Pria Super Dingin

Pria Super Dingin
4. pamitan


__ADS_3

aku pun makan dengan lahap, bukan karena kelaparan, tapi karena maskan ibu sangat enak banget.


ibu pun menghapiriku di meja makan sambil melihat aku makan yang lahap banget seperti orang kebuluran.


ibu " pelan pelan cinta makannya.


cinta " ibu sich masak enak, kan aku jadi hilang kendali makannya, oh ya bu, tia kemana? aku tidak lihat dia dari tadi, biasanya hr ini dia tidak kulyah?


ibu " adik mu, ada temannya yang ulang tahun hari ini, jadi dia izin nginap d rmh temannya nanti.


cinta " oh gitu. aku sudah kenyang banget ni bu, super kenyang.


ibu " nanti makan malam mau ibu maskan apa ?


cinta " rendang ayam pedas bu.


dengan cepat aku menjawab pertanyaan ibu.


ibu " baiklah, tetapi kamu harus bantuin ibu masak nanti kalu sudah nikah bisa masak buat suami.


cinta " aku kan belum mau menikah bu, masih lama, calonnya saja belum ada bu.


ibu " itu anak dari teman ibu, yang teman kamu yang waktu SD, si Rio dia kan suka sama kamu,


kemarin ibu kepasar ketemu sama Rio dan ibu nya. Rio nanyain kamu.


sekarang dia sudah jadi dokter, dan bekerja di rumah sakit yang tidak jauh dari tempatmu bekerja. dia ada juga minta no hp kamu cin ke ibu kemarin.


cinta " terus ibu kasih?"

__ADS_1


ibu " iyalah lagian Rio kan anaknya baik, ibu juga sudah kenal sama ibunya.


cinta " hemz.... ya udahlah terserah ibu saja. aku sambil berjalan menuju ruang tv,.


ibu " cin mau ke mana? baru aja ibu mau bicara soal cowok. udah menghindar.


ibu ngoceh sendiri, dan aku asyik nonton Dracin Kesukaan aku, Aobut is Love.


tak terasa jam sudah menunjukan jam 4, aku pun segera bangkit dari tempat duduk ku, dan menuju kamarku, aku terus mandi, setelah selesai mandi, aku langsung menyiapkan barang barangku untuk berangkat ke kalimantan besok.


saat setelah makan malam aku dan ibu duduk di ruang nonton, tetapi tia tidak ada d rmumah karena tia, pergi bermalam di rumah temannya yang sedang berulang tahun.


cinta " ibu, aku mau bilang kalau esok aku akan berangkat ke kalimantan.


ibu " kalimantan? ada apa kok tiba tiba bilang mau ke kalimantan?


itung itungkan buat tambah pengalaman ke tempat orang kan bu.


ibu " tapi kamu perempuan, seorang diri di tempat yang jauh, ibu kuatir.


cinta " tidak apa apa bu, nanti aku pasti baik baik saja kok, ibu jangan kuatir, lagian bos ku yang baru nanti sangat baik kok, seperti pak adi.


ibu " emang siapa bos baru kamu?


apakah kamu sudah kenal.


cinta " sudah kenal bu, dia putranya Pak Adi, pak Angga namanya.


ibu " syukurlah kalau kamau sudah kenal, jadi ibu tidak lagi kuatir.

__ADS_1


cinta " nah gitu dong bu, aku kan jadi tidak berat hati untuk pergi.


esok aku pagi pagi udah berangkat bu.


jadi beri tahu sama tia ya bu, aku tidak sempat berpamitan sama tia.


ibu " iya nanti ibu sampaikan sama tia. sekarang kamu istrahatlah, besok mau perjalanan jauh.


cinta " baiklah bu, aku ke kamar dulu ya.


aku pun langsung ke kamarku, ibu masih di ruang keluarga, sambil menonton tv.


aku pun terbangun jam empat, aku pun menyiapkan barang barang untuk keberangkatan ku, tak terasa jam sudah menunjukan jam 6, aku pun segera pergi mandi, setelah mandi, aku keluar kamar, untuk menemui ibu ku.


di meja makan sarapan sudah tersaji. ibu masih di dapur, lalu aku pun langsung k dapur menemui ibu ku, dalam hati ku rasanya aku tidak sanggup untuk berjauhan dengan ibu ku, karena aku tidak pernah jaub dari ibu. ini untuk pertama kalinya.


ibu " cinta, sudah bangun kamu nak?


cinta "iya bu,


ibu " ayo kita sarapan dulu.


q


cinta " baik bu


kami pun menuju meja makan, kami menikmati sarapan dengan hening.


aku tahu sekali dalam hati ibu, berat untuk melepas ku pergi jauh.

__ADS_1


__ADS_2