Protagonis & Antagonis

Protagonis & Antagonis
marah


__ADS_3

"hiks.... hiks..." Sandra bener bener ketakutan saat ini ,ia tidak tahu harus bagaimana menjelaskan ya pada Bara,Angga yang merasa tidak tega melihat Sandra yang begitu menangis dari tadi,ia memenangkan gadis itu dan mencoba menghibur ya agar lupa dengan kejadian tadi.


"menangis lah jika itu membuatmu merasa tenang, aku tidak akan melarang mu Ra"ucap Angga yang mencoba menenangkan Sandra.


"Angga...,kata kamu,kamu begitu kenal denganku kan?"tanya ya.


"iya... aku memang mengenalmu,saat kamu mmintaku untuk membantumu melompat dari belakang sekolah, karena pada saat itu kamu terlambat dan tidak bisa masuk lewat depan gerbang sekolah ,itu pertama x ya aku sama kamu saling berbicara,kamu tuh dulu orang ya paling susah buat diajak bicara,karena dulu dipikiran kamu hanya Bara,cuman Bara satu satunya laki laki yang bisa bicara denganmu,ahk... kamu tuh dulu sangat bucin sama Bara"ucapnya mengingat kejadian itu.


"kenapa aku dulu sangat menyukai ya?dia itu laki laki yang jahat,entah apa yang buat aku suka dengan ya"ucapnya.


"Sandra, bukan ya di dipandanganmu dulu Bara sangat penting bagi kehidupan mu,sudah lah tidak usah dibahas lagi"ucap Angga mengakhiri ya.


"Angga aku ingin tahu semuanya,kamu bisa bantu aku"ucapnya.


"Ra,itu tidak bagus dengan kesehatan kamu nanti,kamu tidak ingat perkataan kakak kamu Vero?jika kamu memaksa mengingat ya,kamu bisa sakit nanti"ucapnya khawatir.


"Angga aku mohon sama kamu,aku tidak mau Bara terus menerus membenciku seperti ini,aku juga tidak mau lagi berurusan dengan ya"ucapnya.


"bagaimana bisa kamu tidak berurusan dengannya,sedangkan Bara adalah tunangan mu Ra, keluarga kalian sangat dekat,dan yang kamu katakan tadi akan sulit kamu lakukan"ucapnya.

__ADS_1


"tapi itu dulu Angga,aku bukan Sandra yang dulu,yang bersifat kasar,semena menanya,dan juga egois,aku sangat benci dengan diri aku yang dulu GA"ucapnya.


"bagaimana jika ingatan kamu pulih?apa yang akan kamu lakukan?"tanya Angga.


"jika ingatan aku pulih,aku tidak akan pernah mau kembali jadi antagonis GA,aku sangat benci itu"ucap Sandra.


"Ra, apa kamu sadar dengan perkataan kamu tadi? ucapnya.


"aku sadar Angga,aku sangat sadar,mulai hari ini aku akan mengubah semuanya,aku akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang aku lakukan dulu,kamu bisa bantu aku kan Angga?plis kumohon "ucapnya sambil melipat kedua tangan ya agar Angga mau membantunya.


"kenapa harus aku? kenapa bukan teman teman kamu saja? kenapa?"ucapnya.


"karena.... cuman kamu yang bisa nolongin aku GA,aku yakin kamu pasti mau bantu aku iyakan?ucapnya dan membuat wajah yang sangat imut kepada Angga supaya Angga mau membantunya.


"makasih Angga"ucapnya dengan senang.


"trus ini gimana?kamu jadi mau pulang ni?"tanya Angga.


"kalau di pikir pikir kayak ya ngak jadi deh,

__ADS_1


"dasar wanita"ucapnya kesal.


Bara yang masih terlihat kesal atas perlakuan Angga kepada tunangan ya itu,Icha seperti ya menyadari hal itu,ia tahu bahwa Bara seperti ya ada rasa cemburu,karena Angga sangat dekat dengan Sandra tunangan ya,Icha menyadarkan Bara yang sedari tadi hanya diam seperti memikirkan sesuatu.


"kak Bara,kenapa kamu diam saja"ucapnya.


"tidak apa apa Icha"


"kak bara lagi memikirkan kak Sandra ya?"tanya y.


"bicara apa kamu ini,buat apa aku mikirin dia"jawabnya.


"kak bara, kenapa tadi kak bara tidak dengar dulu penjelasan kak Sandra, padahal kak Sandra sama sekali tidak dorong aku tadi"ucapnya.


"sudah Icha jngan pernah kamu membela dirinya,sekarang pergilah ke kelas kamu belajar baik baik"ucap bara.


Pulang sekolah Sandra langsung menghampiri Angga ke kelas ya, sesampainya disana dia.mengajak Angga untuk pulang bareng denganya,Angga merasa heran,kenapa tiba tiba saja Sandra mengajak ya untuk pulang bareng.


"pulang yuk"ucap Sandra.

__ADS_1


"Ra,tapi bukanya Lo sama Vero?tanya ya.


"hmm aku ngajak kamu pulang bareng,karna ada hal penting yang ingin aku bicarakan sama kamu,kamu tenang aja aku akan izin kok sama kk Vero"ucapnya pada Angga.


__ADS_2