PRIA ABADI

PRIA ABADI
EPISODE 6


__ADS_3

sisa dua hari lagi sebelum pernikahan xian dan dewi bulan dan juga semua persiapan sudah selesai tinggal menunggu hari pernikahan dewi bulan juga sudah kembali ke sekte bulan sabit untuk mempersiapkan diri.


"itu dewi" pelayan dewi bulan


"apa disini juga sudah siap" dewi bulan


"sudah dewi" pelayan dewi bulan


"kalau sudah siap sekarang aku mau lihat persiapannya" dewi bulan


"silakan dewi" dewi bulan


dewi bulan memeriksa semua perlengkapan agar nantinya semua berjalan lancar. sekarang sisa satu hari lagi xian yang tidak sabar ingin segera menikahi dewi bulan itu dan dewi bulan juga tidak sabar menunggu hari esok alhasil xian menyuruh kaneko untuk melihat keadaan dewi bulan karena kaneko ingin melihat ibunya itu maka kaneko pun setuju sesampainya disana kaneko melihat dewi bulan yang tak sabar sama seperti ayahnya dewi bulan pun menyuruh kaneko untuk memberitahu bahwa xian harus terlihat tampan dan mempesona juga menyuruh kaneko untuk tampil dengan mewah dan berwibawa.


"kaneko beritahu apa yang ku katakan tadi pada ayah mu" dewi bulan


"baik ibu. ibu juga harus terlihat cantik dan seksi" kaneko


"oh kau sudah mulai nakal" dewi bulan dengan muka serius


"k-kalau begitu aku pamit dulu" kaneko yang ketakutan pun pergi agar tidak di hukum oleh ibunya


"hati-hati kaneko" dewi bulan


setelah kaneko pergi dewi bulan pun bersiap-siap untuk besok. hari yang di tunggu pun akhirnya tiba pernikahan antara xian dan dewi bulan berlangsung megah karena banyak orang yang datang acaranya ini sudah di datangi ribuan orang bahkan mungkin jutaan orang para monster iblis yang ada di dunia monster iblis hampir seluruhnya datang mereka semua mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.


" tuan xian dan dewi bulan selamat atas pernikahan nya!!" semuanya dengan serentak dan keras


"semuanya mari kita minum!!" xian dengan suara yang keras


"ibu ayah selamat atas pernikahannya" kaneko


"terimakasih kaneko" dewi bulan


" sekarang aku mau main dulu" kaneko


"kaneko kau tidak boleh jauh-jauh dulu" xian


"emang kenapa ayah?" kaneko


"karena sekarang saat melempar bunga" xian


"kalau begitu segera lempar ayah" kaneko dengan bersemangat


xian dan dewi bulan segera melempar bunga dan yang mendapatkannya adalah guan ting dan ling ji mereka berdua pun saling bertatap-tapan yang membuat ling ji pingsan guan ting langsung membawa ling ji ke rumahnya


semua orang bersorak-sorak atas kejadian itu dan pesta pernikahan pun dilanjutkan sementara itu guan ting menunggu ling ji sadar selama setengah jam setelah ling ji sadar dia bingung dia berada di sana lalu guan ting pun memberitahu bahwa ling ji berada di rumahnya ling ji yang sudah lama ingin mencium guan ting dia langsung menarik guan ting ke atas kasur guan ting tidak menolak karena guan ting sudah mengetahui bahwa ling ji mencintainya guan ting dan ling ji melanjutkannya hingga tiga jam er ting mencari kakaknya kesana kemari karena acara minum pemimpin akan segera di mulai er ting yang dari tadi mencari kakanya dia mencoba mencari kakanya di rumahnya dan mendapatkan kakaknya sedang bersama ling ji mereka sedang melakukan sesuatu dengan suara yang enak di dengar "ah ah ah" suara ling ji dan guan ting menemukan kakaknya sedang melakukan itu er ting pun pergi dan menggantikan kakaknya itu untuk minum bersama para pemimpin sekte yang lain acara pernikahan xian dan dewi bulan dilanjutkan sudah saat minum-minum bersama para pemimpin sekte jadi xian dan dewi bulan pergi ke ruangan para pemimpin sekte dan melihat bahwa masih ada yang kurang er ting pun datang dan memberitahunya.


" guru kakak dan pemimpin sekte ling ji sedang sibuk berdua " er ting


" apa berduaan " yun jih


" iya mereka berduaan " er ting

__ADS_1


" akhirnya si berengsek guan itu mengetahui bahwa ling ji mencintainya" yun jih


"hahaha biarkan mereka berdua" bili fin


" sebaik kita segera minum " gi po


" kalau begitu selamat minum semuanya" xian


" mari minum sampai malam" gi po


mereka semua minum begitu juga para tamu yang lain di sediakan anggur kelas atas mereka semua minum sampai malam karena pesta pernikahan xian dan dewi bulan sudah selesai mereka semua kembali ke tempat masing-masing dan er ting memberitahukan bahwa kakaknya dan ling ji itu harus hadir untuk menutup acara sesampai nya di sana er ting kaget karena mereka masih melakukannya tetapi er ting tetap memanggil keluar guan ting dan ling ji.


"kakak keluarlah!!" er ting berteriak dengan keras


guan ting dan ling ji kaget dengan suara er ting


" ling kita sudah dulu " guan ting


" iya adik mu sudah memanggil " ling ji


mereka berdua keluar secara bersama-sama


"aish kalian melakukannya hingga acara selesai" er ting


"melakukan apa kami hanya sedang membuat pil" guan ting mencoba mengelabui er ting


"kakak aku tau semuanya saat aku tadi mencari kamu untuk minum-minum"


"bersama para pemimpin sekte tapi hanya kalian berdua yang tidak datang"


"karena aku tidak mau menganggu aku tinggal pergi dan juga"


"postur jalan kak ling ji agak berbeda seperti sudah di ambil keperawanannya" er ting


"k-kau mengetahui semuanya" guan ting


"iya" er ting


"kalau begitu rahasiakan ini" ling ji


"mana bisa begitu kak ling" er ting


"maksud mu kamu sudah memberitahu semua orang?" ling ji


" tidak mana mungkin. itu karena kalian main terlalu lama"


" dan para pelayan banyak yang mendengar suara kalian"


" pokoknya gosip ini sudah menyebar" er ting


" lalu bagaimana kita menutupi ini?" ling ji


" tenang saja semua orang tidak bergosip buruk tapi mereka berharap"

__ADS_1


" bahwa kalian segera menikah" er ting


"bagus lah " ling ji


"kalau begitu kita segera ketempat guru untuk menutup acara" guan ting


mereka terbang bersama meski terbang bersama tapi ling ji dan guan ting masih berdempetan seakan-akan mereka berdua sedang bersama sesampai nya di tempat xian mereka segera masuk ke barisan. xian dan dewi bulan mengucapkan terimakasih atas kehadiran mereka semua dan para pemimpin sekte juga berterimakasih atas kehadiran mereka semua setelah itu acara pun di tutup dengan megahnya. setelah semuanya pergi kini giliran para pemimpin sekte pergi tapi ling ji masih ingin bersama dengan guan ting jadi ling ji tidak kembali ke sekte dulu xian pun membolehkan keputusan ling ji. xian mengendong dewi bulan ke rumah nya dewi bulan hanya bisa menurut dengan bahagia karena dia akan di ambil keperawanannya oleh orang yang di cintai nya yaitu xian sesampai nya di rumah xian tanpa basa-basi meletakan dewi bulan di kasur dewi bulan menarik xian yang sedang melepaskan pakaiannya untuk segera melakukannya.


"sayang segera lepaskan pakaian mu" dewi bulan


"kau juga lepaskan pakaian mu itu dulu" xian


"kelamaan sebaiknya kita melakukannya sambil mencabut keperawananku" dewi bulan dengan muka menggoda


"kalau begitu apa boleh buat kau juga ambil perjakaku" xian dengan muka menggoda


"kalau itu sudah pasti" dewi bulan dengan muka menggoda


"sayang mari kita mulai" xian sambil memeluk dewi bulan di ranjang


"ah ah pelayan sayang" dewi bulan dengan suara yang seksi


"di dalam sini panas" xian sambil memasukan dan mencabut tongkatnya


"punya mu besar jangan sembarangan bergerak sayang ini pertama kalinya bagiku" dewi bulan dengan muka merah dan suara seksi


mereka melakukannya sepanjang malam hingga siang. kaneko yang tidak mau menganggu ayah dan ibu nya itu pergi main bersama teman-temannya selama dua hari kaneko baru pulang dan mendapatkan ayah dan ibu nya itu masih melakukan itu jadi menunggu ayah dan ibu nya keluar dari rumah dulu di dalam rumah xian dan dewi bulan masih melakukan hubungan hangat itu mereka melakukannya selama dua hari dua malam tapi mereka tidak merasakan itu mereka berdua terus melakukan itu hingga tiga belas hari meski begitu mereka berdua tidak makan dan minum itu karena mereka melakukannya dengan tulus dan cinta mereka juga tidur saat kelelahan saat mereka keluar mereka berdua kaget melihat kaneko yang menunggu mereka di rumahnya.


"kaneko kenapa kamu tidur di luar" xian


"itu karena aku tidak mau menganggu ayah dan ibu" kaneko


"kenapa tidak main saja" dewi bulan


"ayah dan ibu melakukannya selama tiga belas hari" kaneko


"t-tiga belas hari kukira hanya dua hari saja" xian kaget


"sepertinya kita main terlalu banyak" dewi bulan


"ayah dan ibu aku mau tidur di dalam dulu aku baru pulang semalam" kaneko


"baru pulang katamu" dewi bulan marah ke kaneko


"i-tu m-maksudku" kaneko takut di marahi ibunya itu  segera meminta maaf


"kalau begitu aku maafkan dan cepat sana tidur" dewi bulan


"kaneko ini meski tubuh nya sudah besar tapi sifat seperti anak-anak" xian mengeluh ke dewi bulan


"biarkan saja nanti juga pasti akan memiliki sifat dewasa" dewi bulan menenangkan xian


xian dan dewi bulan melihat apakah semua sudah di bereskan xian melihat guan ting yang sedang bekerja mempertanyakan di mana ling ji guan ting menjawab bahwa ling ji sudah pulang ke sektenya delapan hari yang lalu xian melihat semua sudah beres di sekte hijau darah jadi mereka memutuskan untuk pergi ke sekte bulan sabit untuk mengecek apakah di sana juga sudah di bereskan semuanya setelah memastikan bahwa semuanya sudah aman xian berniat membuat rumah untuk mereka bertiga

__ADS_1


:> semoga menikmati


__ADS_2