
FANI menaiki tangga dengan berapi api..
klek....
duaarrdd....
pintu kamar di banting keras oleh fani yang masih di kuasai emosi...
"dia fikir siapa dia... aku tidak tau mengapa dunia ini begitu sempit sehingga aku harus bertemu lagi dengan manusia tidak berguna itu, terlebih lagi bahkan aku telah memasuki keluarga nya...
fani mengemas pakaian sembari terus meracau...
sementara di lantai bawah..
"kk apa yang kau lihat dari wanita murahan itu.. apa yang sudah dia lakukan sampai kau menikahi nya, dia sudah menjebak mu kan...
REY hanya memijat kening nya mendengar semua celotehan RAGIL..
"KK katakan padaku kenapa kau diam saja, apa yang di lakukan wanita murahan itu pada mu, biar aku yang memberi nya pelajaran..
"bisakah kau pergi sekarang juga..
REY langsung mengusir RAGIL tanpa basa basi..
"apa maksud mu, kau mengusit ku, apabyang sudah di lakukan perempuan itu, seperti nya kau sudah kena guna guna ya..
"apa yang kau katakan, zaman sudah maju dan kau masih mempercayai mantra, heh.. pantas saja hidup mu tidak ada kemajuan...
sudah pergi lah, sebelum aku menelfon hars...
tak..tak..tak..
__ADS_1
suara langkah kaki membuat kedua pria itu menoleh ke sumber suara..
FANI melangkah sembari menarik koper nya..
"FANI apa ini..
fani tak menjawab..
"FANI apa maksud mu, cepat jelas kan, kenapa kau membawa barang barang mu,?..
fani terus berjalan tanpaenghirau kan orangbyang mengajak nya bicara..
klek... pintu villa di buka..
"fani kau mau kemana, kata kan pada ku..
rey masih berusaha mengajak fani berbicara sembari berusaha meredam emosi nya.., namun fani tak menghirau kan..
BRAGGGHH...
REY mengambil alih koper yang di tarik fani dan melempar kan nya ke sembarangan arah..
"apa yang kau lakukan..
"apa yang kau tanya kan, seharus nya aku yang bertanya, apa yang kay lakukan, kenapa membawa selurug barang mu, kau mau kamana?
"tidak perlu memperdulikan ku,, hak ku mau kemana pun aku,
"hak mu, apa kata mu, kah mu..
fani kau sadar kau sudah meilmiliki suami, kau hanya boleh pergi jika suami mu mengizin kan mu pergi..
__ADS_1
"heh aku tidak perduli, aku sudah tidak ingin menjadi istri mu lagi.. aku mau kau mencerai kan ku tuan REY..
"berhentilah berbicara soal perceraian.. aku tidak akan pernah mencerai kan mu..
"terserah kau, tapi aku sudah tidak mau hidup seatap dengan mu, aku tidak mau verada di dalam keluarga yang busuk seperti keluarga mu,,
"TUTUP mulut mu fani, kau belum mengenal keluarga ku, jadi jangan pernah menghina keluarga ku..
"kenapa? kau tidak terima, keluarga mu memang busuk tuan REY jadi kumohon lepas kan aku,..
biar kan aku bebas..
"TIDAK FANI..
kau hanya akan mati dalam pelukan ki, aku tidak akan melepas kan mu.. dan berhentilah menghina keluarga ku yang belum kau kenal, bahkan belum pernah kau lihat,
ATAU..
"ATAU apa tuan REY, kau ingin mrnelgon sekertaris mu untuk memberi pelajaran pada ku..
silah kan..
telfon saja dia.. aku akan menunggu nya datang,, aku ingin tau pelajaran apa yang bisa dia verikan untuk ku,,
"FANIII...
rey berteriak...
"berhentilah berdebat dengan ku, aku sendiri yang akan memberi mu pelajaran...
rey menarik kuat tangan fani....
__ADS_1