
Duduk bareng
...----------------...
" Yang di katakan Arkan benar kenzi kenzo , kalian berdua harus berusaha mendapatkan semua dari Queena , kalian gak mau kan posisi kalian tergeser dengan orang lain ? apalagi Queena punya Abang angkat 3 itu pun yang kita tau , gak tau kalo di luar sana ada berapa , jadi kalian berdua harus berfikir positif dengan Queena , dia pasti sangat menyayangi kalian berdua ". ucap ardan memberi semangat kepada Kenzo dan kenzi.
" Thanks kalian udah kasih saran dan semangat buat gue dan saudara gue , kalo gak ada kalian kita gak tau harus gimana hadapin masalah yang seperti ini ". ucap Kenzo tulus.
" Its Oky brother ". ucap Ardan dan Faruk , sedangkan arkan hanya mengangguk sebagai jawaban ucapan Kenzo.
" Kantin yuk udah laper gue ". ucap kenzi
" Kuy ". ucap mereka serempak.
Mereka berlima pun pergi ke kantin.
Di kantin
" Udah penuh , duduk dimana kita "?. tanya Kenzo
" Hm , di dekat Queena ddk aja , kebetulan ada lima kursi kosong ". usul kenzi
" Gak papa dah , dari pada kita gak duduk ". celetuk ardan
" Gimana Arkan "?. tanya Kenzo
" Hm ". jawab Arkan
Mereka berlima pun berjalan menuju ke arah meja Queena ddk.
" Kita boleh gabung bareng kalian gak "?. tanya Kenzo tersenyum ke arah Queena.
" Soalnya gak ada tempat lagi udah pada penuh semua , kebetulan disini kosong ". ucap Kenzi menimpali dan juga tersenyum ke arah Queena.
Queena ddk pun menengok ke sekitar dan ternyata benar saja kantin udah penuh.
__ADS_1
Mereka pun mempersilahkan Arkan ddk duduk bareng mereka.
" Duduk aja bang ". ucap Queena tersenyum memepersilah kan mereka duduk.
" Thanks sayang ". ucap kenzi
Queena mengangguk , sedangkan teman-teman Queena hanya bisa melongo dan dan terkejut dengan sikap Queena seharian ini.
" Itu Queena kenapa dah "?. bisik Angel ke telinga Farah.
" Gak tau gue , dari pagi tadi dia beda ". balas Farah yang juga berbisik ke telinga Angel.
" Kalian berdua pada bisikin apaan sih ? kok nggak ngajak kita-kita "?. celetuk Aninda
" Gak ada ". jawab Angel dan Farah serentak.
Sedangkan Queena hanya diam dan fokus pada makanan nya , kenzi dan kenzo serta Arkan fokus melihat ke arah Queena tanpa ia sadari.
Tak berapa lama makanan Arkan ddk datang , mereka pun memakan makanan mereka dengan hening dan hanya terdengar suara dentingan sendok.
brakkk
" COPOT COPOT ". kaget Ardan
" KUNTIL BENTUK CABE ". kaget Faruk
" SENDAL BOLONG ". kaget Aninda
" AYAM PAKE LIPSTIK ". kaget fanesa
Sedangkan yang mengebrak meja mereka merasa sangat geram karena tidak di hiraukan.
" Woy lo pada pergi gak dari hadapan calon pacar kita ". ucap fely PD
" Kalian gak dengar ? di suruh pergi juga malah diam aja ". bentak Bella
__ADS_1
" Kalo kita gak mau gimana "?. tantang Angel
" Kalian itu seharusnya ngaca , kalian gak pantes duduk bareng prince school ". ucap Agnes sinis
" Terus gue harus bilang wow gitu "?. tanya Aninda lebay , Arkan ddk dan Angel ddk hanya mampu menahan tawa mereka melihat ekspresi Aninda yang sedang mengejek Sinta ddk.
" Lo ". tunjuk Agnes geram
" Apa ". ucap Angel , Farah , Aninda dan fanesa.
" Eh Lo , kenapa Lo diam aja hah ! Lo nggak punya mulut ? orang ngomong itu di jawab ". bentak sinta menunjuk muka Queena.
" Eh apa apaan lo hah ! pegang-pegang sahabat kami ". bentak Angel
" Jauhin tangan kotor lo dari sahabat kami ". bentak Aninda berapi-api.
" Bang kenzo, bang kenzi , kalian kok diam aja adeknya lagi di buly ". ucap Sinta manja ke arah kenzi dan kenzo.
.
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }
__ADS_1