Raja Iblis Dan Putri Dewa

Raja Iblis Dan Putri Dewa
penculikan luna


__ADS_3

"seperti yg anda lihatt tuan"


"hem semoga saja jichen,sekarang kamu pulang dan temani lunna untuk keluar "


"baik tua muda"


"dan oh ya bawa beberapa bawahan mu untuk berjaga jaga, aku yakin jika musuh kita tau aku memiliki lunna, maka luna pasti akan dalam bahaya"


"saya mengerti tuan "


"segeralah pergi dan jaga calon istri ku baik baik"


"baik tuan saya bawa pergi dengan ke adaan selamat, pulang pun ke adaan selamat, percayakan kepada saya, saya pergi pamit tuan"


jichen yg mendapat perintah dari bos nya segera pergi ke vila


di satu sisi ke kediaman lunna


"di mana jichen kenapa belum sampai juga"?


tok tok tok


"permisi tuan lunna apakah saya boleh masuk ?"


"panjang umurr ternyata ,baru aja di omongin udah dateng aja"


"nona lunna mobil sudah saya siap kan,mari saya antar, tuan muda leon tidak mengijikan nona untuk keluar sendiri"


"baik lah, kalau begitu antar ka saya ke makam ibu saya jalan x no 22 ,apa kau tau jalan nya"


"iya nona saya tau mari saya antar "


"baik lah jichen"


lunna dan jichen pun pergi mengunjungi makan ibu mira


seperti nya aku harus segera bertindak sendiri aku tidak yakin tuan muda akan memberi tau ini kepada nona lunna: jichen membatin


sambil mengendarai mobil nya


"nona lunna, menurut saya tuan leon cukup perhatian kepada nona luna, bagai mana pendapat nona soal perasaan tuan muda ? "


"mengapa kau tanya begitu jichen"


"nona lunna mungkin tuan muda leon tidak bilang apa apa pun tapi saya tidak bisa tidak menyampai kan hal penting ini "


"hal, hal penting tentang apa ? '"


"tentang tuan muda yg tidak akan hidup dua bulan lebih lagi"


lunna yg mendengar perkataan jichen pun terkejutt


"apa, apa..mengapa jichen ?? "


"maaf nona saya tidak bisa memberi tau detail nya keoada nona lunna, hanya satu permintaan saya kepada nona, tolong terima tuan muda leom dengan senang hati dalam kehidupan nona, dan tolong menikah lah dengan tuan leon"


'"tapi apa alasan nya jichen ?? "


"maaf nona saya tidak berhak untuk memberi tau nona,jika anda ingin tau sendiri maka nikahi lah tuan muda leon dengan segera belum dua bulan tiba"


lunna yg mendengar kan perkataan jichen pun hanya bisa tertegun


"ini,, masalah ini akan ku pikir kan baik baik bagai mana pun juga ini tetang hidup ku, akan ku Per timbang kan dan akan ku pikir baik bak"


"nona lunna tidak usah khawatir, meski nona menikahi tuan muda dia akan tetapencintai anda meski pun itu memiliki tujuan lain"

__ADS_1


"baik lah terimaksih jichen, saya hanya bisa berharap tidak ambil langkah yg salah"0


"iya nona lunna, pikir baik baik,


kita sudah sampai nona"


"baik lah kau parkir mobil nya di sana saja jichen, "


"baik lah nona lunna, anda pergi dahulu saja saya parkir mobil nya "


"baik lah,oh ya jichen seperti nya bukan hanya kita yg berada di sini seprti nya sedang ada yg berkunjung juga"


"iya nona lunna, maklum lah ini makam umum, siapa saja boleh keluar masuk ke makam umum.


"hem iya juga, ya sudah lah sebaik nya kita kamu cepat parkir mobil dulu"


"baik lah nona lunna"


lunna dan jichen pun pergi ke arah yg berbeda, jichen pergi memparkir mobil nya dan lunna pergi tetdahulu ke makam ibu nya


"ibu lunnaa datang untuk menjenguk ibu, lunna hari ini mendengar sesuatu yg membuat lunna kaget bu"


hiks hiks.. lunna menangis


"lunna bingung harus seperti apa, lunna juga merasa jika lunna tidak memutus kan segera maka leon feng itu akan pergi dari lunna ibu


hiks.. hiks..


"meski lunna juga tau lunna tidak bisa membohongi hati lunna sendiri jika lunna mencintai leon feng bu"


hiks hiks hiks..


"ibu bagai mana ini ibu pilihan apa yg harus lunna berikan kepada kelurga kaya raya itu, lunna merasa tidak pantas bu, tapi jika lunna tidak memilih leon feng mungkin sebentar lagi dia akan pergi "


hiks.... hiks....


kresek.. kresek...


"suara apa di sana, siapa di sana, suara ribut itu dari balik pohon besar itu,sebaik nya aku pergi melihat,


lunna yg merasa penasaran pun bangkit dari duduk ny dan mendekati suara yg berasal dari pohon besar itu


"halo siapa di sini, tidak ada apa pun, lalu tadi suara siapa"


tiba, tiba


emmmmmpppppp emppp,


siapa ini, mengapa dia membius ku, apa notif nya, kepala ku pusing sekali, seperti nya aku akan pingsan


luna pun pingsan di bawah dekapan orang yg iya tidak kenali,dan mengotong lunna membawa luna menjauh dari tempat itu


jichen yg baru selesai memparkirr mobil nya pun mencari lunna


"ehhh tadi nona lunna berada disini mengapa cepat sekali pergi nya ? "


nona luna,, nona,,, nona lunna


jichen pun berteriak memanggil nama luna


"siall nona luna kemana, apa jangan jangan, tadi mobil itu dan nona lunna, bedebahh ternyata mobil itu, harus segera menelfon tuan dan yg lain "


jichen yg mengetahui lunna di culik bergegas menelfon bos dan rekan nya


kringgg.... kringgg telfon leon

__ADS_1


"jichen menelfon ku ada apa ini, : leon feng membatin


"ada apa jichen menelfon !? ku, kemana luna?? "


"itu tuan nona luna di culik, tadi aku pergi memparkir kan mobil lalu saat aku pergi untuk me lihat nona tidak ada lagi"


"jichen bagai mana bisa kau ceroboh sekali ?


aku sudah meminta mu untuk berhati hati"!!!!!


"maaf tuan muda, maaf saya lalai"


"ya sudahh ini bukan kesalahan mu, sekarang segera cari lunna dan kerah kan semua bawahan mu untuk mencari lunna, sementara itu saya akan pergi mencari ketempat musuh musuh kita"


"terimaksih tuan, saya pasti akan bertanggung jawab penuh dengan ini, saya janji"


"bagus lah segera temukan putri dewi ku itu"


"baik tuan"


tut.. suara panggilan yg leon akhiri


"heh ber main main dengan leon feng, tidak takut mati seperti nya"



leon feng pun bergi bergegas mengendari mobil nya dan pergi mencari lunna


sementara itu luna yg terbius pun sadar


"badan ku sakit sekali ini aku berada di mana ? mengapa seperti penjara ? dan ini, tangan ,dan kaki ku di ikat, mulutt ku juga,


hiks hiks,, hikss leon feng tolong aku :luna membatin


tiba tiba datang sekelompok orang berjas hitam


"serti nya mereka pria yg menculik ku, mempunyai niat jahat: lunna membatin


"kalian semua lihat wanita ke sayangan leon feng itu sangat lah cantik jika kita bisa meniduri nya akan terasa nikmat bukan"


ohh mereka adalah musuh leon feng, tapi mengapa malah menangkap ku:lunna membatin


hahhahahh hahahha segerombolan itu tertawa


" jiro buka penutup mulut wanita leon itu"


"baik taun, "


krekkkk bunyi lakban penutup mulut luna yg di buka paksa


"apa,, apa salah ku pada kalian,?? mengapa menangkap ku,? "


"mengapa ?? mengapa kau bilang kau dan leon feng sialan itu telah berani mem buat putri ku viora menderita apa kau tau kamu ke luarga le tidah pernah merasa takut meski pun dengan keluarga feng sekali pun"


tiba tiba brakkkkk suara pintu yg tertendang


""hahhahahhahh sudah ku duga orang bodoh dari keluarga lee"


leon feng pun datang ke gedung tua itu tempat penyekapan lunna



"manusia bodoh yg takut mati"


....

__ADS_1


..


nexs kita lanjut besok๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2