PRIA ABADI

PRIA ABADI
EPISODE 3


__ADS_3

xian menamakan kucing emas itu dengan nama kanako. kanako senang dengan nama yang diberikan  xian, kanako ternyata sebuah hewan mistis saat ini kanako yang baru lahir sudah masuk di tingkatan dewa baru lahir.


kanako sangat patuh pada xian, kanakon yang masih usia empat hari sudah tinggi sembilan puluh cm dan berat badan nya dua ratus kg. xian merasa bahagia dengan hewannya, murid-murid xian tidak sependapat dengan gurunya itu karena kanako selalu menggacau di sekte kadang-kadang kanako bermain-main dengan murid-murid disana. di karenakan mereka ber-sembilan tidak berani melawan kanako mau pun xian jadi mereka hanya diem saja tidak berani mengusik kebahagian guru nya itu. setelah itu tujuh bulan berlalu kanako kini sudah besar dan dia sudah memasuki tingkatan dewa sejati, kanako pun bisa berubah  ke wujud manusianya itu wujud manusia kanako ternyata sosok pria yang sangat tampan bahkan para cewe di sekte terpikat semua oleh kanako bahkan chan gin,chen gin, dan nan gin pun terpikat, mereka ber-tiga terpikat dengan wajah dan pesona kanako. xian mengumumkan bahwa akan diadakan rapat tetua dan pemimpin sekte. dikarenakan xuan merasakan bahwa ada kekuatan besar yang akan mengguncang dunia manusia. esok hari nya  xian langsung mengadakan rapat di pagi hari.


"apakah semua orang sudah hadir" xian


"kami semua sudah hadir guru" guan ting


"oke pembahasan kali ini kita akan membahas dunia iblis" xian


"apa dunia iblis" fang ou


"iya dunia iblis" xian


"guru aku mengetahui rencana mereka" fang ou


lalu fang ou menceritakan semua yang iya temukan di gunung ou.


"mereka ingin menginvasi dunia manusia lagi" xian


" sepertinya begitu" fang ou


" ayah kenapa tidak ayah bunuh kaisar iblis" kanako


"itu terlalu bahaya" xian


"meski kekuatan aku cukup besar tapi manusia memiliki stamina yang lemah" xian


"kalau begitu biar aku saja" kanako


"kanako kekuatun mu mungkin besar tapi di dunia ini masih banyak yang memiliki kekuatan yang lebih besar dari mu" xian


"kalau begitu baiklah" kanako


"oke apakah yang lain mempunyai argumen yang berbeda" xian


" tetua tertinggi sebulum menyerang kita sebaik nya menyuruh para murid bersiap-siap dulu" kil po [tetua pelatih murid]


"kalau begitu kau suruh para murid bersiap-siap dulu" xian


"guru sebaiknya kita juga mengadakan pesta sebelum pergi" chan gin


"masuk akal membiarkan para murid menikmati kesenangan sebelum perang" xian


lalu rapat itu terus di lanjut sampai di pagi hari nya lagi. setelah rapat selesai para tetua pemimpin sekte dan tetua tertinggi keluar dari ruangan itu di luar ruangan para murid sudah berkumpul dan menunggu perintah. pemimpin sekte memberitahukan semua hasil akhir dari rapat itu. setelah pemberitahuan selesai semua tetua pergi guan ting dan xian melaksanakan tugas mereka yang di ikuti oleh kanako menuju sekte bulan sabit, sekte bulan sabit adalah sekte yang di dirikan oleh dewi bulan adalah anak dari kaisar iblis singa yang dulu di bunuh xian. dewi bulan tidak membenci xian karena kaisar iblis singa sangat kejam bahkan dulu dia hampir menguasai dunia manusia. julukan dewi bulan bukan hanya omong kosong dia cantik bagaikan bulan dia juga memiliki tubuh yang seksi. sekarang xian meminta bantuan dewi bulan untuk mengetahui rencana kaisar iblis kura-kura. sesampai nya di sekte para pelayan di sana mencoba merayu xian, bahkan cewe disana langsung menuju kearah xian dan kaneko guan ting yang kalah cakep dari mereka berdua tidak ada yang mau pada akhir dia di pojokan. tidak lama kemudian dewi bulan datang.


"woh ada apa ini ribut-ribut" dewi bulan


"dewi disana ada dua pria yang sangat cakep dan ada satu pria di pojokan" pelayan dewi bulan


"oh pria cakep"


"aku ingin lihat siapa dia" dewi bulan


"kalian semua minggir dewi mau melihat dua pria cakep itu" pelayan dewi bulan


semua pelayan disana pun menyingkir


"oh ternyata xian" dewi bulan


"akhir nya muncul juga" xian


"xian lama tidak ketemu"dewi bulan


"kita hanya tidak ketemu dua tahun" xian

__ADS_1


"tapi bagiku dua tahun itu lama" dewi bulan


"sekarang boleh kah duduk" xian


"tunggu dulu pria cakep ini siapa" dewi bulan


"dia anak ku" xian


"anak angkat maksudmu?" dewi bulan


"dia anak ku yang ku besar kan dengan penuh kasih sayang" xian


setelah mendengar itu dewi bulan jatuh ketanah dia tidak percaya bahwa dalam dua tahun xian memiliki anak. lalu dalam hati dewi bulan dia menganggap bahwa dia tidak kultivasi selama dua tahun melainkan selama dua puluh tahun. xian yang melihat dewi bulan jatuh dia langsung menolong nya.


"dewi bulan apa kau tidak apa-apa" xian


dewi bulan yang tidak percaya itu terdiam seakan-akan pingsan


"ayah dewi bulan kenapa" kaneko


guan ting yang dari tadi di pojokan itu akhir nya menampakan diri nya.


"dia tidak percaya bahwa guru punya anak asli" guan ting


"maksud paman dewi bulan mencintai ayah?" kaneko


"iya dia menyukai guru sudah sangat lama" guan ting


"apa yang kalian bicarakan" xian


lalu xian membawa dewi bulan ke kamar nya sesuai yang di beritahukan pelayan pribadi dewi bulan. sesampainya di kamar dewi bulan sadar meminta menceritakan semuanya.


"xian tolong ceritakan anak dari cewe mana" dewi bulan


"baiklah jika ingin mengetahui asal usul kaneko" xian


"oh begitu dia anak hewan mistis kucing emas" dewi bulan


"iya apa kau sudah tidak salah paham" xian


"kaneko kemarilah" dewi bulan


"ada apa dewi bulan" kaneko


"aku meminta maaf pada mu karena telah berburuk sangka padamu" dewi bulan


"tidak apa ko" kaneko


"kaneko jangan panggil dewi bulan panggil aku ibu mu" dewi bulan


"ibu apa aku akan punya ibu" kaneko


"iya panggil aku ibu" dewi bulan


"tunggu dulu kau menyuruh kaneko memanggil ibu kepada mu?" xian


"apa itu salah" dewi bulan


"tidak salah ko" xian


"kalau begitu panggil aku ibu kaneko" dewi bulan


"baiklah i..b..u" suara kecil kaneko


"apa katamu "

__ADS_1


"apa kau malu" dewi bulan


"tidak itu karena dari aku kecil aku hanya tau ayah" kaneko


"kalau begitu sekarang kau punya ibu yang ada setiap saat" dewi bulan


"ibu...ibu..ibu" kaneko tanpa sadar memeluk dewi bulan


"tunggu dulu kita belum menikah " xian


"kalau begitu kita menikah" dewi bulan


"me..me..nikah" xian


xian kaget dengan jawaban dewi bulan


"ayah menikah lah dengan ibu" kaneko


xian makin kaget dengan perkataan kaneko


"baiklah aku akan memberi jawaban nanti setelah mengalah kaisar iblis kura-kura" xian


"kalian kesini ingin mengalah kan kaisar iblis kura-kura" dewi bulan


"iya biarkan guan ting yang menjelaskan" xian


"akhirnya kalian menyadari ada aku disini" guan ting


"sudahlah guan ting cepat beritahu" xian


" baiklah" guan ting


setelah itu guan ting memberitahukan semua hasil rapat.


"kalian ingin tau kekuatan kaisar iblis kura-kura dan jumlah pasukan nya" dewi bulan


dewi bulan memanggil mata-mata elit untuk menyusup disana dewi bulan menyuruh mata-mata elit itu dalam satu minggu sudah harus ada kabar. karena dewi bulan ingin segera menikah sama xian


"baiklah aku sudah memberitahukan ke mata-mata elit itu untuk segera mendapatkan info" dewi bulan


"bagus makin cepat makin bagus" xian


"sebaik kalian disini dulu dalam satu minggu ini' dewi bulan


dewi bulan memberikan kode untuk guan ting agar segera pergi


"di sekte aku banyak sebaik aku segera pergi" guan ting


"baiklah aku akan memberitahu kalau ada kabar" xian


"kenapa paman buru-buru" kaneko


"pemimpin sekte seperti dia akan sibuk jika keadaan seperti ini" dewi bulan


"oh begitu" kaneko


"sebaik nya kita berjalan-jalan di taman" dewi bulan


"apa kau sudah bisa berdiri" xian


"sudah" dewi bulan


"ayah gandeng ibu takut ibu pingsan lagi" kaneko


"baiklah" xian

__ADS_1


xian pun mengandeng dewi bulan seperti seorang kekasih. dewi bulan memberitahu jalan kepada mereka selama di perjalan mereka ngobrol seperti seorang keluarga para pelayan disana menganggap bahwa dewi bulan sudah diterima cinta nya oleh xian dan para pelayan disana juga menganggap bahwa kaneko adalah anak mereka berdua, disini sebenernya dewi bulan sudah bisa berjalan dengan normal tapi dia berpura-pura lemah agar di gandeng oleh xian. sesampai nya di taman mereka bermain-main seakan-akan mereka adalah keluarga.


__ADS_2