
Selesai sarapan, aku pun segera berangkat. ternyata di depan rumah kami sudah ada pak Adi dan Pak Angga yang akan memberiku tumpangan.
cinta" pak adi, kok tidak beritahu kalau mau ke sini?
pak adi " saya sengaja ngajak Angga k sini, buat jemput kamu, biyar gak repot kalau sudah pergi sama sama.
cinta " saya bisa kok pak pergi sendiri, bapak gak harus repot repot jemput saya.
pak adi " tidak apa, lagian nanti sementara, rumah yang akan kamu tempati disana belum selesai dikerjakan, kamu tinggal dulu sama Angga.
cinta " tidak perlu pak nanti saya cari kos kosan aja dulu.
pak adi " gak baik anak gadis sendirian di tempat orang gak aman.
Cinta " bicara dalam hati, apa dg anak bapak saya bisa aman, sikapnya yang sedingin es, saya rasa saya lebih tidak aman bisa saja bahaya menghampiri saya, tetapi dia diam saja."
pak adi " cinta cinta kok kamu bengong?
cinta " tidak apa apa kok pak. baiklah buat sementara saya tinggal sama pak angga dulu, menunggu tempat yang akan saya tempati selesai.
pak adi " saya rasa sekarang kalian sudah harus, berangkat agar tidak ketinggalan penerbangan.
cinta " baiklh pak.
akau pun masuk ke mobil yang di dalam sudah ada pak angga yang asyik dg gatgetnya.
aku hanya diam tanpa bicara sepatah kata.
tiba tiba
__ADS_1
angga " kamu kok diam saja dari tadi?
akamu gak lagi sariawankan?
cinta " tumben, biasa saya bicara sedikit dia yang marah, dalam hati.
tidak kok pak saya tidak ada yang mau dibicarakan. makanya saya diam.
akhirnya kami sampai d bandara, aku dan pak angga pun turun dari mobil, pak angga jalan duluan dan aku menyusul di belakangnya.
tiba kaki ku tersandung, untung saja pak angga sempat menyambut badan ku yang hampir terjatuh, tiba tiba jantung ku berdetak kencang saat aku ada di pelukannya pak angga. aku pun segera menghindar dari pak angga, dengan perasaan yang gugup dengan jantung ku yang berdebar debar, tidak tahu kenapa.
angga " kamu kenapa kok tiba tiba mau terjatuh? untung saja saya bisa menangkap kamu.
cinta " maaf kan saya pak saya akan berjalan dengan hati hati.
sekarang saatnya kami berangkat, ini adalah kali pertama aku harus naik pesawat, jujur saja, rasanya aku takut banget, tiba tiba tangan dan kaki ku terasa dingin sekali, dan tanpa aku sadari, muka ku juga sudah berupah pucat, pak angga yang dari tadi memperhatikan aku, akhirnya dia bertanaya kepadaku
cinta" tidak pak sebenarnya saya tidak pernah naik pesawat, jadi saya rasa takut sekali.
tiba tiba pak angga memegang tangan ku.
angga " jangan takut, tidak apa apa. ini hanya sebentar. kalau kau merasa takut, kamu bisa pejamkan mata mu dan tidur.
aku hanya mengangguk dan menuruti perintah pak angga, aku rasa, aku sudah tidak takut lagi, dan akhirnya aku tertidur sepanjang pejalanan di pesawat.
angga " cinta bangun kita sudah sampai,
aku pun terbangun, semua orang sudah hampir habis berturunan. dan aku pun bangun dari tidur ku dan mulai berjalan,
__ADS_1
di depan sudah ada mobil yang menjemput kami, aku dan pak angga pun langsung masuk k mobil, tidak lama kemudian kami pun sampai di rumah yang di siapkan untuk pak angga. aku pun turun dan masuk ke rumah tersebut.
setelah aku masuk ke rumah ade bibi yang menunjukan kamar buat ku dan kamar untuk pak angga, bibi sudah terlebih dahulu di beri tahu pak adi, bahwa saya akan tingga dengan pak angga buat sementara.
setelah mengetahui kamar ku, akau pun langsung masuk. aku tidak mengira kamar buat sekretaris semewah ini. di dalam sudah tersedia tempat tidur yang empuk, tempat mandi yang bagus, dan tv untuk nonton. dan juga di sediakan meja kerja yang bagus.
aku pun langsung k kamar mandi, berniat ingin berendam sebentar, tiba tiba ter dengar ketokan dari luar.
tok tok tok
cinta " siapa?
bibi" saya bibi non,
cinta " ada apa bi? saya lagi mandi.
bibi " nanti selesai mandi turun makan non, tuan angga sudah menunggu di bawah.
cinta " baik bi.
aku pun segera manyelesaikan mandi ku dan tidak jadi untuk berendam.
aku berdandan seperti biasanya.
di meja rias sudah di sedikan semua minyak wangi berbagai aroma.
aku mengambil satu yang baunya harum dan lembut sekali.
pas mencim wanginya aku rasa bersemangat, dan sanagt segar.
__ADS_1
dr tempat makan tiba tiba pak angga menokeh, mungkin karena, wangi yang ku pakai.