
" Fiona dimana kau " ucap Justin
tapi sayang ia tidak menemukan Fiona dan Justin mengingat kata Joe Fiona berada di kantin tanpa pikir panjang Justin ke kantin dengan mengendap-endap agar tidak ketahuan oleh orc sesampainya Justin di kantin ia mencari Fiona dan dia menemukan di bawah meja makan
" Fiona kau tidak apa apa " ucap Justin
" hiks hiks tidak apa apa hiks " ucap Fiona yg sambil menangis
" sudah ayo kita pergi " ucap Justin dan tiba tiba ada orc di belakangnya dan ingin memukul Fiona
"oy orc sia*** " ucap Justin
" lari Fiona " ucap Justin
" ta tapi " ucap Fiona yg tidak tega kepada Justin
" lariiii Fiona biar aku alihkan perhatian orc sia*** ini" ucap Justin yg berlari kencang *
" tapi " ucap Fiona
" lariiii" ucap Justin yg mengalihkan perhatian orc itu
mau tidak mau Fiona pun meninggalkan Justin
Di luar~~
" Joe Justin dimana " ucap roy yg khawatir
" tadi dia bersamaku tapi dia dengar ada Fiona di dalam dia langsung ke sekolah" ucap Joe yg merasa bersalah
" terus Justin dimana" ucap roy yg khawatir sekali
__ADS_1
" hiks hiks " ucap Fiona yg menangis
" Fiona dimana Justin " ucap roy
" hiks dia ada di dalam tadi ketika aku mau di pukul oleh orc dia mengalihkan perhatian orc itu dan dia suruh aku pergi hiks " ucap Fiona yg masih menangis
" serius aduh aku tidak banyak a senjata lagi gimana ini.... oh iya telpon dulu dia " ucap roy dan roy pun menelpon seseorang
........ halo
" halo bisa kah kau kirim beberapa Hunter A ke sekolah harapan indah "ucap roy
" bisa saja tapi buat apa? "ucap .....
" buruan aku tidak punya banyak waktu" ucap roy
dan roy pun mematikan telepon tersebut dan mengunakan kekuatan awekingnya yaitu roy adalah Assassin dan fighter dan ia berlari kerumahnya dan mengambil pedang samurainya
sisi Justin ~~
" apakah aku akan mati ha tapi tidak apa-apa" ucap Justin yg berada di ambang kematian
"tapi aku tidak mau mati aku tidak mau mati "ucap Justin yg menangis
swooosh
disisi roy~~
kini ia berada di depan sekolah dan ingin mencari adiknya tiba tiba ada cahaya putih di atas
" cahaya putih apa itu " uca roy
__ADS_1
disisi Justin ~~
...[ **apakah tuan mau memakai system ]...
...[ yes or no**]...
" hahaha apa ini apakah ini imajinasi ku dan aku bilang yes" ucap Justin yg pingsan
...[ tuan telah diterima ]...
...[ ****pemakaian mode darurat karena tubuh tuan di ambang kematian****]...
tiba tiba tubuh Justin mengeluarkan aura yg mengerikan yg berwarna hitam dan mata Justin bewarna merah dan para orc pun merasakan aura yg mengerikan para orc pun datang ke tempat Justin tanpa basa-basi tubuh Justin membunuh semua orc tersebut tanpa di beri ampun.
di sisi roy
Roy merasakan aura yg mengerikan ia pun tanpa basa-basi ia langsung ke tempat aura itu.
sesampainya roy disitu ia melihat banyak pala orc yg terlepas dari tubuhnya dan ia pun masih merasakan aura itu ia pun menghampiri aura tersebut dan betapa terkejutnya dia ketika adiknya itu membunuh semua orc tersebut hingga gerbang gate tersebut tertutup. dan dia menghampiri Justin.
" adik kau gapapa " ucap roy yg khawatir
" siapa kau musuh atau kawan? " ucap Justin yg masih dikendalikan oleh mode darurat
" ini aku roy. kakakmu Justin " ucap roy
" ka kakak " ucap Justin yg sudah sadar dan langsung pingsan
dah malas bor dadah
__ADS_1
bentuk system ntar tapi lur
FIN~~~