
hari sudah mulai sore. Alex sudah bersiap-siap untuk pulang. laki-laki itu sudah berganti pakaian casualnya. sedangkan Nesa membantu membereskan pakaian Alex ke dalam koper.
tidak lama kemudian, Xavier dan Scarlett putri semata wayangnya masuk ke dalam ruang rawat Alex setelah menyelesaikan biaya administrasi. Scarlett mendekati Alex dan mengajak Alex keluar lebih dulu.
"sini biar aku saja yang bawa, kau ikuti saja anak-anak, " ucap Xavier sambil mengambil alih koper yang berada di tangan Nesa.
"baiklah, terimakasih sayang, " sahut Nesa dan memberikan koper ke Xavier lalu menyusul kedua anaknya yang sudah jalan lebih dulu.
Alex yang fokus mengobrol dengan Scarlett tidak menyadari jika ada seseorang yang terus memantaunya sejak mereka keluar dari ruang rawat inap. sedangkan Xavier yang berjalan paling terakhir menyadarinya, ia tahu jika orang itu mengincar Alex sebeb kecelakaan Alex sudah sempat ia cari tahu meski hanya mendapatkan informasi yang sedikit.
mereka berempat sudah sampai di parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil, sedangkan Xavier yang belum masuk dan baru saja selesai menaruh koper di bagasi mobil menatap ke arah belakang di mana seseorang itu bersembunyi.
setelah itu Xavier segera masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobil menuju rumah, mungkin nanti saat sampai di rumah ia akan berbicara dengan Alex, untuk saat ini ia tidak akan memberi tahu Nesa sebelum semuanya jelas.
*************************
mereka sampai di mansion milik Xavier, ya Alex kembali ke rumah kedua orang tuanya. Nesa masih khawatir jika Alex tinggal di Panthous nya sendiri, jika ada Zergan di dekat laki-laki itu Nesa jauh lebih tenang.
"sudah kalian berdua jangan mengobrol terus, Alex segera ke kamar mu dan beristirahat dan kau juga Scarlett kau baru saja pulang dari sekolah mu sebaiknya mandi dan beristirahat, " ucap Nesa menasehati kedua anaknya.
"tapi mom, aku masih ingin bersama kaka aku sangat merindukannya, " ucap Scarlett menolak dengan lembut.
__ADS_1
"Scarlett kembali lah ke kamarmu, kau bisa tidur dengan ku nanti malam bagaimana? " bujuk Alex, ya mereka terkadang masih tidur bersama meski Nesa dan Xavier khawatir Alex melakukan sesuatu kepada Scarlett karena Alex adalah laki-laki dewasa.
namun karena Alex tahu batasan, ia meyakinkan orang tuanya jika tidak akan terjadi apa-apa kepada adiknya itu, membuat Nesa dan Xavier jauh lebih tenang meski masih ada rasa waspada terhadap Alex yang sangat buas seperti ayahnya saat muda dulu.
"baiklah, kau berjanji? " sahut Scarlett dan bertanya.
"yes, i'm promise, " jawab Alex.
setelah mengatakan itu Alex mencium kening Scarlett dan Scarlett segera kembali ke kamarnya sendiri meninggalkan Alex bersama sang ibu. Scarlett masih sangat polos meski usianya sudah beranjak dewasa gadis itu masih memikirkan hal-hal kekanak-kanakan bahkan tidak memikirkan tentang percintaan di mana umur segitu masih mencari jati diri mereka dari percintaan ataupun hal-hal lainnya.
"Alex kembalilah ke kamar mu, kau istirahat dan juga sepertinya daddy mu ingin membicarakan sesuatu, " ujar Nesa setelah Scarlett sudah tidak ada di antara mereka.
"mommy juga tidak tahu, nanti kau juga tahu sudah sebaiknya kau kembali ke kamar mu, "
"baiklah mom, "
setelah mengatakan itu mereka berdua berpisah, Alex kembali ke kamarnya yang berada di lantai tiga. ya Alex memilih kamar di lantai tiga karena lantai tiga lantai paling sepi, menurutnya itu sangat nyaman jadi tidak akan ada yang mengganggu juga.
sesampainya di kamar Alex merebahkan diri di atas ranjang, dan benar saja tidak lama dari itu Xavier sang ayah masuk ke dalam kamar dan langsung menuju balkon kamar Alex dengan menatap lurus serius.
"ada apa? " tanya Alex serius.
__ADS_1
"siapa? "
"ah, kau sudah tahu rupanya... aku belum tahu aku hanya baru mengetahui nama dan terakhir orang itu tinggal sisanya masih di cari oleh Zergan, " jelas Alex duduk dan serius menatap sang ayah.
"oh baiklah, aku harap ini tidak akan membahayakan putri dan istriku.... kau urus ini secepatnya, "
"aku tahu dad, aku pastikan 2 bidadari ku tidak akan terluka karena ini, "
"baiklah, aku percaya kepadamu, "
setelah mengatakan itu Xavier segera pergi dari kamar putra sulungnya, sedangkan Alex yang di tinggal sendiri termenung dan kembali melihat data yang di berikan Zergan, informasinya masih sangat sedikit hingga Alex juga kesal karena ini terlebih belum ada kabar lagi dari Zergan.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
halo guys, author bawa rekomendasi nih karya dari kak TEH IJO dengan judul karya MENIKAHI KETUA OSIS jangan lupa mampir ya guys.
Gara-gara menolong Rinjani yang terkurung di dalam toilet, Hazel malah harus segera menikahinya. Bukan karena dituntut untuk bertanggung jawab, tetapi orang tua Hezel mengira jika anaknya sudah tidak sabar untuk menyentuh Rinjani.
Hazel dan Rinjani memang sudah ditunangkan saat mereka masih bayi. Namun, Rinjani yang menganggap pertunangan itu tidak sah malah jatuh cinta kepada ketua kelasnya.
__ADS_1