
Saat bangun Liu Shin melihat wajah tampan suaminya dia tersenyum mengingat adegan mereka tadi malam.
Aku tau aku tampan jadi jangan melihat terus"Ucap Wang Shu.
Eoh kau sudah bangun sejak kapan hah"Ucap Liu Shin kerkejut.
Sejak kau menatap wajahku sayang"Ucap Wang Shu.
Hah sa..sayang?"Ucap Liu Shin ragu.
Kenapa apa tidak boleh aku memanggil istriku dengan panggilan sayang"Tanya Wang Shu senyum.
Bu..bukan begitu, eoh siang aku akan mandi"Ucap Liu Shin.
Baiklah"Ucap Wang Shu.
Selesai mandi.
Hanfu Liu Shin dan riasan.
Hm sayang kenapa kau menggunakan hanfu warna Hitam?"Tanya Wang Shu.
Kenapa apa tidak boleh?"Tanya balik Liu Shin.
Tidak papa kau tambah cantik"Ucap Wang Shu.
Oh"Ucap Liu Shin cuek.
__ADS_1
Hem...ada apa permaisuriku hah"Tanya Wang Shu lembut.
Ak...aku ingin..."Ucap Liu Shin gugup takut suaminya marah.
Ingin apa?"Tanya Wang Shu lagi.
Hem...Aku ingin ikut peperangan"Ucap Liu Shin cepat.
APA"Ucap Wang Shu terkejut.
Bukannya aku bilang kau tidak boleh ikut peperangan kau itu perempuan yang tidak tau pedang"Ucap Wang Shu marah.
DEG....
*Baru saja aku sangat senang bisa meluluhkan hatinya dan satu langkah untuk menuju keadilan rakyat kerajaan tapi sekarang rasanya aku tidak bisa berkata kata mendengar ucapnya yang secara tidak langsung mengatakan aku wanita lemah.
Aku hanya mengatakan kenyataan saat kau datang ke kerajaan dinasti Ming kau tidak bisa bermain pedang,kuda,memanah apalagi beladiri dan sekarang kau ingin ikut peperangan aku tidak akan mengizinkan mu"Ucap Wang Shu.
PLAK.....
Ya Liu Shin menampar wajah Wang Shu.
Apa kau menghina Wang Shu hah"Ucap Liu Shin.
Tidak sayang,aku hanya mengatakan...."Ucap Wang Shu takut membuat permaisurinya marah.
CUKUP, Yang kau katakan sama saja kau menghinaku Wang Shu."Teriak Liu Shin dan pergi dari Paviliun Phoenix.
Sa..sayang"Teriak Wang Shu.
__ADS_1
Astaga apa yang aku ucapkan barusan"Ucap Wang Shu sadar atas ucapannya.
Luar paviliun.
Akh enak sekali dia mengatakan aku lemah memang ya kata pepatah kalo orang kejam ya tetap kejam ucapannya aja bikin sakit banget."Ucap Liu Shin Kesel.
Saat Liu Shin sedang berjalan bersama pelayan nya dia melewati tempat latihan pedang para prajurit.
Mending gue pergi latihan pedang dari pada mikirin kaisar kejam itu"Ucap Liu Shin.(padahal di dalam hatinya dia cinta banget sama kaisar kejam😂)
Salam permaisuri"Ucap hormat para prajurit.
Maaf permaisuri ada apa anda kesini"Ucap Prajurit A.
Aku ingin latihan pedang"Ucap Liu Shin cuek.
Maaf permaisuri anda tidak boleh masuk ke area latihan para prajurit karena ini bahaya"Ucap prajurit P.
Kalian jangan meremehkan aku maju kau"Ucap Liu Shin menunjuk prajurit D.
Maaf Permaisuri saya tidak berani"Ucap prajurit D.
Karna Liu Shin kesel tidak ada yang mau melawannya dia langsung mengambil pedang di salah satu prajurit yang berdiri dan menyerang prajurit D sontak prajurit itu melawan tapi dia sudah kalah oleh Liu Shin.
Kau jendral pelatih prajurit maju"Ucap Liu Shin.
Tid...."Ucapnya terpotong karena Liu Shin sudah duluan menyerang mau tidak mau jendaral pelatih harus ikut menyerang tapi....
Maaf,🙏🙏 author gak bisa up untuk 8 hari kedepan karena aothor mau ujian jadi harus fokus belajar
__ADS_1