarin aja, biar kamu juga ada usaha ya" Kata tisa.


"Oke" Jawab febi.

__ADS_1


__ADS_2