
Pertemanan antara Citra, Dirga, dan teman-temannya semakin erat seiring berjalannya waktu. Mereka menjadi seperti keluarga yang saling mendukung satu sama lain dalam segala hal. Citra juga semakin sering mengajak mereka untuk berhubungan dengan Diva melalui video call, sehingga semua teman-temannya bisa saling mengenal dan berbagi cerita.
Suatu hari, Citra memutuskan untuk mengajak Dirga dan teman-temannya untuk mengenal lebih dekat tentang taekwondo, cinta dan passion yang telah mengisi hidupnya selama ini. Ia mengundang mereka untuk mengunjungi salah satu sesi latihan taekwondo-nya.
Dirga dan teman-temannya setuju dengan senang hati, meskipun awalnya mereka tidak tahu apa yang diharapkan. Ketika mereka tiba di tempat latihan taekwondo, mereka dikejutkan oleh keteguhan dan kedisiplinan yang ada dalam dunia ini. Citra dengan bangga memperkenalkan instruktur dan rekan-rekannya yang lain kepada Dirga dan teman-temannya.
__ADS_1
Citra kemudian menunjukkan beberapa gerakan dasar taekwondo, menjelaskan nilai-nilai seperti disiplin, kepercayaan diri, dan rasa hormat yang dia pelajari dari seni bela diri ini. Dirga dan teman-temannya semakin terpesona oleh apa yang mereka lihat dan dengar. Mereka mulai memahami betapa pentingnya taekwondo bagi Citra dan bagaimana seni bela diri ini telah membantu membentuk karakternya.
Setelah sesi latihan, Citra dan teman-temannya berbagi cerita dan pengalaman mereka satu sama lain. Dirga dan teman-temannya memberikan apresiasi atas dedikasi dan ketekunan Citra dalam taekwondo, dan mereka berjanji untuk selalu mendukungnya dalam perjalanan ini.
Pertemuan ini mengubah pandangan Dirga dan teman-temannya tentang taekwondo. Mereka mulai melihatnya sebagai lebih dari sekadar olahraga fisik, tetapi juga sebagai alat untuk membangun karakter dan ketahanan mental. Pertemanan ini juga mengajarkan mereka pentingnya berbagi minat dan hobi satu sama lain, bahkan jika itu terlihat berbeda dari dunia mereka yang biasa.
__ADS_1
Citra terlalu sibuk dengan sekolahnya, khususnya persiapan untuk ujian yang akan datang bulan depan. Tahun ajaran baru juga akan membawa kesempatan untuk magang yang akan membantunya memulai karirnya di bidang kimia. Semua ini membuatnya memiliki prioritas yang lebih besar daripada menjalin hubungan asmara.
Sementara itu, Dirga, meskipun memiliki perasaan khusus untuk Citra sejak awal pertemuan mereka, masih memilih untuk tidak mengungkapkannya. Ia takut bahwa jika dia melangkah terlalu jauh, pertemanan mereka yang berharga bisa hancur. Baginya, pertemanan dengan Citra adalah salah satu hal yang paling berharga dalam hidupnya, dan dia tidak ingin mengambil risiko yang bisa merusaknya.
Kehidupan mereka berdua tetap harmonis seperti selama ini. Mereka masih berkumpul bersama teman-teman mereka, berbagi cerita, tertawa bersama, dan mendukung satu sama lain dalam segala hal. Meskipun perasaan yang terpendam ada di antara mereka, mereka memilih untuk menjalani hidup mereka dengan baik sambil menjaga pertemanan yang telah mereka bangun dengan sangat baik.
__ADS_1
Kisah ini adalah tentang kedewasaan emosional dan pengertian bahwa beberapa hubungan, terutama pertemanan yang berharga, harus dijaga dengan hati-hati. Citra dan Dirga, meskipun memiliki perasaan khusus satu sama lain, memilih untuk mengutamakan kebahagiaan dan kesejahteraan pertemanan mereka di atas segalanya.
......................