
kedua perempuan berjilbab tersebut yang berada dirumah sakit adalah reva dan diva dua sahabat itu saling melengkapi meskipun dalam keadaan apapun..
"aku sholat dzuhur dulu yah div.. lo tunggu dia sampai sadar yah kan lo ngak sholat kan..? " tanya reva memastikan....
" Iyah ... udah lo sholat gih... biar gue disini jagain dia.. "ucap diva
tanpa kata pun reva pergi dari ruangan tersebut dan pergi ke arah musholla rumah sakit.. akhirnya dia menemukan mushola tersebut dan....
" eh maaf.. maaf mbak gak sengaja.. maaff.. "ucap seorang lelaki berbaju putih dengan setelan jas putih juga yah seperti dokter gitu deh...
" eh.. iyah.. iyah gak papa mas... saya yang salah terlalu fokus cari musholla.. jadi gak liat liat deh..." ucap reva tak kalah bersalah nya...
tanpa melihat lagi reva langsung menuju ke musholla karena dia sedang buru buru .. tapi mata itu masih melihat reva dengan mata yang sangat kagum akan kecantikan natural nya reva tanpa make up sedikit pun . .
" ternyata masih ada wanita seperti itu.. "ucap pria tersebut dan tak lain dia adalah dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut...
selesai sholat dzuhur reva tak ingin beranjak dari musholla dan akhirnya dia menunggu sholat ashar sekalian agar tidak bosan dia mengaji dan tak butuh waktu lama akhirnya waktu sholat ashar..
__ADS_1
sudah melaksanakan kewajiban reva pun berjalan menuju kamar Radit dimana radit di rawat dan ia sedang di jaga oleh sahabat nya diva...
di depan pintu terdengar suara perempuan dan laki-laki laki-laki berbicara seakan mereka akrab dan tidak ada canggung nya..
dan ketika reva membuka pintu tak lupa juga reva mengucapkan salam kepada orang yang berada di dalam ruangan tersebut...
"assalamu'alaikum" ucap reva...
" waalaikumsalam "ucap bersama orang yang berada di dalam ruangan rawat inap tersebut...
" udah sadar.. " ucap reva
"rev.. lo apa apaan sih " ucap diva
" gue gak bicara sama lo div.. gue bicara sama cowok yang berbaring di tempat tidur rumah sakit itu "ucap reva menunjuk ke arah radit
" Iyah.. makasih udah nolongin gue.. dan maaf.. gue salah sangka sama lo.. " ucap radit.. yang dibalas cuek oleh reva
__ADS_1
" div ayo pulang... rumah gue gak ada orangnya entar kemalingan gue.. " ucap reva sambil mengambil tas ransel nya yang berada di meja..
" rev... tunggu dulu napa.. Radit kan baru sadar.. " ucap diva
" oh... yaudah... lo aja yang nunggu dia sampai sembuh.. maaf gue gak bisa.. gue ada tugas.. " ucap reva cuek dan langsung mau membuka pintu..
"assalamu'alaikum.. " ucap seseorang sedang membuka pintu sebelum reva membuka pintu tersebut...
" waalaikumsalam "ucap serempak bersamaan
Dokter tersebut kaget melihat siapa di depannya wanita yang ia tabrak tadi di depan musholla ada di hadapannya.. wanita cantik natural tanpa polesan make up sedikit pun tapi cantik itu langsung pergi dari hadapan dokter tampan yang berada menghalangi reva untuk pergi dari ruangan tersebut...
" permisi.. ?.. boleh saya lewat.. " ucap reva sopan dan berlalu pergi setelah mendapat kan jalan dari dokter tampan tersebut..
dokter tampan itu memandang punggung reva sampai tidak terlihat dari jangkauan...
...... OK KAK DI POTONG POTONG YAH.. BIAR PENASARAN AJA NANTI KELANJUTANNYA BAGAIMANA OK... TOLONG MINTA DUKUNGAN KALIAN LAGI YAH... MOHON MAAF BILA ADA KESAYANGAN...
__ADS_1