
1 bulan kemudian kondisi Sandra hari ini sudah mulai membaik,bahkan dia sudah bisa beraktivitas seperti biasa ya,Yang Sandra ingat bahwa dirinya adalah seorang pelajar dia ingin sekali kembali kesekolah, karena dia sudah merasa sangat bosan jika dirumah terus, Sandra yang mencoba membujuk kedua orang tuanya agar ia kembali bersekolah,tapi orang tua Sandra masih tidak mau memperbolehkan ya dulu untuk kembali bersekolah karena,menurut mereka kondisi Sandra yang sekarang ini belum benar benar stabil,mendengar penolakan dari orang tua ya, Sandra tampak murung, karena ia tidak mendapatkan izin dari kedua orang tuanya.
Vero yang baru pulang dari sekolah tiba tiba saja melihat sang adik tampak murung,ia tidak tahu apa yang terjadi dengan adik kesayangan ya itu,ia mencoba menghampiri sang adik, dan ingin menanyakan kepadanya apa yang terjadi dengan dirinya,Sandra yang saat ini sedang berada di kamarnya,melihat sang kakak masuk kedalam kamarnya yang masih memakai seram sekolahnya,melihat itu ia semakin ingin sekali kembali bersekolah.
"adik kakak kenapa? di kamar aja sih,ada apa? seperti ya adik kakak yang 1 sedang lagi marah ya"ucapnya yang mencoba merayu sang adik yang lagi murung.
"kak, aku ingin sekali kembali sekolah tapi, mama sama papa tidak mengizinkan ya, kata Mereka aku belum benar-benar pulih aku bosan kak dirumah terus"ucap sang adik nampaknya kesal.
"jadi,ini yang buat adik kesayangan kakak jadi cemberut begini"ucapnya.
"aku bosan kak,aku ingin sekali kembali sekolah,melihat kakak pakai seragam sekolah aku jadi Benar benar ingin sekali"ucap sang adik merengek-rengek.
"yauda kakak akan coba bicara sama papa dan juga mama, supaya adik kakak yang manja ini kembali kesekolah, gimana kamu mau kakak bantu?"tanya sang kakak.
"benerkah , kakak mau bantu Sandra,kak tolong bilangin sama mama dan juga papa ya, ku mohon"ucapnya memohon sambil melipatkan kedua tangan ya di depan sang kakak.
"oke baiklah kakak akan coba bicara dengan papa dan juga mama ya,kalau begitu adik kakak ini jangan cemberut lagi masa kakaknya pulang sekolah melihat adiknya cemberut seperti ini"ucap sang kakak sembari memeluk adiknya.
"makasih ya kakak, aku janji tidak akan cemberut lagi asal, kakak bisa buat papa dan mama mengizinkan aku untuk bersekolah "ucapnya.
"baiklah Puri ratuku,kalau begitu kakak ganti baju dulu setelah itu kakak akan bicara sama papa dan mama"ucap sang kakak.
"baiklah kak,ya sudah sana kakak bau sekali membuatku mual"ucapnya mengejek sang kakak sembari tersenyum.
"dasar kamu ini, ya sudah kakak keluar dulu ya jngan cemberut lagi"ucapnya sembari mencubit pipi adiknya.
Vero yang keluar dari kamar adiknya dan kembali ke kamar ya untuk menggantikan seragam sekolah yang sedari tadi ia pakai, setelah selesai menggantikan pakaian ya,Vero langsung menghampiri kedua orang tuanya dan mencoba membujuk mereka, supaya adiknya diperbolehkan sekolah.
"pah,mah aku ingin bicara tentang Sandra"ucapnya.
mendengar hal itu orang tua mereka langsung mendengarkan pembicaraan sang anak.
__ADS_1
"ada apa Vero,apa yang ingin kamu ceritakan"ucap mamanya.
"iya Vero katakanlah,apa ada terjadi sesuatu dengan adikmu"ucap papanya khawatir.
"tidak pah,aku hanya ingin papa dan mama memperoleh kan Sandra untuk sekolah lagi "ucapnya.
"tapi VER kamu tahu kan adik kamu belum sepenuhnya pulih, jika adik kamu sekolah nanti bisa bisa adik kamu sakit lagi dan akan semakin parah "ucap mamanya.
"tapi mah jika Sandra terus terusan dirumah juga, kondisinya akan semakin parah,karena terlalu banyak terdiam diri dirumah,mama tega lihat Sandra murung terus di kamarnya"ucap Vero menjelaskan.
"mah Vero benar, Sandra juga butuh komunikasi kepada teman-teman nya disekolah,kan ada Vero,bara dan juga teman-teman ya yg jaga Sandra di sekolah mah"sambung papanya.
"tapi pah Sandra kan tidak ingat siapa Bara?,papa ingat kan waktu dirumah sakit,Sandra ketakutan lihat Bara"ucapnya khawatir.
"mah tolong mama pikirin,jika Sandra terus terusan disini bagaimana ia bisa ingat tentang Bara dan juga teman-teman ya nanti?"ucapnya meyakinkan mamanya.
mama Vero masih khawatir dengan keadaan putrinya,dia tidak ingin putri satu-satunya mengalami kejadian 1 bulan yang lalu,tapi dia juga tidak ingin putri ya ini terus terusan murung dikamarnya, setelah mendengar penjelasan Vero sebagai kakaknya Sandra akhirnya,mama Mira menyetujui permintaan Vero,asal Vero bisa menjaga sang adik saat disekolah nanti.
"yauda Vero mama setuju,mama juga tidak mau putri mama terlihat mengurung diri terus di kamarnya"ucap mamanya.
"tapi kamu janji Ver untuk menjaga adik kamu setelah udah sekolah nanti,jangan buat mama khawatir"ucap mamanya.
"iya mah Vero janji mah,yauda Vero akan kasih tau ini ke Sandra mah "ucapnya.
"iya sudah sana Ver, kamu kasih tau sama adikmu supaya dia tidak murung saja,papa jadi kasihan sama putri papa"ucapnya.
mendengar persetujuan dari orang tua ya Vero,langsung menghampiri adiknya dan memberitahukan kabar gembira ini pada adiknya.
"bener kak mama,sama papa sudah menyetujui ya,makasih kak,kakak memang yang terbaik"ucap Sandra sambil memeluk sang kakak.
Vero yang melihat adiknya tersenyum manis seperti itu,membuat dirinya sangat merasa senang,akhirnya dia bisa melihat sang adik tersenyum lagi.
__ADS_1
Bara yang saat ini sedang berbaring dikamar ya,mencoba memikirkan Sandra atas apa yang terjadi dengan dirinya saat ini,mengapa ia bisa melupakan dirinya,pasalnya Bara sangat tahu bahwa Sandra sangat mencintai dirinya tapi,tiba tiba saja dengan kecelakaan yang terjadi, membuat ia lupa akan dengan dirinya,yang lebih parahnya cuman Bara dan Icha yang Casandra tidak ingat,itu sangat membuat Bara penasaran apa mungkin?ini semua karena kejadian kemaren,saat bara dan juga Casandra sempat bertengkar sebelum kejadian kecelakaan itu.
Saat ini mama ya mengampiri Bara dan ingin mengatakan sesuatu kepada putranya, untuk mengunjungi Casandra dan membawa tunangan ya itu kerumah ya ,pasalnya mama ya Bara sangat ingin bertemu dengan Sandra, ia sungguh sangat kangen dengan putri Wijaya itu.
"Bara kamu bisa kan bawa Sandra kerumah,mama sangat kangen sama Sandra."ucap mamanya.
"tapi mah,mama kan tahu kalau Sandra tidak mengenal Bara mah"ucapnya.
"justru itu Bar, dengan kamu sering ketemu Sandra maka perlahan-lahan Sandra akan ingat kamu"ucap mamanya.
"ya sudah mah Bara akan kesana dan mencoba membawa Sandra kesini"ucapnya lagi.
Bara yang saat ini sedang menuju perjalanan rumahnya Sandra,dan mencoba ingin membawa ya kerumah,setelah sampai dirumahnya Sandra, Bara mengucapkan salam kepada mereka dan menyalin tangan kedua orang tua Sandra,
Sandra yang melihatnya, seperti tidak asing dengan laki laki yang datang kerumahnya itu,dia ingat bahwa laki laki itu adalah orang yang menemuinya dirumah sakit,saat 1bulan yang lalu ia dirawat,mama Mira yang melihat putrinya keluar dari kamarnya mencoba memanggil anaknya itu, dan menyuruh ya untuk bergabung dengan mereka,dan Sandra pun langsung menghampiri mamanya, tapi ia berada di samping sang kakak karena,masih sedikit takut dengan Bara.
"Bara tadi mama kamu sudah nelpon Tante,katanya kamu kesini mau jemput Sandra ya?"ucap mama Mira.
"iya tan, kata mama ia sangat kangen dengan Sandra,mama ingin Sandra datang kerumah,biasanya Setiap Minggu Sandra selalu kesana,tapi saat Sandra lupa ingatan,Sandra dah jarang datang kerumah"ucap Bara.
"Tante tau Bar gimana perasaan mama kamu,apalagi mama kamu sangat sayang sama Sandra"ucapnya.
"Sandra kamu mau kan main main kerumah Tante Mayang?Bara yang akan antar kamu kesana,"tanya mama Mira pada putrinya.
"mah,tapi Sandra takut, Sandra belum mengenal pria ini"ucap Sandra.
"sayang, Bara ini tunangan kamu,dia yang akan jaga kamu,dulu kamu sangat suka loh kalau Bara menjemput mu seperti ini"ucap mama Mira.
"Sandra dulu seperti itu ya mah"tanya Sandra ragu.
"iya sayang, ya sudah kamu siap siap dulu ya,kasihan Tante Mayang nunggu kamu lama"ucapnya lagi.
__ADS_1
"baik lah mah"ucap Sandra.
-