
Setelah mengantar Seulbi Junki pun bergegas ke rumah Sanha
Diperjalanan
"Hem. Kenapa aku benar benar takut kerumah Tuan Jeon"
"Semoga tidak terjadi apa"
Ucap Junki mengemudikan mobil nya
Junki sudah sampai di rumah Sanha
"Anak anak kenapa kalian disini"
Ucap Junki karena perasaannya terasa kacau Jika bertemu dengan St dan BTS
"Main bola bekel"
Ucap Clara asal bicara
Junki pun menghela nafas dan menghampiri Sanha
"Tuan Sanha ada apa memanggilku"
"Kau sudah bekerja keras untukku"
"Hahaha anda lucu sekali tuan jika aku tidak bekerja pasti aku akan menjadi pengangguran bukan"
Ucap Junki kepada Sanha
Sanha pun memberikan laptopnya
"Junki buka folder xx ada data penting yang perlu kamu periksa"
"Kenapa harus aku"
"Jika kau tidak bekerja keras kau akan penganguran"
St dan BTS tertawa melihat kelakuan Junki
Astaga mereka kenapa tertawa perasaan ku tidak enak!! Batin Junki
Junki pun membuka folder tersebut dan dia terkejut
"Ajussi apa isinya kenapa kau terlihat gugup"
Tanya Reni dengan raut wajah serius
"Tu tuan apa maksud ini semua"
"Aku juga tidak tau. Ternyata kau sudah punya calon istri"
Jawab Sanha dengan wajah serius
Ini pasti ulah mereka puas kalian membuatku malu puas! Batin Junki
"Ajussi kenapa kau menatap kami"
Tanya Eliza dengan wajah serius dan takut
"Ajussi aku benar kan kau menyukainya aah tidak aku saja semua orang yang disini sudah tau kau menyukainya"
Ucap Taehyung mengangkat satu alisnya
Cih. Kalian pasti dalang di baling semua ini. Aku tau kalian disekolah adalah Hero ah tapi bagiku kalian bocah yang menyebalkan !! Batin Junki
Sanha pun mendekati Junki
"Jadi kapan kamu menikah"
"Aaah tuan aku tidak ingin menikah"
__ADS_1
"Kau tidak mau menikah dengannya baiklah"
Ucap Sanha sambil berpikir
"Aku dengar dia baru putus dari kekasihnya dan dia tidak punya pekerjaan"
"Tuan tau darimana"
"Aku cenayang jadi aku tau semuanya"
Sanha kembali duduk menghampiri Junki
"Puas kalian menjebakku"Ucap Junki memberi kode kepada bocah yang ada di depan mereka
"Haha tentu tuan kami puas"
"Kapan tuan akan menikah aku tidak sabar melihat bayi mungil"
Mereka semua tertawa dan puas dengan rencana mereka
Junki pun terdiam
"Lee Junki"
"I.iya tuan"
"Akan kuberi kau kesempatan 1 minggu kau menikah dengannya atau dihukum
Seketika Junki mulai panik
"Apa dihukum"
"Iya dihukum"
"Lebih baik aku dihukum tuan daripada aku harus menikah dengan orang yang tidak mencintaiku"
Skakmat Junki pun keceplosan dengan ucapannya
"Akan ku putar videonya ajussi"
Ledek Jungkook kepada Junki
"Aish. Dasar anak kecil
"Kami bukan anak kecil Paman kami adalah BTS dan St"
Ucap Jenifer duduk disebelah Jin
Sanha pun memberitahukan hukuman Junki
"Hukum pertama kamu harus jadi anggota DKP di seluruh kota Seoul dalam sehari"
"Tuan kalau satu jalan aku sanggup ini satu kota dalam sehari mana mungkin"
"Hukuman kedua jangan muncul dihadapanku seumur hidup dan tinggal di pulau tak berpenghuni"
Ucap Sanha kepada Junki
Astaga hukuman yang mengerikan lebih kejam daripada dihukum guru!! Batin Junki
Sanha pun menepuk bahu Junki
"Junki ada lagi pilihan terakhir"
Ucap Sanha tersenyum
Aku yakin ini pasti lebih menarik!! Batin Junki tersenyum
Sebuah pelayan datang menghampiri mereka meletakkan cincin dan bunga diatas meja
"Kamu memilih nikah dengan Seulbi atau nikah dengan nenek2"
__ADS_1
Deg. Hukuman terakhir lebih merinding daripada melihat hantu
Flashback
Seorang yeoja dan namja sedang mengadakan pertemuan di tempat rahasia
"Chagi jika kau mau membunuhnya. Kau akan mendapatkan uang banyak"
Ucap kekasih yeoja tersebut
"Ta tapi aku tidak sangup melakukannya. Jika dia mati aku pasti dihukum mati"
Jawa yeoja tersebut
Beberapa namja datang menghampiri mereka
"Tenanglah aku akan memastikan kau akan aman"
Ucapnya tersenyum
"Hem kau dengar sendiri. Tuan ini mengatakan padaku kita bisa pergi ke luar negeri setelah itu"
Ucap Namja tersebut
"Chagi kau tau kan ibumu butuh obat untuk kesehatannya. Dan adikmu akan kuliah sebentar lagi dimana hati nuranimu"
Dan akhirnya Seulbi sang pramugari setujuh membunuh Sanha akan tetapi yang meninggal bukan Sanha melainkan orang lain
Kembali kecerita
Seulbi berada di tepi danau
"Hem kau membohongiku. Ternyata uang kau buat senang senang dengan pacarmu"
Ucap Seulbi menanggis menatap air danau
Danau ini tenang tapi menghanyutkan iya karena terlihat tenang tapi jika aku berada di danau itu pasti aku akan hanyut dan mati!! Batin Seulbi
Junki yang tidak sengaja duduk di belakang Seulbi dan menyanyi kan lagu dan Seulbi merasa senang mendengarnya
"Tuan lagumu bagus"
Ucapnya menoleh ke arah Junki
"Ah Seulbi kau disini"
Ucapnya tersenyum mengandeng tangan Seulbi
Kenapa aku deg2an ya dia memegang tanganku!! Batin Seulbi
Iya memang dia cantik aah apa yang aku pikirkan wajahnya saja cantik tapi dia sendiri pembunuh!! Batin Junki
"Tuan ah maksudku Junki bisa kah kau melepaskan tangan mu"
"Aah baiklah aku akan melepaskan mu"
Junki pun pergi meninggalkan Seulbi
Junki pun mengelilingi danau. Seulbi pun mengikuti Junki
Langkah Junki terhenti dan Seulbi menabrak badan Junki
"Dasar penguntit"
Memegang tangan Seulbi
"Cih. Dasar aku bukan penguntit aku hanya berkeliling ini tempat umum terserah aku mau kemana"
Pergi meninggalkan kan Junki dengan berlari dan menari
Aahh keputusan tuan Sanha benar lebih baik aku menikahinya lagi pula info yang aku dengar dia wanita baik lelaki bodoh yang tega meninggalkan dia!! Batin Junki
__ADS_1
Junki pun mengikuti arah Seulbi dan ikut menari bersama Seulbi